Editor
KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menurunkan biaya haji 2027 melalui pemberian subsidi sebesar Rp 3,18 juta per jemaah.
Menurut Cucun, kebijakan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global yang turut mendorong kenaikan sejumlah komponen biaya penyelenggaraan ibadah haji.
Salah satu komponen yang mengalami tekanan kenaikan adalah harga avtur atau bahan bakar pesawat.
"Alhamdulillah, ongkos haji 2027 meringankan masyarakat yang akan menjalankan ibadah haji sehingga tidak terlalu berat dalam melunasinya," kata Cucun di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Baca juga: Cara Cek Porsi Haji, Estimasi Keberangkatan, dan Amalan Selama Masa Tunggu
Cucun menjelaskan, subsidi tersebut berdampak pada berkurangnya beban pelunasan yang harus dibayarkan jemaah haji reguler.
Rata-rata sisa pelunasan jemaah haji reguler pada 2027 menjadi Rp 23,2 juta. Angka tersebut turun dibandingkan rata-rata sisa pelunasan pada 2026 yang mencapai Rp 26,4 juta.
Menurut Cucun, kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah dalam menjaga agar biaya yang ditanggung masyarakat tetap terjangkau.
Cucun menilai penurunan biaya yang harus dibayarkan jemaah tidak berarti mengurangi kualitas pelayanan selama berada di Arab Saudi.
Sebaliknya, Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah menyepakati peningkatan paket layanan bagi jemaah haji dari Paket D menjadi Paket C.
"Peningkatan kualitas fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kekhusyukan yang lebih bagi jamaah dalam menjalankan ibadah haji," ujarnya.
Dengan perubahan tersebut, Cucun berharap jemaah tetap memperoleh pelayanan yang memadai selama menjalankan rangkaian ibadah haji, meskipun biaya yang harus dilunasi mengalami penurunan.
Cucun juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan DPR RI yang turut mengawal pembahasan biaya haji 2027.
Ia secara khusus menyebut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang dinilai konsisten memantau pembahasan Panitia Kerja (Panja) Haji.
Menurut Cucun, pengawalan tersebut penting untuk memastikan formula biaya haji tidak semakin memberatkan masyarakat.
Cucun mengungkapkan, Dasco bahkan berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto sekitar 10 menit sebelum rapat kerja pengesahan dan penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.
Komunikasi tersebut membahas upaya meringankan biaya yang harus ditanggung jemaah haji.
Cucun kemudian memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas kebijakan pemberian subsidi langsung untuk membantu menekan biaya yang ditanggung jemaah.
“Apresiasi yang sangat tinggi kami haturkan kepada Presiden Prabowo atas komitmen dan kehadiran negara dalam meringankan biaya haji di tengah ketidakpastian global saat ini melalui subsidi langsung,” katanya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan DPR RI dalam penetapan BPIH 2027 dapat terus berjalan.
Baca juga: Berapa Biaya Haji 2027 Reguler per Orang? Ini Rinciannya
Menurut Cucun, kerja sama tersebut penting agar penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya mempertahankan kualitas pelayanan, tetapi juga membuat biaya yang harus ditanggung masyarakat semakin terjangkau.
Dengan demikian, penetapan biaya haji 2027 diharapkan dapat memberikan keseimbangan antara keterjangkauan biaya bagi jemaah dan peningkatan kualitas pelayanan selama berada di Tanah Suci.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.