Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Gamis Lebaran 2026: Abaya Jadi Primadona, Ini Model yang Paling Diburu

Kompas.com, 21 Februari 2026, 22:48 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Lebaran 2026 diprediksi kembali diramaikan dengan tren gamis model abaya yang semakin modern dan variatif. Jika dulu abaya identik dengan busana hitam polos khas Timur Tengah, kini desainnya berevolusi menjadi lebih stylish tanpa meninggalkan kesan santun.

Di dunia modest fashion, abaya bukan lagi sekadar pakaian tradisional, melainkan simbol gaya yang elegan dan fleksibel untuk berbagai acara, termasuk momen Hari Raya Idul Fitri.

Berikut tren abaya yang diprediksi populer sebagai gamis Lebaran 2026.

1. Abaya Klasik Minimalis Tetap Jadi Favorit

Model klasik dengan potongan lurus dan siluet mengalir masih menjadi pilihan utama. Warna-warna seperti hitam, navy, cokelat moka, hingga earth tone mendominasi koleksi Lebaran 2026.

Baca juga: Tren Busana Lebaran 2026: Gamis Aisyah & Abaya Elegan, Tampil Slim dan Mewah di Hari Raya

Desainnya sederhana, tetapi tetap terlihat mahal dan anggun. Cocok untuk silaturahmi keluarga hingga open house formal.

Abaya Klasik Minimalis Tetap Jadi Favorit.Ilustrasi dibuat AI Abaya Klasik Minimalis Tetap Jadi Favorit.

2. Abaya Kloosh dan Pleated, Tampil Lebih Statement

Bagi yang ingin tampil lebih menonjol, model kloosh dengan detail hiasan dan bordir rumit jadi pilihan menarik.

Sementara itu, abaya pleated dengan teknik lipatan seperti accordion pleats memberi efek flowy yang cantik saat berjalan. Bahan ringan seperti sifon dan crepe membuat tampilan lebih dramatis namun tetap nyaman dipakai seharian.

Abaya Kloosh dan Pleated, Tampil Lebih StatementIlustrasi dibuat AI Abaya Kloosh dan Pleated, Tampil Lebih Statement

3. Abaya Coat dan Reversible, Fungsional & Modern

Tren Lebaran 2026 juga mengarah pada desain yang lebih praktis.

Abaya coat hadir dengan model menyerupai trench coat atau blazer panjang, sehingga mudah dipadukan dengan inner dress atau bahkan celana.

Baca juga: Tren Baju Lebaran 2026: Pesona Abaya Jasmine, Elegan Syar’i dengan Harga Bersahabat

Sementara abaya reversible menawarkan dua tampilan dalam satu busana—praktis untuk yang ingin tampil berbeda saat hari pertama dan kedua Lebaran.

Abaya Coat dan Reversible, Fungsional & ModernIlustrasi dibuat AI Abaya Coat dan Reversible, Fungsional & Modern

4. Abaya Bisht dan Bahraini untuk Tampilan Glamor

Untuk acara Lebaran yang lebih formal, seperti halal bihalal kantor, model bisht dan Bahraini jadi pilihan.

Ciri khasnya adalah penggunaan bahan mewah serta detail payet, manik-manik, dan sulaman yang elegan. Tampilan ini memberi kesan regal namun tetap sopan.

Abaya Bisht dan Bahraini untuk Tampilan Glamor.Ilustrasi dibuat AI Abaya Bisht dan Bahraini untuk Tampilan Glamor.

5. Model yang Banyak Dicari di Indonesia

Di pasar Indonesia, beberapa variasi abaya juga diprediksi laris manis:

  • Abaya Busui Friendly dengan resleting depan, ramah untuk ibu menyusui
  • Abaya Kaftan dengan potongan super longgar
  • Abaya kombinasi jersey dan ceruty dengan aksen bordir

Baca juga: Abaya Hitam Bordir Merah Princess Rajwa Jadi Inspirasi Fashion Ramadhan 2026

Model-model ini menyesuaikan kebutuhan Muslimah Indonesia yang mengutamakan kenyamanan sekaligus gaya.

Bahan yang Jadi Tren 2026

Kenyamanan menjadi faktor utama dalam memilih gamis Lebaran. Beberapa bahan yang diprediksi populer:

  • Jettblack dan sifon Saudi (ringan dan tidak panas)
  • Ceruty babydoll untuk detail layer dan payet
  • Crepe dan satin untuk tampilan lebih formal
  • Linen dan tweed untuk kesan modern

Material ringan dan adem sangat diburu karena Lebaran 2026 diperkirakan masih berada di musim panas.

Abaya, Simbol Modest Fashion yang Fleksibel

Abaya kini menjadi representasi modest fashion global. Dengan desain yang semakin kreatif, gamis model abaya mampu menjembatani kebutuhan tampil modis sekaligus menjaga nilai kesantunan.

Baca juga: Model Gamis A-Line hingga Abaya untuk Badan Berisi Tampak Proporsional

Tren Lebaran 2026 menunjukkan bahwa Muslimah semakin berani bereksperimen dengan potongan, tekstur, dan detail tanpa meninggalkan identitas busana syar’i.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar