Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MTQ Internasional 2027 Bakal Meriahkan Lima Abad Jakarta

Kompas.com, 20 Oktober 2026, 07:40 WIB
Reni Susanti

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Jakarta pada 2027.

Kegiatan tersebut dirancang untuk menyemarakkan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad mengatakan, mekanisme penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai negara itu masih dimatangkan.

Kemenag turut membuka kesempatan bagi Uzbekistan untuk berpartisipasi.

“Ini sekaligus menjadi MTQ Internasional pertama untuk memeriahkan peringatan lima abad Jakarta. Saat ini kami tengah mematangkan mekanisme penyelenggaraannya di tingkat global, dan kami menyambut baik apabila Uzbekistan dapat turut berpartisipasi bersama negara-negara lainnya dalam kegiatan tersebut,” ujar Abu Rokhmad dikutip dari kanal Kemenag, Selasa (20/10/2026).

Baca juga: Kafilah Jateng Dapat Bonus Uang Pembinaan hingga Umrah Setelah Raih 36 Gelar di MTQ Nasional XXXI

Kerja sama halal dan wisata religi

Selain membahas rencana MTQ Internasional, pertemuan tersebut menjajaki penguatan kerja sama Indonesia dan Uzbekistan di bidang keagamaan, jaminan produk halal, serta wisata religi.

Abu Rokhmad menjelaskan, Kemenag siap memperkuat sinergi regulasi dan kebijakan industri halal kedua negara bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Para penyuluh agama Islam juga dapat dilibatkan untuk memberikan edukasi mengenai sejarah Islam yang berkaitan dengan perjalanan ziarah ke Makam Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan.

Siti Ruhaini menyambut baik peluang kerja sama tersebut. Menurutnya, masyarakat Uzbekistan memiliki perhatian tinggi terhadap ketersediaan makanan dan produk halal, seiring semakin terbukanya konektivitas kunjungan masyarakat kedua negara.

Baca juga: Daftar Lengkap Juara MTQ Nasional 2026, Menag: Gelar Bukan Akhir

Ia juga menyampaikan bahwa rekonstruksi kompleks Makam Imam Bukhari yang berlangsung selama tujuh tahun oleh Pemerintah Uzbekistan telah rampung. Kompleks tersebut siap menyambut peziarah, termasuk dari Indonesia.

“Masyarakat di Uzbekistan sangat memperhatikan ketersediaan makanan dan produk halal. Selain itu, rampungnya rekonstruksi kompleks Makam Imam Bukhari serta hadirnya Pusat Peradaban Islam di Uzbekistan menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat kerja sama keagamaan, literasi sejarah peradaban Islam, serta wisata ramah Muslim antara Indonesia dan Uzbekistan,” jelas Siti Ruhaini.

Sementara itu, Romo Syafi’i mengapresiasi langkah KBRI Tashkent dalam menjembatani penguatan diplomasi keagamaan dan kerja sama ekosistem halal kedua negara.

Kemenag berkomitmen menindaklanjuti peluang kolaborasi tersebut melalui langkah terukur lintas unit kerja.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar