Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Persiapan Menyambut Datangnya Ramadhan 2026 Agar Ibadah Lebih Optimal

Kompas.com, 19 Januari 2026, 20:30 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Bulan Ramadhan 2026 tinggal menghitung hari. Diperkirakan kurang dari 30 hari lagi, umat Islam akan kembali dipertemukan dengan bulan suci yang penuh keberkahan, ampunan, dan pahala berlipat ganda. Oleh karena itu, persiapan menyambut Ramadhan perlu dilakukan sejak dini agar bulan mulia ini tidak berlalu begitu saja tanpa makna.

Tanpa persiapan yang matang, Ramadhan bisa berubah menjadi rutinitas tahunan semata: menahan lapar dan dahaga tanpa peningkatan kualitas iman dan takwa. Inilah sebabnya para ulama sejak dahulu telah menasihatkan agar umat Islam mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum Ramadhan tiba.

Bulan Rajab menjadi momentum yang sangat tepat untuk mulai berbenah. Setidaknya, terdapat lima aspek utama persiapan Ramadhan yang perlu diperhatikan agar ibadah di bulan suci berjalan optimal dan bernilai maksimal di sisi Allah SWT.

Baca juga: Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Tips Melatih Anak Semangat Berpuasa

1. Persiapan Ruhiyyah (Spiritual)

Persiapan ruhiyyah berarti mempersiapkan hati dan jiwa untuk menyambut Ramadhan. Jiwa yang bersih akan melahirkan ketaatan, kekhusyukan, dan keikhlasan dalam beribadah.

Langkah awal persiapan ruhiyyah adalah tazkiyatun nafs, yakni menyucikan jiwa dengan:

  • Taubat nasuha atas dosa-dosa yang telah lalu
  • Memperbanyak istighfar dan dzikir
  • Menjauhi maksiat, baik yang tampak maupun tersembunyi

Hati yang bersih akan memudahkan seseorang menikmati setiap ibadah Ramadhan, bukan menjalaninya dengan keterpaksaan.

2. Persiapan ‘Amaliyyah (Amalan dan Ibadah)

Persiapan ‘amaliyyah adalah melatih diri agar siap beribadah secara maksimal selama Ramadhan. Ibadah yang dilatih sejak sebelum Ramadhan akan terasa lebih ringan ketika bulan suci tiba.

Beberapa bentuk persiapan amaliyyah antara lain:

  • Memperbaiki kualitas sholat wajib
  • Menambah sholat sunnah
  • Membiasakan membaca Al-Qur’an setiap hari
  • Memperbanyak amal kebaikan dan sedekah

Selain itu, penting untuk menetapkan target ibadah Ramadhan, seperti target khatam Al-Qur’an, sedekah harian, atau qiyamul lail. Dengan target yang jelas, Ramadhan akan lebih terarah dan produktif.

Baca juga: Hitung Mundur Ramadhan 2026: Awal Puasa Diprediksi 18 atau 19 Februari

3. Persiapan ‘Ilmiyyah (Ilmu)

Persiapan ‘ilmiyyah berarti membekali diri dengan ilmu seputar Ramadhan. Banyak beredar hadits lemah bahkan palsu tentang Ramadhan yang masih dipercaya masyarakat.

Dengan ilmu, inilah manfaat yang didapatkan:

  • Ibadah menjadi sesuai tuntunan Rasulullah SAW
  • Dapat membedakan amalan yang dianjurkan dan yang tidak berdasar
  • Mengetahui prioritas ibadah selama Ramadhan

Sebagai contoh, waktu menjelang berbuka puasa seharusnya diisi dengan doa dan tilawah Al-Qur’an, bukan sekadar bermain gawai tanpa manfaat.

Ibadah tanpa ilmu berpotensi sia-sia, bahkan bisa tertolak. Oleh karena itu, belajar fiqih puasa dan keutamaan Ramadhan adalah bagian penting dari persiapan.

4. Persiapan Jasadiyyah (Fisik dan Kesehatan)

Puasa Ramadhan membutuhkan fisik yang sehat dan kuat. Kondisi tubuh yang prima akan sangat membantu kelancaran ibadah puasa, sholat malam, dan aktivitas kebaikan lainnya.

Persiapan jasadiyyah dapat dilakukan dengan:

  • Membiasakan puasa sunnah
  • Menjaga pola makan sehat
  • Rutin berolahraga ringan
  • Mengatur waktu istirahat

Fisik yang terlatih akan membuat puasa Ramadhan terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Baca juga: Ramadhan 2026: Daftar Ibadah Utama yang Dianjurkan Umat Islam

5. Persiapan Maliyyah (Keuangan dan Harta)

Persiapan maliyyah berarti mengelola dan menyiapkan harta untuk kebutuhan Ramadhan. Umumnya, pengeluaran di bulan Ramadhan meningkat, baik untuk konsumsi maupun ibadah sosial.

Di bulan Ramadhan, harta bisa menjadi ladang pahala melalui:

  • Sedekah dan infak
  • Memberi makan orang yang berbuka puasa
  • Mencukupi kebutuhan keluarga
  • Membahagiakan keluarga dengan cara yang wajar

Manajemen keuangan yang baik akan menjadikan Ramadhan sebagai bulan kebahagiaan, bukan beban.

Penutup

Seluruh persiapan menyambut Ramadhan bertujuan agar ibadah di bulan suci dapat dijalani secara optimal dan berkualitas. Ramadhan adalah sarana pembinaan diri menuju derajat takwa.

Orang yang benar-benar mempersiapkan diri untuk Ramadhan akan meraih hasil maksimal, sebagaimana tujuan utama puasa: la‘allakum tattaqun—agar menjadi manusia yang bertakwa.

Dengan takwa, Allah SWT menjanjikan kemuliaan di sisi-Nya, kelapangan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka, serta jalan keluar dari setiap permasalahan hidup.

Semoga kita semua diberi kesempatan dan kemampuan untuk menyambut Ramadhan 2026 dengan persiapan terbaik.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar