Penulis
KOMPAS.com - Allah SWT mempunyai banyak Nama. Asmaul Husna merupakan sebutan untuk nama-nama Allah SWT. Arti Asmaul Husna adalah nama-nama Allah SWT yang Maha Indah. Jumlah Asmaul Husna ada 99 dan genap menjadi 100 dengan nama Allah itu sendiri.
Adanya Nama-nama Allah SWT yang Maha Indah itu disampaikan Allah SWT dalam firman-Nya berikut:
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ
Artinya: "Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang baik)". (Q.S. Thaha: 8).
Adapun jumlahnya yang 99 disampaikan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA.
إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا، مِائَةً إِلا وَاحِدَةً، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ
Artinya: “Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu, siapa yang menjaganya maka dia masuk surga”. (H.R. Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Doa Mustajab: Berdoa dengan Nama Allah yang Agung Ya Hayyu Ya Qayyum
1. Ar Rahman (الرَّحْمـٰنُ) - Yang Maha Pengasih
2. Ar Rahim (الرَّحِيْمُ) - Yang Maha Penyayang
3. Al Malik (الْمَلِكُ) - Yang Maha Merajai/Memerintah
4. Al Quddus (الْقُدُّوْسُ) - Yang Mahasuci
5. As Salam (السَّلاَمُ) - Yang Maha Memberi Kesejahteraan
6. Al Mu’min (الْمُؤْمِنُ) - Yang Maha Memberi Keamanan
7. Al Muhaimin (الْمُهَيْمِنُ) - Yang Maha Pemelihara
8. Al 'Aziz (الْعَزِيْزُ) - Yang Memiliki Mutlak Kegagahan
9. Al Jabbar (الْجَبَّارُ) - Yang Maha Perkasa
10. Al Mutakabbir (الْمُتَكَبِّرُ) - Yang Maha Megah
11. Al Khaliq (الْخَالِقُ) - Yang Maha Pencipta
12. Al Bari’ (الْبَارِئُ) - Yang Maha Melepaskan
13. Al Mushawwir (الْمُصَوِّرُ) - Yang Maha Membentuk Rupa
14. Al Ghaffar (الْغَفَّارُ) - Yang Maha Pengampun
15. Al Qahhar (الْقَهَّارُ) - Yang Maha Memaksa
16. Al Wahhab (الْوَهَّابُ) - Yang Maha Pemberi Karunia
17. Ar Razzaq (الرَّزَّاقُ) - Yang Maha Pemberi Rezeki
18. Al Fatth (الْفَتَّاحُ) - Yang Maha Pembuka Rahmat
19. Al 'Alim (الْعَلِيْمُ) - Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20. Al Qabidh (الْقَابِضُ) - Yang Maha Menyempitkan
21. Al Basith (الْبَاسِطُ) - Yang Maha Melapangkan
22. Al Khafidh (الْخَافِضُ) - Yang Maha Merendahkan
23. Ar Rafi' (الرَّافِعُ) - Yang Maha Meninggikan
24. Al Mu'iz (الْمُعِزُّ) - Yang Maha Memuliakan
25. Al Mudzil (الْمُذِلُّ) - Yang Maha Menghinakan
26. As Sami' (السَّمِيْعُ) - Yang Maha Mendengar
27. Al Bashiir (الْبَصِيْرُ) - Yang Maha Melihat
28. Al Hakam (الْحَكَمُ) - Yang Maha Menetapkan
29. Al 'Adlu (الْعَدْلُ) - Yang Maha Adil
30. Al Lathif (اللَّطِيْفُ) - Yang Maha Lembut
31. Al Khabir (الْخَبِيْرُ) - Yang Maha Mengetahui Rahasia
32. Al Halim (الْحَلِيْمُ) - Yang Maha Penyantun
33. Al 'Adhim (الْعَظِيْمُ) - Yang Mahaagung
34. Al Ghafur (الْغَفُوْرُ) - Yang Maha Pengampun
35. Asy Syakur (الشَّكُوْرُ) - Yang Maha Pembalas Budi
36. Al 'Aliyy (العَلِيُّ) - Yang Maha Tinggi
37. Al Kabir (الْكَبِيْرُ) - Yang Maha Besar
38. Al Hafidh (الْحَفِيْظُ) - Yang Maha Menjaga
39. Al-Muqit (الْمُقِيْتُ) - Yang Maha Pemberi Kecukupan
40. Al Hasib (الْحَسِيْبُ) - Yang Maha Membuat Perhitungan
41. Al Jalil (الْجَلِيْلُ) - Yang Mahamulia
42. Al Karim (الْكَرِيْمُ) - Yang Maha Pemurah
43. Ar Raqib (الرَّقِيْبُ) - Yang Maha Mengawasi
44. Al Mujib (الْمُجِيْبُ) - Yang Maha Mengabulkan
45. Al Wasi' (الْوَاسِعُ) - Yang Maha Luas
46. Al Hakim (الْحَكِيْمُ) - Yang Maha Maka Bijaksana
47. Al Wadud (الْوَدُوْدُ) - Yang Maha Pencinta
48. Al Majidu (الْمَجِيْدُ) - Yang Maha Mulia
49. Al Ba'its (الْبَاعِثُ) - Yang Maha Membangkitkan
50. Asy Syahid (الشَّهِيْدُ) - Yang Maha Menyaksikan
51. Al Haqq (الْحَقُّ) - Yang Mahabenar
52. Al Wakil (الْوَكِيْلُ) - Yang Maha Memelihara
53. Al Qawiyy (الْقَوِيُّ) - Yang Mahakuat
54. Al Matin (الْمَتِيْنُ) - Yang Mahakokoh
55. Al Waliyy (الْوَلِيُّ) - Yang Maha Melindungi
56. Al Hamid (الْحَمِيْدُ) - Yang Maha Terpuji
57. Al Muhshi (الْمُحْصِيْ) - Yang Maha Mengalkulasi
58. Al Mubdi’ (الْمُبْدِئُ) - Yang Maha Memulai
59. Al Mu'id (الْمُعِيْدُ) - Yang Maha Mengembalikan Kehidupan
60. Al Muhyi (الْمُحْيِ) - Yang Maha Menghidupkan
61. Al Mumit (الْمُمِيْتُ) - Yang Maha Mematikan
62. Al Ḫayyu (الْحَيُّ) - Yang Mahahidup
63. Al Qayyum (الْقَيُّوْمُ) - Yang Mahamandiri
64. Al Wajid (الْوَاجِدُ) - Yang Maha Penemu
65. Al Majid (الْمَاجِدُ) - Yang Mahamulia
66. Al Wahid (الْوَاحِدُ) - Yang Maha Tunggal
67. Al Ahad (الْأَحَدُ) - Yang Maha Esa
68. Ash Shamad (الصَّمَدُ) - Yang Maha Dibutuhkan
69. Al Qadir (الْقَادِرُ) - Yang Maha Menentukan
70. Al Muqtadir (الْمُقْتَدِرُ) - Yang Maha Berkuasa
71. Al Muqaddim (الْمُقَدِّمُ) - Yang Maha Mendahulukan
72. Al Muakhir (الْمُؤَخِّرُ) -Yang Maha Mengakhirkan
73. Al Awwal (الْاَوَّلُ) - Yang Mahaawal
74. Al Akhir (الْآخِرُ) - Yang Maha Akhir
75. Adh Dhahir (الظَّاهِرُ) - Yang Maha Nyata
76. Al Bâthinu (الْبَاطِنُ) - Yang Maha Ghaib
77. Al Wali (الْوَالِي) - Yang Maha Memerintah
78. Al Muta'ali (الْمُتَعَالِي) - Yang Maha Tinggi
79. Al Barr (الْبَرُّ Yang Maha Penderma
80. At Tawwab (التَّوَّابُ) - Yang Maha Penerima Tobat
81. Al Muntaqim (الْمُنْتَقِمُ) - Yang Maha Penuntut Balas
82. Al 'Afuw (الْعَفُوُّ) - Yang Maha Pemaaf
83. Ar Ra’uf (الرَّؤُوْفُ) - Yang Maha Pengasih
84. Malikul mulk (مَالِكُ الْمُلْكِ) - Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)
85. Dzul Jalali wal Ikram (ذُوْ الْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ) - Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86. Al Muqsith (الْمُقْسِطُ) - Yang Maha Adil
87. Al Jami' (الْجَامِعُ) - Yang Maha Mengumpulkan
88. Al Ghaniyy (الْغَنِيُّ) - Yang Maha Berkecukupan
89. Al Mughni (الْمُغْنِيْ) - Yang Maha Memberi Kekayaan
90. Al Mani' (الْمَانِعُ) - Yang Maha Mencegah
91. Adl Dhar (الضَّارُ) - Yang Maha Memberi Derita
92. An Nafi' (النَّافِعُ) - Yang Maha Memberi Manfaat
93. An Nur (النُّوْرُ) - Yang Maha Memberi Bercahaya
94. Al Hadi (الْهَادِيْ) - Yang Maha Pemberi Petunjuk
95. Al Badi' (الْبَدِيْعُ) - Yang Maha Pencipta
96. Al Baqi (الْبَاقِيْ) - Yang Maha Kekal
97. Al Warits (الْوَارِثُ) - Yang Maha Pewaris
98. Ar Rasyad (الرَّشِيْدُ) - Yang Maha Pandai
99. Ash Shabar (الصَّبُوْرُ) - Yang Maha Sabar
Baca juga: Al Jabbar dalam Asmaul Husna: Arti, Dalil, dan Doa Lengkap
Allah mempunyai Nama-nama yang Maha Indah untuk 'memperkenalkan' Dirinya kepada manusia. Dengan mengetahui Asmaul Husna, manusia dapat memahami keagungan Allah SWT yang tak terhingga.
Allah mempunyai sifat-sifat yang tidak dimiliki oleh selain-Nya. Ini menunjukkan bahwa Allah SWT adalah Penguasa Tunggal dari alam semesta. Tidak ada yang mampu menyamai dan menandingi-Nya.
Pemahaman tentang Asmaul Husna akan menambah keimanan dan pengakuan sebagai hamba bahwa manusia tidak berdaya tanpa kasih sayang dang pertolongan Allah SWT.
Dalam Al Quran Allah SWT sudah menjelaskan bahwa Asmau Husna bisa digunakan sebagai sarana berdoa kepada Allah SWT. Ini ditegaskan dalam Al Quran surat Al A'raf ayat 180.
وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Artinya: "Allah mempunyai asmaul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan" (Q.S. Al A'raf: 180).
Ketika manusia ingin meminta kekayaan atau rezeki, maka bisa mengawali doa dengan menyebut Nama Allah Al Ghaniyy (Maha Kaya) dan Ar Razaq (Maha Pemberi Rezeki).
Khasiat Asmaul Husna lainnya adalah sebagai dzikir harian. Dengan menyebut Nama-nama Allah yang Indah, hati akan menjadi tenang dan diliputi keberkahan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang