Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenag Siapkan 15 Program Kerukunan, dari Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik

Kompas.com, 27 Oktober 2026, 06:23 WIB
Reni Susanti

Editor


JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan 15 program dalam rangkaian The Wonder of Harmony 2026, mulai dari dialog lintas iman, pendampingan keluarga, hingga penyediaan masjid ramah pemudik.

Mengusung tema “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri”, rangkaian kegiatan ini dijadwalkan berlangsung sepanjang November hingga Desember 2026.

“Tahun ini kami mengambil tema ‘Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri’, dengan satu pesan yang kuat bahwa toleransi, kerukunan, perdamaian itu merupakan modal yang sangat penting dalam kekayaan kita untuk terus mewujudkan pembangunan masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad dikutip dari laman Kemenag, Selasa (27/10/2026).

Baca juga: Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Keluarkan Surat Edaran Sholat Istisqa

Abu mengatakan, kegiatan tersebut mendukung Asta Cita kedelapan Presiden dan Wakil Presiden, yang mencakup penguatan kehidupan harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya serta peningkatan toleransi antarumat beragama.

Menurutnya, The Wonder of Harmony dirancang untuk melibatkan komunitas, tokoh lintas agama, dan generasi muda melalui kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Dialog kerukunan hingga pendampingan remaja

Rangkaian kegiatan diawali dengan Dialog Kerukunan “Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri” pada 2 November 2026 di Rumah Dinas Menteri Agama.

Forum ini direncanakan mempertemukan Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan 50 pimpinan organisasi kemasyarakatan keagamaan tingkat pusat untuk memperkuat sinergi pembinaan umat dan komitmen menjaga kerukunan.

Pada hari yang sama, Kemenag menjadwalkan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) di Banten.
Program yang melibatkan organisasi pemuda dan mahasiswa ini akan membahas relasi sehat, kesiapan perkawinan, pengambilan keputusan, serta pencegahan perkawinan anak.

Selanjutnya, kegiatan Capacity Building RECONNECT dijadwalkan berlangsung pada 3–5 November 2026 di Depok dan Bogor.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas penyuluh agama dalam mendampingi reintegrasi sosial individu yang terkait dengan ekstremisme kekerasan. Pelaksanaannya melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Densus 88 Polri, dan Kementerian Sosial.

Baca juga: Hari Santri 2026, Menag Ajak ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Seminggu Sekali

Nikah Akbar disertai pendampingan keluarga

Program Nikah Akbar juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Setelah berlangsung di Semarang pada 21 Oktober, kegiatan berikutnya dijadwalkan di Ambon pada 31 Oktober, Medan pada 26 November, Deli Serdang pada 27 November, serta Surakarta pada 5 Desember 2026.

Direktur Bina Kantor Urusan Agama (KUA) dan Keluarga Sakinah Kemenag Ahmad Zayadi mengatakan, layanan nikah massal mencakup pendampingan sebelum, selama, dan setelah perkawinan.

“Sekurang-kurangnya ada tiga layanan: layanan sebelum mereka menikah, layanan pada saat mereka menikah, dan layanan pasca mereka menikah,” jelasnya.

Pendampingan tersebut meliputi kesiapan spiritual, ekonomi, finansial, dan sosial calon pengantin, serta pembinaan untuk membangun keluarga sakinah dan maslahat.

Pembahasan mengenai keluarga juga dihadirkan melalui Harmony Family Talks.

Forum ini mempertemukan penghulu, penyuluh agama, akademisi, dan organisasi profesi untuk membahas tantangan keluarga dari perspektif agama, psikologi, serta pelayanan publik.

Jalan sehat dan penguatan ekonomi umat

Untuk memperluas keterlibatan masyarakat, Kemenag menyiapkan Harmony Fun Walk di Yogyakarta pada 15 November, Surabaya pada 29 November, dan Jakarta pada 6 Desember 2026.

Selain jalan sehat dan senam bersama, kegiatan ini akan menghadirkan aksi peduli lingkungan, hiburan, serta layanan informasi zakat dan wakaf, edukasi halal, kemasjidan, dan pelayanan KUA.

Di bidang ekonomi umat, Kemenag akan berpartisipasi dalam Halal Expo 2026 pada 18–20 November di FISIP Universitas Indonesia, Depok.

Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan literasi gaya hidup halal, sertifikasi halal, dan ekosistem industri halal, sekaligus mendorong daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sementara itu, BAZNAS Collaborative Leadership berlangsung secara bertahap hingga Desember di sejumlah provinsi.

Program tersebut ditujukan untuk memperkuat kepemimpinan, tata kelola, dan sinergi Kemenag, pemerintah daerah, serta Baznas dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.

Bakti lintas iman dan pertukaran tradisi keagamaan

Memasuki Desember, Kemenag akan menggelar Bakti Lintas Iman “Saling Merawat, Saling Menghormati” di berbagai daerah.

Penyuluh lintas agama dan komunitas keagamaan diajak mengunjungi rumah ibadah, merawat lingkungan, mengelola sampah, serta meningkatkan aksesibilitas fasilitas bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Kegiatan lintas iman juga diperkuat melalui Cultural Talks “Merawat Tradisi, Menghidupkan Seni Kitab Suci”.

Forum ini mempertemukan pengelola tradisi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani), dan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) untuk berbagi pengalaman dalam pembinaan seni serta tradisi keagamaan.

Rangkaian lainnya adalah Ngaji Budaya dan Tradisi Islam di Nusantara yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta dan Semarang.

Pembinaan dai muda dan dakwah inklusif

Pada sektor dakwah, Kemenag menyiapkan program Dai Muda Penyeru Cinta untuk membina 100 calon dai dan daiyah muda.

Pembinaan dilakukan melalui pelatihan, magang di pesantren, dan pengabdian masyarakat selama 30 hari.

Kemenag juga menghadirkan RISE atau Ruang Inklusif dan Setara, yakni program penguatan dakwah inklusif dan konseling keluarga bersama Asosiasi Tuli Muslim Indonesia.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan pendampingan bagi penyandang disabilitas.

Selain itu, Halaqah Dai Kebangsaan akan digelar di Jakarta untuk memperkuat peran dai dalam menjaga persaudaraan, menangkal informasi manipulatif, dan membangun kepedulian sosial.

Masjid ramah pemudik menjelang akhir tahun

Menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Ditjen Bimas Islam turut menyiapkan program Masjid Ramah Pemudik di berbagai daerah.

Melalui program ini, masjid-masjid di sepanjang jalur perjalanan diharapkan dapat menyediakan tempat istirahat yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Abu berharap seluruh rangkaian The Wonder of Harmony 2026 dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam menjaga toleransi dan persatuan bangsa.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Cemburu Anak Lebih Dekat dengan Kakek-Nenek? Begini Menyikapinya dalam Islam
Cemburu Anak Lebih Dekat dengan Kakek-Nenek? Begini Menyikapinya dalam Islam
Aktual
Hilman Latief Ungkap Kunci Ketahanan Keuangan Muhammadiyah
Hilman Latief Ungkap Kunci Ketahanan Keuangan Muhammadiyah
Aktual
40 Contoh Penutup Pidato Islami Singkat dan Berkesan
40 Contoh Penutup Pidato Islami Singkat dan Berkesan
Aktual
Nu’aim bin Mas’ud, Sahabat Nabi yang Meretakkan Koalisi dalam Perang Khandaq
Nu’aim bin Mas’ud, Sahabat Nabi yang Meretakkan Koalisi dalam Perang Khandaq
Aktual
Beasiswa Santri ke Malaysia Dibuka 27–29 Oktober 2026, Ini Syaratnya
Beasiswa Santri ke Malaysia Dibuka 27–29 Oktober 2026, Ini Syaratnya
Aktual
Dugaan Penipuan Berkedok Agama di Bangkalan, MUI Minta Warga Tak Mudah Percaya
Dugaan Penipuan Berkedok Agama di Bangkalan, MUI Minta Warga Tak Mudah Percaya
Aktual
PK-Tren Apresiasi Festival Sarung dan Peci Santri, Dinilai Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif
PK-Tren Apresiasi Festival Sarung dan Peci Santri, Dinilai Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif
Aktual
Bantu Teman Tuli Belajar Islam, Kemenag Kembangkan KOSMIN dan RISE
Bantu Teman Tuli Belajar Islam, Kemenag Kembangkan KOSMIN dan RISE
Aktual
Dari 2 Hektar Sawah Wakaf, Baitul Arqom Kembangkan Lahan Produktif untuk Pendidikan
Dari 2 Hektar Sawah Wakaf, Baitul Arqom Kembangkan Lahan Produktif untuk Pendidikan
Aktual
Kemenag Siapkan 15 Program Kerukunan, dari Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik
Kemenag Siapkan 15 Program Kerukunan, dari Nikah Akbar hingga Masjid Ramah Pemudik
Aktual
Contoh Kultum Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Muslim Penjaga Persatuan
Contoh Kultum Hari Sumpah Pemuda 2026: Pemuda Muslim Penjaga Persatuan
Aktual
7 Golongan yang Mendapat Naungan Allah pada Hari Kiamat, Siapa Saja?
7 Golongan yang Mendapat Naungan Allah pada Hari Kiamat, Siapa Saja?
Aktual
Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Sumpah Pemuda 2026 Singkat untuk Guru Madrasah
Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Sumpah Pemuda 2026 Singkat untuk Guru Madrasah
Aktual
Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 Singkat untuk Madrasah
Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 Singkat untuk Madrasah
Aktual
Kemenag Siapkan Masjid Ramah Pemudik untuk Libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027
Kemenag Siapkan Masjid Ramah Pemudik untuk Libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar