Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Langkah Praktis Bersyukur kepada Allah SWT untuk Hidup Lebih Berkah

Kompas.com, 15 Januari 2026, 14:09 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Allah SWT mencurahkan nikmat yang begitu banyak kepada manusia. Bersyukur adalah cara untuk berterimakasih atas semua nikmat yang telah dicurahkan. Dengan bersyukur, Allah SWT akan menambahkan nikmat yang diberikan.

Dalam Al Quran surat Ibrahim ayat 7 Allah SWT berfirman: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.’” (Q.S. Ibrahim: 7).

Baca juga: Tanda Dicabutnya Rasa Syukur dari Diri Seorang Muslim

Apa Itu Bersyukur?

Secara Bahasa, kata syukur berasal dari bahasa Arab syukr yang berarti berterima kasih, memuji, atau mengakui kebaikan. Bersyukur juga bermakna menampakkan nikmat yang diterima, baik melalui ucapan maupun tindakan.

Lawan dari syukur adalah kufur nikmat, yaitu mengingkari atau menyalahgunakan nikmat yang telah Allah berikan untuk dosa dan kemaksiatan.

Bersyukur secara sempurna mempunyai tiga cakupan, yaitu:

  • Mengakui nikmat Allah dengan hati
  • Memuji Allah dengan lisan
  • Menggunakan nikmat sesuai perintah Allah melalui perbuatan.

7 Langkah Praktis Bersyukur

Berikut ini 7 langkah praktis bersyukur yang bisa diamalkan agar nikmat semakin banyak dan tidak berubah menjadi musibah.

1. Menyadari bahwa Semua Nikmat Berasal dari Allah SWT

Langkah pertama bersyukur adalah menyadari bahwa segala nikmat, baik besar maupun kecil, berasal dari Allah SWT. Nikmat tidak hanya berwujud harta benda, tetapi juga mencakup kesehatan, waktu luang, keluarga, dan iman sebagai nikmat terbesar.

Kesadaran ini akan menumbuhkan sikap rendah hati dan menjauhkan diri dari sifat sombong.

Baca juga: Kumpulan Doa Syukur Nikmat Lengkap dengan Terjemahannya

2. Mengucapkan Syukur dengan Lisan

Mengucapkan Alhamdulillah adalah bentuk syukur paling sederhana. Mengucapkan Alhamdulillah adalah langkah paling praktis dalam bersyukur. Langkah ini ringan dan mudah dikerjakan tetapi mempunyai makna mendalam, yaitu sebuah ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

3. Menggunakan Nikmat untuk Ketaatan

Salah satu cara mensyukuri nikmat yang paling utama adalah menggunakan nikmat tersebut untuk ketaatan dan kebaikan. Nikmat ilmu untuk diajarkan, nikmat harta untuk disedekahkan sebagian, nikmat iman untuk ketaatan.

Nikmat yang digunakan untuk maksiat justru menjadi sebab hilangnya keberkahan dan akan mendatangkan murka dan azab Allah SWT.

4. Menjauhi Maksiat sebagai Bentuk Syukur

Sebagai kelanjutan dari mempergunakan nikmat untuk ketaatan, maka menjauhkan diri dari maksiat merupakan bentuk syukur yang sangat luar biasa.

Ketika semua peluang untuk bermaksiat tersedia, tetapi seseorang mampu menahannya dalam ketaatan, itu merupakan bentuk bersyukur yang luar biasa.

5. Bersyukur dalam Keadaan Sulit

Di dalam kondisi yang serba sulit, bersyukur tetap bisa dilakukan karena pastinya Allah SWT tidak mencabut nikmat yang diberikan. Dengan bersyukur dan bersabar di masa sulit, Allah SWT akan memberikan pertolongan untuk keluar dari kesulitan tersebut.

Baca juga: Khutbah Jumat: Korelasi Syukur, Sabar, Meminta Maaf, dan Memaafkan

6. Memperbanyak Amal Sholeh

Amal sholeh adalah bukti nyata rasa syukur seorang hamba. Sholat tepat waktu, membaca Al Quran, membantu sesama, dan melaksanakan amal-amal sunnah lainnya adalah bentuk syukur yang disukai Allah SWT.

Semakin banyak amal saleh, semakin besar pula keberkahan hidup yang dirasakan.

7. Merenungkan Setiap Nikmat Allah SWT

Merenungkan setiap nikmat yang diberikan juga merupakan bentuk syukur. Dengan merenungkan setiap nikmat, manusia akan menyadari bahwa ia adalah makhluk yang tidak berdaya. Apa yang dipunya semata-mata atas belas kasih dari Allah SWT.

Penutup

Bersyukur kepada Allah SWT adalah kunci hidup yang lebih berkah dan bermakna. Dengan menerapkan 7 langkah praktis bersyukur, seorang muslim akan merasakan ketenangan batin, kelapangan rezeki, dan kedekatan dengan Allah SWT.

Seseorang yang bersyukur tidak akan pernah merasakan kesusahan yang teramat sangat karena Allah SWT selalu melimpahkan nikmat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar