Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramadhan 1447 H: Ini Doa Mustajab Saat Sahur, Berbuka, dan Lailatul Qadar

Kompas.com, 17 Februari 2026, 14:04 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

Sumber Muslim Aid

KOMPAS.com-Ramadhan 1447 Hijriah menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, termasuk doa.

Bulan suci ini dikenal sebagai bulan rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa orang yang berpuasa memiliki keutamaan khusus dan tidak tertolak.

Baca juga: 20 Ucapan Menyambut Bulan Ramadhan 2026 Penuh Makna dan Doa

Dilansir dari laman Muslim Aid, memahami doa-doa penting di bulan Ramadan menjadi bagian dari upaya memaksimalkan ibadah selama satu bulan penuh.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.’ Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina.” (QS. Ghaafir: 60)

Ayat ini menegaskan bahwa doa adalah inti dari ibadah dan bentuk ketundukan seorang hamba kepada Tuhannya.

Doa Saat Sahur, Waktu Penuh Keberkahan

Sahur bukan sekadar waktu makan sebelum berpuasa.

Waktu ini termasuk saat mustajab untuk memohon ampun dan petunjuk Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sahur itu penuh berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya walau hanya dengan seteguk air.” (HR. Bukhari)

Meski tidak ada doa khusus yang ditetapkan saat sahur, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar dan doa pribadi.

Waktu menjelang fajar menjadi kesempatan berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga: Bulan Purnama Snow Moon Februari 2026, Ini Doa yang Dianjurkan Saat Melihatnya

Doa Berbuka Puasa yang Dianjurkan

Salah satu waktu paling mustajab dalam Ramadan adalah saat berbuka puasa.

Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut ketika berbuka:

“Dzahaba azh-zhama’u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insya Allah.”

“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.” (HR. Abu Dawud)

Doa ini bukan sekadar ungkapan syukur setelah menahan lapar dan dahaga.

Kalimat tersebut juga mengandung keyakinan bahwa setiap pengorbanan dalam puasa bernilai pahala di sisi Allah SWT.

Doa Lailatul Qadar yang Paling Dianjurkan

Sepuluh malam terakhir Ramadan memiliki keutamaan besar karena terdapat Lailatul Qadar.

Malam ini lebih baik dari seribu bulan.

Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang doa terbaik jika menjumpai Lailatul Qadar.

Beliau menjawab dengan doa berikut:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi)

Doa ini menekankan permohonan ampun sebagai inti harapan seorang hamba di malam yang penuh kemuliaan.

Baca juga: Kumpulan Doa Nisfu Syaban 2026: Keutamaan dan Amalan yang Dianjurkan

Doa-Doa Umum yang Dianjurkan Selama Ramadan

Selain doa khusus pada waktu tertentu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dari Al-Qur’an dan Sunnah.

Salah satunya adalah doa kebaikan dunia dan akhirat:

Rabbana atina fid-dunya hasanatan wa fil-akhirati hasanatan wa qina ‘adzaban-nar.”

“Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

Doa lainnya untuk keteguhan dalam sholat:

“Rabbij‘alni muqimash-shalati wa min dzurriyati rabbana wa taqabbal du‘a.”

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan keturunanku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.”

Serta doa agar dimudahkan berdzikir dan beribadah:

Allahumma a‘inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika.”

“Ya Allah, bantulah aku untuk mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan baik.”

Baca juga: Doa Mandi Wajib Setelah Haid: Niat, Rukun, dan Tata Cara Sesuai Syariat Islam

Ramadhan, Momentum Memperkuat Hubungan dengan Allah

Doa adalah jembatan antara makhluk dan Sang Pencipta.

Ramadan menghadirkan ruang yang lebih luas untuk memperbanyak permohonan dan introspeksi diri.

Dengan menghidupkan doa saat sahur, berbuka, dan Lailatul Qadar, seorang muslim memperkuat hubungannya dengan Allah SWT.

Bulan suci ini menjadi kesempatan memperbanyak rahmat, pertumbuhan spiritual, dan limpahan pahala.

Semoga Ramadhan kali ini dipenuhi doa yang tulus dan ibadah yang khusyuk, serta Allah SWT menerima seluruh permohonan hamba-Nya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
PBNU soal Penyiraman Air Keras: Tindakan Berbahaya, Tak Boleh Terulang
PBNU soal Penyiraman Air Keras: Tindakan Berbahaya, Tak Boleh Terulang
Aktual
PBNU Soroti Adanya Dugaan Makar, Dinilai Bahayakan Bangsa dan Negara
PBNU Soroti Adanya Dugaan Makar, Dinilai Bahayakan Bangsa dan Negara
Aktual
PBNU Minta Wacana “War Ticket” Haji Dikaji Matang, Tekankan Aspek Keadilan
PBNU Minta Wacana “War Ticket” Haji Dikaji Matang, Tekankan Aspek Keadilan
Aktual
Wamenhaj Ungkap Skema “War Tiket Haji”, Bisa Berangkat Tanpa Antre
Wamenhaj Ungkap Skema “War Tiket Haji”, Bisa Berangkat Tanpa Antre
Aktual
Viral “War Tiket Haji”, Wamenhaj Tegaskan Bukan Kebijakan dan Masih Wacana
Viral “War Tiket Haji”, Wamenhaj Tegaskan Bukan Kebijakan dan Masih Wacana
Aktual
Calon Jemaah Haji Asal Dumai Berangkat ke Embarkasi Batam Naik Kapal Cepat, Biaya Ditanggung Pemko
Calon Jemaah Haji Asal Dumai Berangkat ke Embarkasi Batam Naik Kapal Cepat, Biaya Ditanggung Pemko
Aktual
Hukum Tidur Tengkurap dalam Islam, Mengapa Posisi Ini Harus Dihindari?
Hukum Tidur Tengkurap dalam Islam, Mengapa Posisi Ini Harus Dihindari?
Aktual
Jemaah Haji Asal Embarkasi Surabaya Terima Tiket dan Paspor di Asrama Haji, Cek Jadwal Lengkapnya
Jemaah Haji Asal Embarkasi Surabaya Terima Tiket dan Paspor di Asrama Haji, Cek Jadwal Lengkapnya
Aktual
Gus Yahya Ingatkan Ancaman Krisis Minyak, Konflik Timur Tengah Bisa Guncang Indonesia
Gus Yahya Ingatkan Ancaman Krisis Minyak, Konflik Timur Tengah Bisa Guncang Indonesia
Aktual
Urutan Wali Nikah dalam Islam serta Syarat dan Penggantinya yang Sah
Urutan Wali Nikah dalam Islam serta Syarat dan Penggantinya yang Sah
Aktual
Gus Yahya: Indonesia Harus Jadi Sahabat Semua Negara di Tengah Konflik Timur Tengah
Gus Yahya: Indonesia Harus Jadi Sahabat Semua Negara di Tengah Konflik Timur Tengah
Aktual
 Hukum Tawaf dan Sa’i dengan Skuter bagi Jemaah Haji, Ini Penjelasan Ulama
Hukum Tawaf dan Sa’i dengan Skuter bagi Jemaah Haji, Ini Penjelasan Ulama
Aktual
PBNU Apresiasi Saudi dan Negara Teluk yang Tak Balas Serangan Iran
PBNU Apresiasi Saudi dan Negara Teluk yang Tak Balas Serangan Iran
Aktual
Yahya Cholil Temui Dubes Iran hingga AS, Bahas Konflik Timur Tengah
Yahya Cholil Temui Dubes Iran hingga AS, Bahas Konflik Timur Tengah
Aktual
PBNU Apresiasi Gencatan Senjata AS-Iran, Serukan Hentikan Perang Timur Tengah
PBNU Apresiasi Gencatan Senjata AS-Iran, Serukan Hentikan Perang Timur Tengah
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com