Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Nisfu Syaban Berapa Hari 2026? Ini Niat, Doa, dan Amalan yang Dianjurkan

Kompas.com, 4 Februari 2026, 08:25 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Pertanyaan yang sering muncul menjelang pertengahan Syaban adalah: puasa Nisfu Syaban berapa hari 2026? Jawabannya sederhana: satu hari, tepat pada 15 Syaban 1447 H yang bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026.

Malam Nisfu Syaban sendiri sudah dimulai sejak Maghrib, Senin 2 Februari 2026. Di waktu inilah umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dan ibadah malam sebagai persiapan spiritual menyambut Ramadhan.

Puasa ini bersifat sunnah, namun memiliki nilai keutamaan karena berada di pertengahan bulan Syaban—bulan yang disebut dalam banyak riwayat sebagai waktu diangkatnya catatan amal kepada Allah.

Baca juga: Doa Berbuka Puasa Nisfu Syaban, Waktu Mustajab Penuh Keutamaan

Niat Puasa Nisfu Syaban

Niat cukup di hati, tetapi boleh dilafalkan untuk membantu kekhusyukan.

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ نِصْفِ شَعْبَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati nisfi sya‘bāna lillāhi ta‘ālā

Artinya:

“Saya niat puasa sunnah Nisfu Syaban esok hari karena Allah Ta’ala.”

Dibaca pada malam hari atau sebelum Subuh.

Doa Malam Nisfu Syaban yang Populer Dibaca

Banyak ulama menganjurkan memperbanyak doa pada malam ini. Salah satu doa yang masyhur dibaca adalah:

Arab:
اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مَطْرُودًا أَوْ مُقْتَرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَإِقْتَارَ رِزْقِي...

Intinya berisi permohonan agar catatan takdir yang buruk dihapus dan diganti dengan kebaikan, kelapangan rezeki, dan ampunan.

Amalan yang Dianjurkan di Malam Nisfu Syaban

Para ulama menganjurkan amalan umum berikut (bukan ritual khusus yang mengikat):

  • Salat malam (tahajud, hajat, taubat)
  • Membaca Al-Qur’an
  • Memperbanyak istighfar dan shalawat
  • Berdoa memohon ampunan
  • Bersedekah
  • Memperbaiki hubungan dengan sesama (silaturahmi)

Sebagian muslim juga membaca Surat Yasin tiga kali dengan niat berbeda: memohon umur berkah, rezeki halal, dan husnul khatimah. Ini tradisi yang hidup di masyarakat dan dinilai baik selama tidak dianggap wajib.

Bisa Sekalian dengan Puasa Ayyamul Bidh

Karena Nisfu Syaban bertepatan dengan tanggal 15 bulan Hijriah, puasa ini bisa diniatkan sekaligus sebagai puasa Ayyamul Bidh (13–14–15 Syaban). Jadi jika ingin, bisa berpuasa tiga hari berturut-turut: 1–3 Februari 2026.

Namun jika hanya ingin puasa Nisfu Syaban, cukup satu hari saja pada 3 Februari.

Kenapa Banyak Ulama Menganjurkannya?

Syaban adalah bulan yang sering dilalaikan, padahal Rasulullah ﷺ disebut banyak berpuasa di bulan ini. Nisfu Syaban menjadi momentum memperbanyak amal sebelum memasuki Ramadhan.

Puasa di hari itu menjadi bentuk latihan ruhani, membersihkan diri, sekaligus mempersiapkan fisik dan hati menyambut bulan suci.

Baca juga: Manfaat Puasa Nisfu Syaban: Rahasia Bersih Hati Jelang Ramadhan

Ringkasnya

  • Malam Nisfu Syaban: 2 Februari setelah Maghrib
  • Dianjurkan doa, istighfar, salat malam, baca Qur’an
  • Bisa digabung dengan puasa Ayyamul Bidh

Momen ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi kesempatan memperbanyak amal di waktu yang diyakini penuh keberkahan sebelum Ramadhan tiba.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar