Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Andre Rosiade Bagi-bagi Uang Saku 100 Riyal untuk Jemaah Haji Kloter Terakhir Embarkasi Padang

Kompas.com, 9 Mei 2026, 17:09 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Pemberangkatan jemaah calon haji asal Sumatera Barat musim haji 1447 Hijriah resmi dituntaskan melalui kloter terakhir Embarkasi Padang.

Pada momen tersebut, anggota DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade, memberikan tambahan uang saku kepada jemaah calon haji sebesar 100 riyal per orang.

Bantuan itu diberikan kepada jemaah kelompok terbang (kloter) terakhir yang berangkat menuju Tanah Suci dari Embarkasi Padang.

Baca juga: Layanan di Makkah Diperkuat, Jemaah Dipastikan Nyaman Jelang Puncak Haji

Tambahan Uang Saku untuk Bantu Kebutuhan Jemaah di Tanah Suci

Dilansir dari Antara, Andre menyebut tambahan uang saku tersebut sebagai bentuk dukungan bagi jemaah selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Pemerintah sebelumnya telah memberikan uang saku sebesar 750 riyal kepada setiap jemaah calon haji.

Baca juga: Pemberangkatan Jemaah Haji Bangkalan Diwarnai Laporan Kehilangan Dompet dan Handphone

Andre menjelaskan bantuan tambahan tersebut diberikan untuk membantu kebutuhan jemaah selama menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

"Bantuan dari pemerintah sebesar 750 riyal. Kemudian, dari saya ada tambahan 100 riyal lagi untuk masing-masing calon haji dalam kloter terakhir," kata Andre di Padang, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, tambahan uang saku itu merupakan bentuk perhatian dan dukungannya sebagai anggota DPR RI asal Ranah Minang kepada jemaah calon haji asal Sumbar.

Selain itu, ia juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan seluruh pihak terkait dalam proses pemberangkatan jemaah haji tahun ini.

Apresiasi untuk Pelayanan Haji di Embarkasi Padang

Andre menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumbar, hingga otoritas bandara yang dinilai telah memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah.

"Saya bisa merasakan dan melihat kepuasan dari jemaah calon haji, mulai dari keluar asrama, perjalanan menuju bandara serta pelayanan pihak bandara hingga menuju pesawat," kata dia.

Menurut Andre, pelayanan yang semakin baik menunjukkan adanya pembenahan berkelanjutan dari pemerintah dan seluruh pihak terkait dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Ia juga berharap Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci dapat segera dimanfaatkan secara optimal dalam beberapa tahun mendatang.

"Kita berharap Kampung Haji bagi jemaah Indonesia di Tanah Suci dapat difungsikan serta digunakan secara optimal dalam beberapa tahun ke depan," harap dia.

Kloter 14 Jadi Penerbangan Terakhir Embarkasi Padang

Sementara itu, Kemenhaj Sumbar memastikan seluruh pemberangkatan jemaah calon haji dari Embarkasi Padang menuju Tanah Suci telah selesai dilaksanakan.

Penutupan proses pemberangkatan ditandai dengan keberangkatan 287 calon haji beserta petugas yang tergabung dalam Kloter 14.

Rombongan terakhir tersebut diberangkatkan melalui Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu pagi menuju Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji musim 1447 Hijriah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Memaksakan Ibadah di Masjidil Haram untuk Jaga Stamina Jelang Armuzna
PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Memaksakan Ibadah di Masjidil Haram untuk Jaga Stamina Jelang Armuzna
Aktual
Hadirnya Makanan Nusantara di Tanah Suci pada Musim Haji 2026 Membuka Peluang Ekonomi bagi UMKM
Hadirnya Makanan Nusantara di Tanah Suci pada Musim Haji 2026 Membuka Peluang Ekonomi bagi UMKM
Aktual
Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Gelombang Kedua Langsung Pakai Ihram Sejak dari Asrama
Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Gelombang Kedua Langsung Pakai Ihram Sejak dari Asrama
Aktual
Butuh Jalan Keluar? Ini Doa Rasulullah saat Memohon Pertolongan Allah
Butuh Jalan Keluar? Ini Doa Rasulullah saat Memohon Pertolongan Allah
Doa dan Niat
Mengintip Persiapan Fase Puncak Ibadah Haji di Armuzna, Fasilitas Jemaah Makin Lengkap
Mengintip Persiapan Fase Puncak Ibadah Haji di Armuzna, Fasilitas Jemaah Makin Lengkap
Aktual
Andre Rosiade Bagi-bagi Uang Saku 100 Riyal untuk Jemaah Haji Kloter Terakhir Embarkasi Padang
Andre Rosiade Bagi-bagi Uang Saku 100 Riyal untuk Jemaah Haji Kloter Terakhir Embarkasi Padang
Aktual
Jangan Tidur setelah Subuh, Ini Keutamaan Rezeki di Waktu Pagi
Jangan Tidur setelah Subuh, Ini Keutamaan Rezeki di Waktu Pagi
Doa dan Niat
Layanan di Makkah Diperkuat, Jemaah Dipastikan Nyaman Jelang Puncak Haji
Layanan di Makkah Diperkuat, Jemaah Dipastikan Nyaman Jelang Puncak Haji
Aktual
Pemberangkatan Jemaah Haji Bangkalan Diwarnai Laporan Kehilangan Dompet dan Handphone
Pemberangkatan Jemaah Haji Bangkalan Diwarnai Laporan Kehilangan Dompet dan Handphone
Aktual
Fasilitas Penjemuran Pakaian untuk Jemaah Haji Indonesia di Makkah Tersedia dengan Baik
Fasilitas Penjemuran Pakaian untuk Jemaah Haji Indonesia di Makkah Tersedia dengan Baik
Aktual
Berapa Jumlah Kerikil Lempar Jumrah? Ini Penjelasan Lengkapnya
Berapa Jumlah Kerikil Lempar Jumrah? Ini Penjelasan Lengkapnya
Aktual
Hari Arafah 2026 Tanggal Berapa? Ini Prediksi dan Keutamaannya
Hari Arafah 2026 Tanggal Berapa? Ini Prediksi dan Keutamaannya
Aktual
Jaga Gizi Jemaah Haji 2026, Kemenhaj Pastikan Menu Nusantara Hadir di Tanah Suci
Jaga Gizi Jemaah Haji 2026, Kemenhaj Pastikan Menu Nusantara Hadir di Tanah Suci
Aktual
Sanksi Maksimal untuk Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren, MUI Serukan Pengawasan Ketat
Sanksi Maksimal untuk Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren, MUI Serukan Pengawasan Ketat
Aktual
Dzikir dan Doa Hari Arafah, Bacaan yang Dianjurkan Saat Wukuf
Dzikir dan Doa Hari Arafah, Bacaan yang Dianjurkan Saat Wukuf
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com