Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lolos SNBP 2026, Ini Doa dan Tata Cara Sujud Syukur Sesuai Sunnah

Kompas.com, 31 Maret 2026, 16:39 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Pengumuman SNBP 2026 menjadi momen penting yang dinantikan para peserta di seluruh Indonesia.

Pengumuman SNBP 2026 sendiri sudah bisa diakses sejak Selasa, 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB melalui laman resminya.

Bagi peserta yang dinyatakan lolos SNBP 2026, momen ini menjadi bentuk kebahagiaan sekaligus nikmat yang patut disyukuri.

Dalam ajaran Islam, salah satu cara mensyukuri nikmat tersebut adalah dengan melaksanakan sujud syukur sesuai tuntunan sunnah.

Baca juga: 8 Doa Sebelum Membuka Pengumuman SNBP 2026 Sesuai Al Quran, Dibaca untuk Meminta Hasil Terbaik

Berdasarkan buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII yang disusun oleh Zainal Muttaqin, MA dan Drs. Amir Abyan, MA, sujud syukur adalah sujud yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, termasuk saat menerima kabar baik seperti lolos SNBP.

Hukum melaksanakan sujud syukur adalah sunnah dan dilakukan satu kali di luar shalat.

Ibadah ini menjadi salah satu cara seorang Muslim mengungkapkan rasa terima kasih atas karunia yang diterima.

Dalam praktiknya, sujud syukur dilakukan secara sederhana namun memiliki makna spiritual yang mendalam.

Baca juga: 42 Link Pengumuman SNBP 2026, Sekarang Sudah Bisa Diakses

Syarat Sujud Syukur

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa syarat yang perlu diperhatikan agar sujud syukur dilakukan dengan benar sesuai tuntunan untuk mendapat kesempurnaan ibadah.

Beberapa hal yang menjadi syarat sujud syukur antara lain sebagai berikut:

  • Suci dari hadas dan najis, baik badan, pakaian, maupun tempat.
  • Menghadap kiblat.
  • Menutup aurat.

Dengan memenuhi syarat tersebut, sujud syukur dapat dilakukan secara sah dan sesuai dengan ketentuan.

Tata Cara Sujud Syukur

Sujud syukur memiliki tata cara yang hampir serupa dengan sujud dalam shalat, meskipun dilakukan di luar shalat.

Pelaksanaan ini bertujuan agar ibadah tetap mengikuti adab yang diajarkan dalam Islam.

Adapun langkah-langkah sujud syukur adalah sebagai berikut:

  • Berwudhu terlebih dahulu.
  • Berdiri menghadap kiblat.
  • Membaca niat sujud syukur.
  • Melakukan takbiratul ihram.
  • Melakukan sujud satu kali.
  • Membaca doa sujud syukur saat posisi sujud.
  • Duduk seperti di antara dua sujud.
  • Mengucapkan salam.

Tata cara ini membantu jemaah atau individu dalam melaksanakan sujud syukur dengan lebih tertib dan sesuai sunnah.

Bacaan Doa Sujud Syukur

Dalam sujud syukur, membaca doa menjadi bagian penting sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT. Doa yang dibaca mencerminkan pengakuan atas nikmat dan kekuasaan Allah.

Berikut bacaan doa yang dapat diamalkan saat sujud syukur:

سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Teks Latin: Sajada wajhiya lilladzi khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam’ahu wa basharahu tabārakallāhu ahsanul khāliqīn.

Artinya: Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang membentuknya, yang membentuk pendengaran dan penglihatannya. Mahasuci Allah sebaik-baik pencipta. (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasa’i)

Selain doa utama tersebut, terdapat bacaan lain yang juga dianjurkan untuk melengkapi ibadah sujud syukur yag juga menjadi  bentuk permohonan ampun dan pujian kepada Allah SWT.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Teks Latin: Subhānakallāhumma rabbana wa bihamdika, allāhumma-ghfir lī

Artinya: Mahasuci Engkau ya Allah, Tuhan kami, lagi Maha Terpuji, ampunilah aku.

Dalil Sujud Syukur

Sujud syukur memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam yang bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW.

Dalil ini menunjukkan bahwa sujud syukur merupakan amalan yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah.

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَجَدَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَطَالَ السُّجُودَ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ، فَقَالَ: إِنَّ جِبْرِيلَ أَتَانِي فَبَشَّرَنِي، فَسَجَدْتُ لِلَّهِ شُكْرًا.

Teks Latin: ‘An ‘Abdirrahmanibni ‘Auf radhiyallahu ‘anhu qāla: sajada rasūlullāhi shallallāhu ‘alaihi wa sallam fa athālas sujūda, tsumma rafa‘a ra’sahu, faqāla: inna Jibrīla atānī fa basysyarani, fasajadtu lillāhi syukran.

Artinya: Diriwayatkan dari Abdurrahman bin ‘Auf RA, ia berkata: Rasulullah SAW pernah sujud dan memperlama sujudnya, kemudian beliau mengangkat kepalanya, lalu bersabda “Sesungguhnya Jibril datang kepadaku dan memberi kabar gembira kepadaku, maka aku pun sujud kepada Allah sebagai ungkapan syukur kepada Allah.” (HR. Ahmad)

Dalam beberapa riwayat disebutkan juga bahwa Rasulullah SAW melakukan sujud ketika mendapatkan kabar gembira.

Hal ini menjadi dasar anjuran bagi umat Islam untuk melakukan hal serupa saat menerima nikmat.

عَنْ أَبِي بَكْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَتَاهُ أَمْرٌ يُسَرُّ بِهِ أَوْ يُسَرُّ بِهِ خَرَّ سَاجِدًا شُكْرًا لِلَّهِ تَعَالَى

Teks Latin: ‘An Abī Bakrata anna an-nabiyya shallallāhu ‘alaihi wa sallam kāna idzā atāhu amrun yasurruhu aw yusarru bihi kharra sājidan syukran lillāhi ta‘ālā. (HR. Ibnu Majah)

Artinya: Dari Abu Bakrah, sesungguhnya Nabi SAW apabila mendapatkan sesuatu yang menyenangkan atau diberi kabar yang menggembirakan, beliau segera bersujud sebagai tanda syukur kepada Allah Ta’ala. (HR. Ibnu Majah)

Sujud syukur menjadi salah satu bentuk ibadah sunnah yang dianjurkan saat menerima kabar baik, termasuk ketika dinyatakan lolos SNBP 2026.

Selain sebagai ungkapan rasa syukur, amalan ini juga memperkuat hubungan spiritual seorang hamba dengan Allah SWT.

Dengan memahami tata cara dan bacaannya, sujud syukur dapat dilakukan dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
5 Tradisi Tahun Baru Islam di Indonesia yang Masih Lestari, dari Mabit hingga Tabuik
5 Tradisi Tahun Baru Islam di Indonesia yang Masih Lestari, dari Mabit hingga Tabuik
Aktual
10 Doa agar Terhindar dari Fitnah Akhir Zaman dan Dajjal
10 Doa agar Terhindar dari Fitnah Akhir Zaman dan Dajjal
Doa dan Niat
6 Tradisi Tahun Baru Islam di Berbagai Negara, dari Indonesia hingga Mesir
6 Tradisi Tahun Baru Islam di Berbagai Negara, dari Indonesia hingga Mesir
Aktual
Surah Al Mulk, Amalan Malam yang Disebut Menyelamatkan dari Azab Kubur
Surah Al Mulk, Amalan Malam yang Disebut Menyelamatkan dari Azab Kubur
Doa dan Niat
Hidup Sezaman Nabi Muhammad, Ratu Shima Viral hingga Jazirah Arab
Hidup Sezaman Nabi Muhammad, Ratu Shima Viral hingga Jazirah Arab
Aktual
Sejarah Kota Mekkah, Tempat Kelahiran Nabi Muhammad SAW dan Pusat Peradaban Islam
Sejarah Kota Mekkah, Tempat Kelahiran Nabi Muhammad SAW dan Pusat Peradaban Islam
Aktual
Surah Al Ikhlas Hanya 4 Ayat, Mengapa Setara Sepertiga Al-Qur'an?
Surah Al Ikhlas Hanya 4 Ayat, Mengapa Setara Sepertiga Al-Qur'an?
Doa dan Niat
7 Amalan Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, Dari Muhasabah hingga Puasa Muharram
7 Amalan Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, Dari Muhasabah hingga Puasa Muharram
Aktual
7 Tradisi Tahun Baru Islam di Indonesia, dari Pawai Obor hingga Tabuik
7 Tradisi Tahun Baru Islam di Indonesia, dari Pawai Obor hingga Tabuik
Aktual
Puasa Muharram 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Lengkap, Niat, dan Keutamaannya
Puasa Muharram 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Lengkap, Niat, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Jadikan Muharram Momentum Hijrah Spiritual
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Jadikan Muharram Momentum Hijrah Spiritual
Aktual
Tahun Baru Islam 2026 Tanggal Berapa? Cek Tanggal dan Jadwal Liburnya
Tahun Baru Islam 2026 Tanggal Berapa? Cek Tanggal dan Jadwal Liburnya
Aktual
Kemenhaj Bagikan 4 Tips Terhindar dari Badal Haji Fiktif
Kemenhaj Bagikan 4 Tips Terhindar dari Badal Haji Fiktif
Aktual
Arab Saudi Buka Wisata Safari Satwa Liar, 10.000 Hewan Dilepas ke Alam
Arab Saudi Buka Wisata Safari Satwa Liar, 10.000 Hewan Dilepas ke Alam
Aktual
Kemenag Gelar Nikah Massal Sambut 1 Muharam 1448 H, Peserta Dapat Modal Usaha
Kemenag Gelar Nikah Massal Sambut 1 Muharam 1448 H, Peserta Dapat Modal Usaha
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com