Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keutamaan Puasa Nisfu Syaban, Amalan Sunnah dengan Keistimewaan Ampunan Allah

Kompas.com, 3 Februari 2026, 07:32 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Puasa Nisfu Syaban menjadi salah satu amalan sunnah yang banyak dilakukan umat Islam pada pertengahan bulan Sya’ban.

Ibadah ini dikerjakan pada tanggal 15 Sya’ban sebagai bagian dari rangkaian amalan menjelang Ramadhan.

Ulama menjelaskan bahwa puasa Nisfu Syaban berkaitan dengan momentum diangkatnya amal manusia dan dibukanya pintu ampunan Allah SWT.

Keutamaan puasa Nisfu Syaban juga tercermin dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW yang membahas keistimewaan bulan Sya’ban.

Baca juga: Doa- doa Malam Nisfu Syaban 2026 yang Dianjurkan Sesuai Sunnah

Keutamaan Puasa Nisfu Syaban: Momentum Ampunan Allah SWT

Dilansir dari laman Baznas, salah satu keutamaan puasa Nisfu Syaban berkaitan dengan turunnya ampunan Allah SWT pada malam pertengahan bulan Sya’ban.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Ash’ari, Rasulullah SAW bersabda:

“Pada malam pertengahan bulan Sya'ban, Allah melihat hamba-hamba-Nya dan mengampuni dosa-dosa mereka kecuali orang yang musyrik atau yang bermusuhan.”

Hadis tersebut menjadi dasar anjuran memperbanyak ibadah pada Nisfu Syaban, termasuk menjalankan puasa sunnah sebagai bentuk taubat dan pembersihan diri.

Bulan Sya’ban sebagai Waktu Diangkatnya Amal

Bulan Sya’ban memiliki kedudukan khusus dalam Islam karena pada bulan ini amal-amal manusia dilaporkan kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Bulan Sya'ban adalah bulan di mana amal-amal diangkat kepada Allah, dan aku ingin amal-amalku diangkat dalam keadaan berpuasa.”

Puasa Nisfu Syaban dipandang sebagai salah satu bentuk amal yang sejalan dengan sunnah Rasulullah SAW dalam menyambut proses pengangkatan amal tersebut.

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban 2026: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya

Persiapan Spiritual Menjelang Ramadhan

Puasa Nisfu Syaban juga berfungsi sebagai persiapan fisik dan spiritual sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Kebiasaan berpuasa di bulan Sya’ban membantu umat Islam menyesuaikan ritme ibadah sehingga lebih siap menjalani puasa wajib selama satu bulan penuh.

Latihan menahan lapar dan haus sejak Sya’ban diharapkan meningkatkan kekhusyukan ibadah pada Ramadhan.

Menanamkan Rasa Syukur dan Kesadaran Diri

Melalui puasa Nisfu Syaban, umat Islam diajak merenungkan nikmat waktu dan kesempatan yang masih diberikan Allah SWT.

Kondisi menahan diri selama berpuasa menjadi sarana refleksi untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Kesadaran ini memperkuat nilai syukur serta mendorong peningkatan kualitas ibadah secara berkelanjutan.

Baca juga: Puasa Nisfu Syaban Tinggal Hitungan Hari, Ini Niat dan Amalan Istimewa

Meneladani Sunnah Rasulullah SAW

Puasa sunnah di bulan Sya’ban merupakan amalan yang dicontohkan Rasulullah SAW. Menjalankan puasa Nisfu Syaban menjadi bagian dari upaya meneladani kebiasaan Nabi dalam memperbanyak puasa sebelum Ramadhan.

Keteladanan tersebut memperkuat landasan keutamaan puasa Nisfu Syaban dalam praktik ibadah umat Islam.

Manfaat Puasa Nisfu Syaban bagi Kehidupan Muslim

Puasa Nisfu Syaban memberikan manfaat spiritual berupa peningkatan ketakwaan dan pengendalian hawa nafsu. Ibadah ini juga menjadi sarana introspeksi untuk membersihkan diri dari dosa-dosa sebelum memasuki bulan suci.

Selain itu, pengalaman menahan lapar dan haus mendorong empati sosial terhadap mereka yang hidup dalam keterbatasan.

Tata Cara Melaksanakan Puasa Nisfu Syaban

Pelaksanaan puasa Nisfu Syaban diawali dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT. Sahur dianjurkan sebagai bentuk mengikuti sunnah dan menjaga kekuatan fisik selama berpuasa.

Selama puasa, umat Islam dianjurkan menjaga perilaku, memperbanyak ibadah, serta memanjatkan doa, terutama pada malam Nisfu Syaban yang dikenal sebagai waktu penuh keberkahan.

Hikmah Puasa Nisfu Syaban

Puasa Nisfu Syaban mengandung hikmah sebagai sarana pembersihan hati dan penguatan kesiapan spiritual. Momentum ini menjadi pengingat penting untuk memperbaiki diri sebelum datangnya Ramadhan.

Keutamaan puasa Nisfu Syaban menjadikannya salah satu ibadah sunnah yang bernilai tinggi dalam tradisi Islam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com