Editor
KOMPAS.com-Di tengah derasnya kabar konflik dan meningkatnya ketegangan antarnegara, rasa cemas kerap muncul di hati banyak orang.
Sebagian orang mungkin memiliki keluarga atau kerabat yang berada di wilayah terdampak, sementara yang lain merasakan kekhawatiran akibat situasi global yang tidak menentu.
Dalam kondisi seperti ini, Islam mengajarkan umatnya untuk tidak hanya mengandalkan ikhtiar lahiriah, tetapi juga memperkuat perlindungan batin melalui doa.
Dilansir dari Islamic Information, Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan sebuah doa yang dibaca ketika menghadapi musuh atau situasi konflik.
Baca juga: Doa Agar Terhindar dari Tipu Daya Orang-orang Zalim
Doa ini diriwayatkan dalam Sunan Abi Dawud.
Rasulullah SAW membacanya ketika menghadapi musuh atau berada dalam situasi peperangan.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَجْعَلُكَ فِي نُحُورِهِمْ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شُرُورِهِمْ
Transliterasi:
Allahumma innā naj‘aluka fī nuḥūrihim wa na‘ūdhu bika min shurūrihim
Arti:
“Ya Allah, kami menjadikan Engkau di hadapan mereka, dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan mereka.”
Doa ini diajarkan Nabi dalam konteks peperangan yang nyata.
Para sahabat saat itu benar-benar berhadapan dengan musuh yang membawa senjata.
Namun Rasulullah SAW mengingatkan bahwa perlindungan sejati bukan terletak pada kekuatan fisik, melainkan pada pertolongan Allah SWT.
Baca juga: Doa Lailatul Qadar Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Membaca doa ini berarti menyerahkan perlindungan diri sepenuhnya kepada Allah.
Ungkapan “menjadikan Engkau di hadapan mereka” mencerminkan keyakinan bahwa tidak ada sesuatu pun yang dapat menimpa seorang hamba kecuali atas izin-Nya.
Prinsip ini tetap relevan dalam berbagai bentuk konflik masa kini.
Peperangan modern mungkin melibatkan teknologi seperti drone dan rudal, namun hakikat perlindungan tetap berada di tangan Allah SWT.
Doa ini juga berfungsi menjaga hati agar tidak dikuasai rasa takut berlebihan.
Baca juga: Doa Setelah Sahur: Amalan Mustajab di Sepertiga Malam
Doa ini dapat dibaca kapan saja ketika menghadapi ancaman, konflik, atau situasi yang menimbulkan rasa khawatir.
Konflik tidak selalu berbentuk peperangan antarnegara.
Ketegangan di lingkungan sekitar, persoalan di masyarakat, hingga masalah pribadi dengan pihak yang berniat buruk juga termasuk bentuk ujian yang dapat dihadapi dengan doa ini.
Melalui doa tersebut, seorang Muslim diajak untuk tetap tenang, memperkuat tawakal, dan meyakini bahwa pertolongan Allah SWT meliputi segala keadaan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang