Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan

Kompas.com, 20 Januari 2026, 05:47 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Bulan Sya’ban menempati posisi penting dalam kalender Islam karena menjadi pengantar menuju Ramadhan, bulan yang sarat dengan keberkahan dan ampunan.

Momentum awal bulan Sya’ban kerap dimanfaatkan umat Islam untuk memperbanyak doa sebagai bentuk persiapan spiritual sebelum memasuki Ramadhan.

Doa awal bulan Sya’ban menjadi ikhtiar batin agar ibadah di bulan-bulan berikutnya dapat dijalani dengan hati yang lebih bersih dan niat yang lebih kuat.

Baca juga: Akhir Bulan Rajab Tinggal Hitungan Hari, Ini Jadwal Awal Syaban 1447 H dan Keutamaannya

Keutamaan Bulan Sya’ban dalam Islam

Sya’ban merupakan bulan kedelapan dalam penanggalan Hijriah yang berada di antara Rajab dan Ramadhan. Posisi ini menjadikan Sya’ban memiliki keistimewaan tersendiri dalam ajaran Islam.

Dilansir dari laman Baznas, sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal perbuatan manusia kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Bulan Sya’ban adalah bulan di mana amal perbuatan manusia diangkat kepada Allah, dan aku ingin amalku diangkat dalam keadaan aku berpuasa” (HR An-Nasa’i).

Hadis ini menjadi dasar anjuran untuk meningkatkan kualitas ibadah, terutama sejak awal bulan Sya’ban.

Kesadaran akan keutamaan tersebut mendorong umat Islam untuk mengawali Sya’ban dengan doa, agar setiap amal yang dilakukan memperoleh keberkahan dan diterima oleh Allah SWT.

Baca juga: Allahumma Bariklana fi Rajaba wa Sya’bana wa Balighna Ramadhan, Doa dan Maknanya

Doa Awal Bulan Sya’ban dan Maknanya

Salah satu doa yang lazim dibaca saat memasuki bulan Sya’ban adalah:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya, “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.”

Doa ini mengandung beberapa makna penting. Permohonan keberkahan mencerminkan harapan agar seluruh aktivitas ibadah di bulan Sya’ban bernilai kebaikan.

Ungkapan permintaan agar dipertemukan dengan Ramadhan menunjukkan kesadaran bahwa usia dan kesempatan beribadah sepenuhnya berada dalam kehendak Allah SWT.

Doa awal bulan Sya’ban juga berfungsi sebagai pengingat agar umat Islam tidak melewati bulan ini tanpa persiapan, baik secara spiritual maupun moral, sebelum memasuki Ramadhan.

Baca juga: Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Ini Kalender dan Amalan Utamanya

Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Sya’ban

Selain membaca doa awal bulan Sya’ban, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunnah sebagai bentuk persiapan menyambut Ramadhan.

Rasulullah SAW dikenal sering melaksanakan puasa sunnah di bulan Sya’ban. Aisyah RA meriwayatkan bahwa ia tidak pernah melihat Nabi berpuasa sunnah sebanyak di bulan ini (HR Bukhari dan Muslim).

Puasa sunnah Sya’ban menjadi latihan fisik dan mental sebelum menjalani puasa wajib Ramadhan.

Amalan lain yang dianjurkan adalah memperbanyak zikir dan istighfar.

Baca juga: Kapan Waktu Terakhir Ganti Puasa Ramadhan? Ini Aturan Qadha Menurut Islam

Sya’ban dipandang sebagai momentum introspeksi diri dan permohonan ampun atas dosa-dosa yang telah lalu, sehingga Ramadhan dapat dijalani dengan hati yang lebih tenang.

Sedekah dan amal sosial juga dianjurkan pada bulan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Membersihkan hati melalui kebaikan sosial dinilai dapat memperkuat makna ibadah personal.

Selain itu, memperbaiki hubungan dengan sesama manusia menjadi bagian penting dari persiapan spiritual.

Sya’ban sering dimanfaatkan untuk saling memaafkan agar tidak membawa beban batin saat memasuki Ramadhan.

Membaca Alquran sejak bulan Sya’ban juga dianjurkan sebagai latihan agar lebih konsisten berinteraksi dengan Alquran di bulan Ramadhan.

Baca juga: Ramadhan 2026: Daftar Ibadah Utama yang Dianjurkan Umat Islam

Menyambut Ramadhan dengan Doa dan Persiapan

Bulan Sya’ban memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk menata ulang niat dan kualitas ibadah.

Membaca doa awal bulan Sya’ban bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kesungguhan dalam mempersiapkan diri menyambut Ramadhan.

Dengan memperbanyak doa, zikir, dan amal kebaikan sejak Sya’ban, umat Islam diharapkan dapat memasuki Ramadhan dalam kondisi spiritual yang lebih siap.

Harapannya, Allah SWT memberikan keberkahan di bulan Sya’ban dan menyampaikan umat-Nya ke Ramadhan dalam keadaan penuh rahmat dan ampunan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kurban 7 Kambing vs 1 Sapi, Mana Lebih Besar Pahalanya? Ini Kata Ulama
Kurban 7 Kambing vs 1 Sapi, Mana Lebih Besar Pahalanya? Ini Kata Ulama
Aktual
Apa Itu Hadyu? Ini Hukum, Jenis, dan Syaratnya dalam Haji
Apa Itu Hadyu? Ini Hukum, Jenis, dan Syaratnya dalam Haji
Aktual
Mengapa Shalat Jumat Pertama di Lembah? Ini Kisah Wadi Ranuna
Mengapa Shalat Jumat Pertama di Lembah? Ini Kisah Wadi Ranuna
Aktual
Imigrasi Gagalkan 13 WNI Haji Ilegal, Pengawasan Diperketat
Imigrasi Gagalkan 13 WNI Haji Ilegal, Pengawasan Diperketat
Aktual
Asal-usul Merpati di Makkah, Benarkah Tak Pernah Kotori Ka'bah?
Asal-usul Merpati di Makkah, Benarkah Tak Pernah Kotori Ka'bah?
Aktual
Masuk Makkah Kini Wajib Izin, Ini 6 Golongan yang Dikecualikan
Masuk Makkah Kini Wajib Izin, Ini 6 Golongan yang Dikecualikan
Aktual
Kapan Shalat Jumat Pertama Kali Dilaksanakan? Berawal dari Hijrah Nabi
Kapan Shalat Jumat Pertama Kali Dilaksanakan? Berawal dari Hijrah Nabi
Aktual
3 Kali Tinggalkan Shalat Jumat, Benarkah Jadi Kafir? Ini Peringatan Rasulullah
3 Kali Tinggalkan Shalat Jumat, Benarkah Jadi Kafir? Ini Peringatan Rasulullah
Doa dan Niat
Arab Saudi Tembus Misi Bulan NASA, 1.000 Peserta Ikuti Seminar Artemis II
Arab Saudi Tembus Misi Bulan NASA, 1.000 Peserta Ikuti Seminar Artemis II
Aktual
7 Sunnah Sebelum Shalat Jumat yang Sering Terlewat, Ini Dalilnya
7 Sunnah Sebelum Shalat Jumat yang Sering Terlewat, Ini Dalilnya
Aktual
Bacaan Doa Khutbah Jumat Lengkap: Pembuka, Penutup, dan Tata Caranya
Bacaan Doa Khutbah Jumat Lengkap: Pembuka, Penutup, dan Tata Caranya
Doa dan Niat
Arti Labbaik Allahumma Labbaik, Waktu Membaca, dan Rahasia di Baliknya
Arti Labbaik Allahumma Labbaik, Waktu Membaca, dan Rahasia di Baliknya
Doa dan Niat
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Ibadah Haji, Ora Mung Lunga, Nanging Ngganti Diri
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Ibadah Haji, Ora Mung Lunga, Nanging Ngganti Diri
Aktual
Khutbah Jumat Dzulqadah: Keutamaan Bulan Haram dan Momentum Muhasabah Diri
Khutbah Jumat Dzulqadah: Keutamaan Bulan Haram dan Momentum Muhasabah Diri
Aktual
3 Fakta Penting di Masjid Nabawi yang Wajib Diketahui Jemaah Haji, Nomor 1 Sering Disalahpahami!
3 Fakta Penting di Masjid Nabawi yang Wajib Diketahui Jemaah Haji, Nomor 1 Sering Disalahpahami!
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com