Editor
KOMPAS.com - Air zamzam dikenal sebagai air suci yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam.
Secara bahasa, zamzam berarti melimpah atau banyak. Nama ini menggambarkan sumber air yang tidak pernah kering meski digunakan oleh jutaan jamaah setiap tahun.
Air ini menjadi buruan umat Muslim saat menunaikan ibadah haji maupun umrah karena diyakini membawa keberkahan.
Baca juga: Alasan Warga Beli Air Zamzam di Tanah Abang: Dari Oleh-oleh hingga Konsumsi Pribadi
Selain itu, air zamzam juga disebut memiliki khasiat bagi kesehatan dan spiritual. Namun, masih banyak yang belum memahami adab serta kesalahan saat meminumnya.
Dilansir dari laman Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH), disebutkan dalam salah satu riwayat dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik air di muka bumi ialah air zamzam. Air zamzam merupakan makanan yang mengenyangkan dan penawar bagi penyakit." (HR dari Ibnu Abbas).
Baca juga: Alasan Warga Beli Air Zamzam di Tanah Abang: Dari Oleh-oleh hingga Konsumsi Pribadi
Sejarah kemunculan air zamzam berkaitan dengan kisah Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Nabi Ismail AS.
Saat itu, Nabi Ibrahim menerima perintah Allah SWT untuk meninggalkan istri dan anaknya di wilayah gersang dekat Ka’bah.
Di tengah kondisi panas dan kekurangan bekal, Siti Hajar berusaha mencari air dengan berlari antara Bukit Safa dan Bukit Marwah sebanyak tujuh kali. Peristiwa ini kemudian menjadi dasar pelaksanaan ibadah sa’i dalam haji dan umrah.
Atas izin Allah SWT, dari hentakan kaki Nabi Ismail AS yang masih kecil, muncullah sumber air yang terus mengalir hingga kini dan dikenal sebagai air zamzam.
Membaca doa saat meminum air zamzam menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam.
Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar air zamzam membawa keberkahan, manfaat, serta menjadi wasilah terkabulnya permohonan kepada Allah SWT.
Selain itu, doa juga menjadi wujud niat baik agar setiap tegukan air zamzam bernilai ibadah dan memberikan kebaikan bagi kehidupan dunia maupun akhirat.
Dikutip dari Buku Paket Manasik Haji dan Umrah yang diterbitkan Kemenag, berikut bacaan doa minum air zamzam:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمٍ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Latin: Allahumma inni as’aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqan waasi’an, wa syifaa’an min kulli daa’in wa saqamin birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, serta kesembuhan dari segala penyakit dan kepedihan, dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih di antara para pengasih."
Anjuran membaca doa saat meminum air zamzam dijelaskan sebagaimana hadis berikut:
مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ
Artinya: "Air zamzam sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya." (HR Ibnu Majah)
Kardus berisi air zamzam di AHES, Selasa (20/5/2025).Air zamzam memiliki nilai spiritual tinggi dalam Islam. Selain berasal dari mukjizat Allah SWT, air ini juga memiliki berbagai keutamaan yang disebutkan dalam hadis.
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ
Artinya: "Sebaik-baik air di muka bumi adalah air zam zam. Air tersebut bisa menjadi makanan yang mengenyangkan dan bisa sebagai obat penyakit." (HR Muslim).
Air zamzam juga disebut pernah digunakan oleh Malaikat Jibril untuk membersihkan dada Nabi Muhammad SAW sebelum menerima wahyu.
Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari disebutkan: “Atap rumahku terbuka –saat aku di Makkah- Jibril as. lalu turun dan membuka dadaku. Kemudian ia membersihkan dadaku dengan air zamzam. Lalu, ia membawa baskom emas yang penuh hikmah dan iman. Setelah itu, ia meraih tanganku dan mengajakku naik ke langit yang bawah,”.
Selain itu, Rasulullah SAW juga pernah menggunakan air zamzam sebagai sarana pengobatan:
حَمَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى الأَدَاوَى وَالْقِرَبِ وَكَانَ يَصُبُّ عَلَى الْمَرْضَى وَيَسْقِيهِمْ
Artinya: "Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam pernah membawa air zam-zam dalam botol atau tempat air. Ada orang yang tertimpa sakit, kemudian beliau menyembuhkan dengan air zam-zam." (HR Al Baihaqy).
Dikutip dari laman Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), agar manfaat air zamzam lebih optimal, terdapat sejumlah kesalahan yang perlu dihindari:
Dalam buku Bekal Haji karya Ustadz Firanda Andirja dijelaskan bahwa adab minum yang utama adalah dalam posisi duduk. Meskipun Rasulullah SAW pernah minum zamzam sambil berdiri, hal tersebut bersifat boleh, bukan anjuran.
Sebagian orang mengusapkan air zamzam ke bagian tubuh tertentu. Padahal, pengobatan dengan air zamzam dilakukan dengan cara diminum sambil berniat sebagai penyembuh.
Banyak yang langsung meminum air zamzam tanpa doa. Padahal Rasulullah SAW bersabda bahwa manfaat air zamzam bergantung pada niat peminumnya.
Penggunaan wadah yang tidak bersih dapat merusak kualitas air zamzam. Karena itu, penting memastikan wadah tetap higienis.
Mengonsumsi air zamzam dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Islam juga melarang sikap berlebih-lebihan sebagaimana dalam firman Allah SWT:
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
Artinya: "Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan."
Ilustrasi jemaah minum air zamzam yang disediakan.Air Zamzam kerap disebut sebagai air terbaik di muka bumi dan bisa langsung dikonsumsi meski tidak dimasak terlebih dahulu. Berikut sejumlah keutamaan air zamzam:
Sumur zamzam telah mengalir selama ribuan tahun tanpa henti meskipun digunakan oleh jutaan orang setiap tahun.
Air zamzam disebut sebagai air terbaik di muka bumi yang dapat mengenyangkan dan membawa keberkahan bagi yang meminumnya.
Air zamzam diyakini dapat membantu menyembuhkan penyakit, baik secara fisik maupun spiritual.
Doa yang dipanjatkan saat meminum air zamzam diyakini memiliki keutamaan untuk dikabulkan, sesuai dengan niat peminumnya.
Air zamzam bukan sekadar air biasa, tetapi memiliki nilai spiritual dan sejarah yang mendalam dalam Islam.
Dengan memahami adab serta menghindari kesalahan saat meminumnya, umat Muslim dapat memperoleh manfaat yang lebih optimal dari air yang penuh keberkahan ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang