Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Sunnah Tarwiyah, dan Arafah Sebelum Idul Adha 2026: Tanggal, Niat, dan Tata Caranya

Kompas.com, 19 Mei 2026, 22:35 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah sunnah, termasuk menjalankan puasa di bulan Zulhijah.

Ada tiga puasa sunnah sebelum Idul Adha yang banyak diamalkan, yaitu puasa Zulhijah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah.

Ketiga puasa ini memiliki keutamaan besar karena dilaksanakan pada hari-hari terbaik di bulan Zulhijah.

Baca juga: Doa Niat Berkurban Idul Adha Lengkap dengan Waktu Membacanya

Selain jadwal pelaksanaannya, umat Muslim juga perlu mengetahui bacaan niat, latin, arti, serta tata cara puasa sunnah sebelum Idul Adha sesuai tuntunan syariat.

Puasa sunnah sebelum Idul Adha dikerjakan pada 10 hari pertama bulan Zulhijah yang dikenal sebagai hari-hari penuh keutamaan.

Baca juga: Idul Adha 27 Mei 2026, Cek Jadwal Libur 6 Hari dan Hitung Mundurnya

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah melebihi amal saleh pada hari-hari ini (10 hari pertama Zulhijah).” (HR Bukhari)

Dalam hadis lain juga disebutkan:

"Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya dari pada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah)." (HR Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir).

Jadwal Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha 2026

Kementerian Agama menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, melalui sidang isbat yang digelar di Jakarta pada Minggu (17/5/2026). Sementara, Hari Raya Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Dengan penetapan tersebut, maka berikut jadwal puasa sunnah sebelum Idul Adha 2026 lengkap dengan niatnya.

1. Puasa Zulhijah 2026

Jadwal Puasa Zulhijah 2026

Puasa Zulhijah merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 1 sampai 7 Zulhijah.

Puasa ini menjadi amalan sunnah untuk mengisi hari-hari utama di bulan Zulhijah sebelum datangnya Idul Adha.

Pada 2026, puasa Zulhijah berlangsung mulai Senin, 18 Mei 2026 hingga Minggu, 24 Mei 2026.

Niat Puasa Zulhijah

نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْحِجَّةِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma syahri dzilhijjati sunnatan lillahi ta‘ala.

Arti: “Saya berniat puasa sunnah bulan Zulhijah karena Allah Ta'ala.”

2. Puasa Tarwiyah 2026

Jadwal Puasa Tarwiyah 2026

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Zulhijah atau sehari sebelum puasa Arafah.

Istilah Tarwiyah berasal dari tradisi jamaah haji pada masa lalu yang mempersiapkan persediaan air sebelum menuju Padang Arafah.

Pada 2026, puasa Tarwiyah jatuh pada Senin, 25 Mei 2026.

Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma tarwiyatin sunnatan lillaahi ta‘aalaa.

Arti: “Saya berniat puasa Tarwiyah sunnah karena Allah Ta'ala.”

3. Puasa Arafah 2026

Jadwal Puasa Arafah 2026

Puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Zulhijah dan bertepatan dengan pelaksanaan wukuf jamaah haji di Padang Arafah.

Puasa sunnah ini memiliki keutamaan besar bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Muslim)

Pada 2026, puasa Arafah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026.

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِي يَوْمِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin fii yaumi ‘arafata sunnatan lillaahi ta‘aalaa.

Arti: “Saya berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah Ta'ala.”

Tata Cara Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha

Secara umum, tata cara puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah sama seperti puasa sunnah lainnya.

Berikut tata cara puasa sunnah sebelum Idul Adha:

  • Membaca niat sebelum waktu Subuh
  • Menahan diri dari makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa
  • Menjaga ucapan serta perbuatan
  • Memperbanyak doa, dzikir, dan amal saleh
  • Berbuka puasa saat waktu Magrib tiba

Puasa sunnah tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala ibadah.

Puasa sebelum Idul Adha sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.

Sementara itu, mayoritas ulama memandang jamaah haji tidak dianjurkan menjalankan puasa Arafah agar kondisi fisik tetap kuat saat menjalani wukuf dan rangkaian ibadah haji lainnya.

Karena itu, momentum bulan Zulhijah dapat dimanfaatkan umat Muslim untuk memperbanyak amal saleh dan ibadah sunnah menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Puasa Sunnah Tarwiyah, dan Arafah Sebelum Idul Adha 2026: Tanggal, Niat, dan Tata Caranya
Puasa Sunnah Tarwiyah, dan Arafah Sebelum Idul Adha 2026: Tanggal, Niat, dan Tata Caranya
Aktual
Doa Niat Berkurban Idul Adha Lengkap dengan Waktu Membacanya
Doa Niat Berkurban Idul Adha Lengkap dengan Waktu Membacanya
Doa dan Niat
MUI Desak Pemerintah Selamatkan WNI yang Ditangkap Israel saat Jalani Misi Kemanusiaan Gaza
MUI Desak Pemerintah Selamatkan WNI yang Ditangkap Israel saat Jalani Misi Kemanusiaan Gaza
Aktual
Mengenal JULEHA, Juru Sembelih Halal yang Berperan Penting saat Idul Adha
Mengenal JULEHA, Juru Sembelih Halal yang Berperan Penting saat Idul Adha
Aktual
Kemenhaj Matangkan Skema Armuzna 2026, Atur Pergerakan Jamaah di Fase Puncak Haji
Kemenhaj Matangkan Skema Armuzna 2026, Atur Pergerakan Jamaah di Fase Puncak Haji
Aktual
Kisah Marbot Masjid Asal Bulukumba Berangkat Haji dari Menabung Hasil Panen Sawah
Kisah Marbot Masjid Asal Bulukumba Berangkat Haji dari Menabung Hasil Panen Sawah
Aktual
Orang Tua Wajib Tahu, Doa agar Anak Dimudahkan Saat Ujian Sekolah
Orang Tua Wajib Tahu, Doa agar Anak Dimudahkan Saat Ujian Sekolah
Aktual
Tidak Hanya Kurban, Ini 7 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
Tidak Hanya Kurban, Ini 7 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
Aktual
5 Toko Oleh-oleh Haji di Jogja Terlengkap, Cocok untuk Belanja Sesuai Budget
5 Toko Oleh-oleh Haji di Jogja Terlengkap, Cocok untuk Belanja Sesuai Budget
Aktual
 5 Toko Oleh-oleh Haji Terlengkap di Semarang, Ada Air Zamzam dan Kurma
5 Toko Oleh-oleh Haji Terlengkap di Semarang, Ada Air Zamzam dan Kurma
Aktual
3 Toko Oleh-oleh Haji di Boyolali yang Lengkap dan Berkualitas
3 Toko Oleh-oleh Haji di Boyolali yang Lengkap dan Berkualitas
Aktual
Teks Bacaan Bilal Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Teks Bacaan Bilal Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Alasan Afifi Pilih Bergaya Nyentrik di Antara Jemaah Haji Asal Bogor, Topi Gelembungnya Jadi Ciri Khas
Alasan Afifi Pilih Bergaya Nyentrik di Antara Jemaah Haji Asal Bogor, Topi Gelembungnya Jadi Ciri Khas
Aktual
5 Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Menurut Syariat Islam
5 Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Menurut Syariat Islam
Aktual
Kapan Terakhir Potong Rambut bagi yang Hendak Berkurban?
Kapan Terakhir Potong Rambut bagi yang Hendak Berkurban?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com