Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Manfaat Puasa Senin Kamis bagi Kesehatan dan Spiritual, Lengkap dengan Niat dan Dalil

Kompas.com, 10 November 2025, 06:20 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Puasa tidak hanya dilakukan pada bulan Ramadhan. Umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa sunah di hari-hari tertentu untuk mendapatkan manfaat kesehatan dan spiritual, salah satunya puasa Senin Kamis.

Rasulullah SAW bersabda:

“Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa dalam kondisi berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

Hari Senin dan Kamis dipilih karena keduanya memiliki keutamaan tersendiri.

Hari Senin merupakan hari kelahiran Rasulullah SAW, sedangkan hari Kamis adalah hari ketika beliau memulai perjalanan ke medan perang Tabuk.

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh November 2025: Jadwal, Niat, Keutamaan, di Bulan Jumadil Awal

Niat Puasa Senin Kamis

Dalam fikih Islam, semua ulama sepakat bahwa tempat niat adalah di dalam hati.

Melafalkan niat bukan syarat sah, tetapi hukumnya sunah menurut jumhur ulama karena membantu hati dalam menghadirkan niat.

1. Niat Puasa Hari Senin

Nawaitu shouma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi ta’aala

Artinya: “Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Puasa Hari Kamis

Nawaitu shouma yaumal khomiisi sunnatan lillaahi ta’aala

Artinya: “Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Melaksanakan puasa Senin Kamis secara rutin dapat memberikan dampak positif bagi tubuh dan jiwa.

Ibadah ini membantu meningkatkan kesehatan, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan disiplin spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Doa Buka Puasa Senin Kamis Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Manfaat Puasa Senin Kamis untuk Kesehatan

1. Menurunkan Kadar Lemak Tubuh

Selama berpuasa, tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama.

Kondisi ini membantu mengurangi lemak berlebih, menurunkan risiko tekanan darah tinggi, dan menjaga kadar kolesterol tetap stabil.

2. Mengontrol Gula Darah

Puasa mendorong tubuh menggunakan cadangan glukosa untuk energi, sehingga produksi insulin menurun dan kadar gula darah menjadi lebih seimbang.

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Saat berpuasa, hormon adrenalin dan non-adrenalin yang berfungsi sebagai sumber energi cadangan ikut berkurang.

Tubuh kemudian memanfaatkan lemak untuk energi, sehingga risiko penyumbatan arteri atau aterosklerosis dapat menurun.

4. Mengistirahatkan Organ Pencernaan

Puasa memberi waktu bagi organ pencernaan untuk beristirahat dan memulihkan fungsinya.

Kebiasaan ini membantu mencegah gangguan seperti asam lambung, sembelit, dan diare.

5. Meremajakan Sel Kulit

Saat tubuh kekurangan asupan gizi sementara, sel-sel tubuh akan mengalami proses peremajaan alami.

Efeknya, kulit menjadi lebih segar dan kencang.

6. Menurunkan Berat Badan

Puasa Senin Kamis juga efektif mengontrol asupan kalori harian, membantu menurunkan berat badan, dan menjaga kesehatan metabolisme tubuh.

Baca juga: 8 Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh, Ibadah Sunnah dengan Pahala Setahun Penuh

Manfaat Puasa Senin Kamis secara Spiritual

1. Meningkatkan Ketakwaan dan Keimanan

Puasa Senin Kamis membantu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Melalui ibadah ini, seseorang terdorong untuk memperbanyak amal saleh dan memperbaiki kualitas ibadah.

2. Terhindar dari Godaan Setan

Puasa menjadi perisai diri dari bisikan dan pengaruh setan.

Dengan niat tulus karena Allah SWT, jiwa menjadi lebih kuat menghadapi godaan maksiat.

3. Menumbuhkan Kesabaran

Menahan lapar dan hawa nafsu selama berpuasa melatih seseorang untuk bersabar dan mengendalikan diri dalam berbagai situasi.

4. Menumbuhkan Rasa Syukur

Puasa membuat seseorang lebih mudah bersyukur atas nikmat yang dimiliki.

Dengan menahan diri, hati menjadi lebih peka terhadap karunia Allah SWT.

5. Menanamkan Disiplin Diri

Puasa mengajarkan disiplin lahir dan batin.

Seseorang belajar menjaga pikiran, perkataan, dan perbuatan agar tidak membatalkan pahala puasa.

6. Memperkuat Kepedulian Sosial

Puasa membantu menumbuhkan empati terhadap orang-orang yang kurang beruntung.

Melalui pengalaman menahan lapar, seseorang terdorong untuk berbagi dan membantu sesama.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar