Editor
KOMPAS.com - Persiapan fase puncak ibadah haji di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) terus dipercepat menjelang kedatangan jutaan jemaah dari berbagai negara.
Sejumlah pembenahan infrastruktur dan fasilitas pelayanan kini mulai terlihat di berbagai titik kawasan Armuzna.
Tim Media Center Haji (MCH) berkesempatan meninjau langsung kesiapan lokasi yang akan menjadi pusat pelaksanaan puncak ibadah haji tersebut.
Baca juga: Layanan di Makkah Diperkuat, Jemaah Dipastikan Nyaman Jelang Puncak Haji
Berbagai fasilitas baru disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan pelayanan bagi jemaah selama berada di Armuzna.
Memasuki kawasan markaz di Padang Arafah, aktivitas petugas tampak berlangsung di hampir seluruh area.
Petugas Satgas Operasi Armuzna terlihat hilir mudik memastikan setiap fasilitas siap digunakan sebelum fase pergerakan jemaah dimulai.
Baca juga: Fasilitas Penjemuran Pakaian untuk Jemaah Haji Indonesia di Makkah Tersedia dengan Baik
Lorong antar tenda di kawasan Arafah kini telah dipasangi kamera pengawas CCTV untuk mendukung keamanan jemaah selama 24 jam.
Di dalam tenda, peningkatan fasilitas juga dilakukan secara menyeluruh. Permukaan tanah gurun yang sebelumnya hanya dilapisi karpet kini dilengkapi struktur lantai khusus yang lebih tebal untuk menjaga permukaan tetap rata sekaligus mengurangi hawa panas dari bawah tanah.
Petugas juga menyiapkan kasur baru lengkap dengan bantal, seprai, dan selimut untuk setiap jemaah.
Selain itu, pendingin ruangan dipasang di tiap tenda guna membantu mengurangi suhu panas ekstrem di Padang Arafah.
Pembenahan tidak hanya dilakukan pada area istirahat, tetapi juga di sektor sanitasi yang selama ini menjadi perhatian utama saat puncak ibadah haji berlangsung.
Kini toilet di kawasan Armuzna didesain lebih ramah bagi jemaah, termasuk dengan penambahan jalur khusus disabilitas, tangga akses, hingga pemisahan area toilet jongkok dan duduk.
Salah satu pembaruan yang paling mencolok adalah pemasangan urinoir di luar bilik toilet khusus jemaah pria.
Fasilitas tersebut disiapkan untuk mengurangi antrean panjang, terutama bagi jemaah yang hanya ingin buang air kecil.
Setelah meninjau kawasan Arafah, pengecekan fasilitas dilanjutkan menuju kawasan Muzdalifah hingga Mina.
Petugas bersama pihak syarikah juga memeriksa tumpukan kasur dan perlengkapan jemaah di Mina satu per satu guna memastikan seluruh kebutuhan siap digunakan saat puncak haji berlangsung.
Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam), Muftiono, mengatakan progres pembangunan dan penataan fasilitas mengalami peningkatan signifikan dalam sepekan terakhir.
“Pada saat awal kita melakukan pengecekan progres baru sekitar 60 persen. Hari ini alhamdulillah sudah sangat luar biasa perubahannya,” ujar Muftiono kepada Tim Media Center Haji (MCH) dalam rilis, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, setiap kekurangan kecil yang masih ditemukan langsung dicatat untuk segera diselesaikan sebelum fase pergerakan jemaah dimulai.
“Melihat perkembangan itu, saya optimistis target H-5 seratus persen bisa terwujud,” tegasnya.
Peningkatan fasilitas di kawasan Armuzna diharapkan mampu membuat jemaah lebih nyaman dan fokus menjalankan rangkaian ibadah puncak haji.
Dengan pembenahan fasilitas dasar seperti tenda, pendingin ruangan, kasur, hingga sanitasi, jemaah diharapkan tidak lagi terbebani persoalan teknis selama berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Menyusuri Tenda Arafah-Mina, Wajah Baru Fasilitas Haji Mulai dari Lantai Tebal hingga Urinoir".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang