Editor
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan berbagai ujian yang dihadapi bangsa sebagai momentum untuk memperkuat karakter dan ketangguhan Indonesia.
Nasaruddin menyampaikan keyakinan bahwa kesulitan dapat menjadi jalan bagi Indonesia untuk “naik kelas” menjadi bangsa yang lebih diperhitungkan di tingkat global.
“Kami sungguh sangat yakin bahwa sesungguhnya musibah, cobaan, dan ujian adalah jalan untuk kenaikan kelas. Di mana ada ujian, pasti di situ ada kenaikan kelas. Jadikanlah ujian yang kami hadapi adalah kekuatan untuk naik kelas lebih tinggi lagi menjadi sebuah bangsa yang besar dan diperhitungkan,” ucap Nasaruddin dalam doanya, dikutip dari laman Kemenag, Senin (2/11/2026).
Baca juga: Menag Sebut Ekonomi Syariah RI seperti Raksasa Tidur, Soroti Potensi Masjid
Nasaruddin mengajak seluruh elemen bangsa memetik hikmah dari kesulitan dengan ketenangan, ketabahan, dan prasangka baik kepada Tuhan.
Menurutnya, peningkatan martabat suatu bangsa tidak terlepas dari ujian yang menempa ketangguhan mental dan spiritual masyarakatnya.
Ia juga mendoakan agar generasi penerus tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas serta tangguh dalam mengemban amanah.
Nasaruddin berharap generasi muda mampu menjaga idealisme dan komitmen kebangsaan berdasarkan Pancasila serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca juga: Kemenag Sebut Hamalatul Qur’an di Sukoharjo Belum Berizin Pesantren
Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin turut menceritakan pengalamannya menjadi pembicara utama dalam konferensi internasional di Vatikan.
Ia mengatakan, dalam forum tersebut terdapat apresiasi terhadap upaya Pemerintah Indonesia memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Di tengah negara-negara besar bingung menyelesaikan persoalannya, ada apresiasi luar biasa terhadap Indonesia. Di saat banyak negara kesusahan, justru ada satu negara yang konsisten memberikan makanan gratis, kesehatan gratis, dan pendidikan gratis, yaitu Indonesia,” tutur Nasaruddin.
Baca juga: Kepala BPJPH Kecam Pembakaran Warung di Sukoharjo, Ajak Hormati Perbedaan
Ia kemudian mendoakan agar pemerintah mendapatkan petunjuk, kekuatan, dan keteguhan dalam menjalankan amanah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Nasaruddin, program-program pemerintah saat ini merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan generasi mendatang.
“Mungkin tidak semuanya bisa langsung dinikmati hasil perjuangannya hari ini, tapi kami sungguh sangat yakin 20 tahun yang akan datang, pasti masyarakat dan generasi kita akan merasakan apa yang telah ditanam oleh pemerintah pada saat ini,” katanya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.