Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa- doa Malam Nisfu Syaban 2026 yang Dianjurkan Sesuai Sunnah

Kompas.com, 2 Februari 2026, 19:56 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Doa malam Nisfu Syaban menjadi amalan yang banyak dicari umat Islam pada malam ke-15 bulan Syaban karena diyakini sebagai momentum turunnya rahmat dan ampunan Allah SWT.

Malam Nisfu Syaban dimanfaatkan umat Muslim untuk memperbanyak doa, shalat sunnah, zikir, dan amal kebaikan.

Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa pada malam tersebut Allah SWT membuka pintu pengampunan bagi seluruh hamba-Nya, kecuali bagi mereka yang melakukan dosa besar tertentu.

Artikel ini mengulas doa malam Nisfu Syaban yang dianjurkan sesuai sunnah, keutamaannya dalam Islam, serta amalan pendukung yang lazim dilakukan umat Islam.

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban 2026: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya

Keutamaan Doa Malam Nisfu Syaban

Malam Nisfu Syaban dikenal sebagai salah satu malam yang memiliki keutamaan besar dalam tradisi Islam.

Dalam hadis yang diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal, Rasulullah SAW bersabda:

"Allah melihat kepada seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu mengampuni dosa-dosanya kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan." (HR. Ibnu Majah).

Hadis tersebut menjadi dasar anjuran memperbanyak doa malam Nisfu Syaban sebagai bentuk permohonan ampunan dan rahmat.

Malam ini juga dipahami sebagai waktu introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, serta menyelesaikan konflik dengan sesama manusia.

Bagi sebagian umat Islam, malam Nisfu Syaban dimanfaatkan sebagai persiapan spiritual menjelang datangnya bulan Ramadhan.

Baca juga: Keutamaan Doa Nabi Yunus di Malam Nisfu Syaban, Ini Rahasianya

Doa-Doa Malam Nisfu Syaban yang Dianjurkan

Doa Memohon Ampunan

Salah satu doa malam Nisfu Syaban yang umum dibaca adalah doa memohon ampunan dan rahmat Allah SWT.

“Allahumma ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu, berilah aku kekuatan untuk berbuat kebaikan, dan hindarkan aku dari perbuatan yang Engkau murkai.”

Doa ini dapat dibaca setelah shalat sunnah atau pada waktu lain sepanjang malam Nisfu Syaban.

Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

Doa berikut juga sering diamalkan pada malam Nisfu Syaban karena mencakup permohonan kebaikan secara menyeluruh.

Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah waqina adzabannar.

Doa tersebut mencerminkan harapan akan keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat.

Doa Memohon Ketetapan Takdir yang Baik

Malam Nisfu Syaban kerap dikaitkan dengan pencatatan takdir tahunan.

Umat Islam dianjurkan membaca doa berikut untuk memohon ketetapan hidup yang baik.

“Ya Allah, tetapkanlah aku di antara hamba-Mu yang Engkau rahmati, yang mendapatkan kebaikan dan keberkahan dalam hidup ini.”

Doa Memohon Keimanan yang Kuat

Keimanan menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim.

Doa berikut dianjurkan dibaca sebagai bagian dari doa malam Nisfu Syaban.

Allahumma tsabbit qalbi ‘ala dinika.”

Baca juga: Doa Malam Nisfu Syaban: Amalan di Waktu Penuh Ampunan

Doa Memohon Keberkahan Hidup

Rasa syukur atas rezeki juga menjadi bagian penting dari doa malam Nisfu Syaban.

Allahumma barik lana fi ma razaqtana waqina ‘adzabannar.

Amalan Pendukung pada Malam Nisfu Syaban

Selain membaca doa malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan mengisi malam tersebut dengan berbagai amalan ibadah.

Shalat sunnah, terutama shalat tahajud, menjadi salah satu amalan yang sering dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali dengan niat yang berbeda juga menjadi tradisi yang berkembang di sebagian masyarakat Muslim.

Zikir dan istighfar dianjurkan untuk memperbanyak permohonan ampunan dan membersihkan diri dari dosa.

Sedekah dipandang sebagai amalan yang dapat mendatangkan keberkahan hidup.

Memperbaiki hubungan dengan sesama dan saling memaafkan juga ditekankan sebagai bagian dari pengamalan nilai malam Nisfu Syaban.

Baca juga: Bulan Purnama Snow Moon Februari 2026, Ini Doa yang Dianjurkan Saat Melihatnya

Makna Doa Malam Nisfu Syaban bagi Kehidupan Spiritual

Memahami makna doa malam Nisfu Syaban membantu meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah.

Doa menjadi wujud pengakuan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT.

Pembacaan doa dengan kesadaran makna diyakini dapat memperkuat hubungan spiritual antara manusia dan Tuhannya.

Malam Nisfu Syaban juga menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati dan memperbaiki niat dalam menjalani kehidupan.

Doa malam Nisfu Syaban merupakan salah satu amalan yang dianjurkan untuk memperbanyak permohonan ampunan dan rahmat Allah SWT.

Melalui doa, shalat, zikir, sedekah, dan perbaikan hubungan sosial, malam Nisfu Syaban dapat dimanfaatkan sebagai momentum introspeksi dan persiapan spiritual menuju Ramadhan.

Pemanfaatan malam Nisfu Syaban secara optimal diharapkan dapat memperkuat keimanan dan membawa keberkahan dalam kehidupan umat Islam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
MUI Desak Pemerintah Tinjau Ulang Keterlibatan di Board of Peace, Soroti Krisis Palestina yang Kian Memburuk
MUI Desak Pemerintah Tinjau Ulang Keterlibatan di Board of Peace, Soroti Krisis Palestina yang Kian Memburuk
Aktual
Bingung Pilih Outfit HalalbiHalal? 4 Inspirasi Dress Simple nan Elegan Ini Bikin Tampil Fresh Seketika
Bingung Pilih Outfit HalalbiHalal? 4 Inspirasi Dress Simple nan Elegan Ini Bikin Tampil Fresh Seketika
Aktual
Satu Syawal, Banyak Tafsir, Satu Tujuan
Satu Syawal, Banyak Tafsir, Satu Tujuan
Aktual
Masih Ada yang Tak Mampu Beli Kafan, Dedi Mulyadi Tahan Tangis, Minta Maaf di Hari Lebaran
Masih Ada yang Tak Mampu Beli Kafan, Dedi Mulyadi Tahan Tangis, Minta Maaf di Hari Lebaran
Aktual
4 Perang Besar di Bulan Syawal dalam Sejarah Islam, dari Perang Uhud hingga Thaif
4 Perang Besar di Bulan Syawal dalam Sejarah Islam, dari Perang Uhud hingga Thaif
Aktual
Cerita Warga Banten Rela ke Medan demi Shalat Id di Masjid Bersejarah
Cerita Warga Banten Rela ke Medan demi Shalat Id di Masjid Bersejarah
Aktual
Takbiran Tanpa Petasan, “Gantara” di Salatiga Ubah Malam Lebaran Jadi Panggung Budaya
Takbiran Tanpa Petasan, “Gantara” di Salatiga Ubah Malam Lebaran Jadi Panggung Budaya
Aktual
Cerita di Tengah Takbir, Warga Rayakan Lebaran dengan Cara Sederhana namun Bermakna
Cerita di Tengah Takbir, Warga Rayakan Lebaran dengan Cara Sederhana namun Bermakna
Aktual
Ribuan Umat Muslim Shalat Ied di Pelabuhan Marina Labuan Bajo
Ribuan Umat Muslim Shalat Ied di Pelabuhan Marina Labuan Bajo
Aktual
Suasana Kemeriahan Pawai Obor Sambut Hari Raya Idul Fitri di Stadion Pakansari Cibinong
Suasana Kemeriahan Pawai Obor Sambut Hari Raya Idul Fitri di Stadion Pakansari Cibinong
Aktual
Pesan Bupati Karawang pada Idul Fitri 2026, Tekankan Komitmen Jalankan Program Prioritas
Pesan Bupati Karawang pada Idul Fitri 2026, Tekankan Komitmen Jalankan Program Prioritas
Aktual
 Jejak Tiga Datok Pembawa Islam di Luwu dan Cahaya Obor  Malam Takbiran yang Menjaga Ingatan
Jejak Tiga Datok Pembawa Islam di Luwu dan Cahaya Obor Malam Takbiran yang Menjaga Ingatan
Aktual
3 Amalan Sunnah di Bulan Syawal: Puasa, Iktikaf, hingga Menikah
3 Amalan Sunnah di Bulan Syawal: Puasa, Iktikaf, hingga Menikah
Aktual
Bolehkah Menggabungkan Puasa Qadha dan Puasa Syawal? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Ulama
Bolehkah Menggabungkan Puasa Qadha dan Puasa Syawal? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Ulama
Aktual
Puasa Syawal: Hukum, Niat, dan Tata Cara Menurut Ulama
Puasa Syawal: Hukum, Niat, dan Tata Cara Menurut Ulama
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com