Editor
KOMPAS.com - Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 akan segera dirilis dalam waktu dekat. Momen ini menjadi penentuan penting bagi peserta yang menantikan hasil seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Berdasarkan informasi resmi dari SNPMB, hasil SNBP 2026 diumumkan pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Peserta dapat mengakses pengumuman secara online melalui laman resmi yang telah disediakan.
Peserta nantinya dapat mengecek hasil seleksi melalui laman resmi berikut:
Selain itu, biasanya tersedia link mirror dari berbagai perguruan tinggi negeri. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan akses saat banyak peserta membuka pengumuman secara bersamaan.
Baca juga: Bacaan Doa untuk Kedua Orang Tua: Amalan Singkat Penuh Makna dari Al-Qur’an
Sebelum membuka hasil SNBP 2026, berdoa menjadi salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan.
Doa bertujuan untuk memohon hasil terbaik, menenangkan hati, serta menyerahkan seluruh usaha kepada Allah SWT.
Baca juga: Dzikir Pagi dan Petang Lengkap Bacaan Arab, Latin, dan Terjemahnya, serta Keutamaan Mengamalkannya
Berikut kumpulan doa yang dikutip dari ayat-ayat dalam Al Quran yang dapat dibaca sebelum membuka pengumuman SNBP 2026:
رَبَّنَا افۡتَحۡ بَيۡنَنَا وَبَيۡنَ قَوۡمِنَا بِالۡحَـقِّ وَاَنۡتَ خَيۡرُ الۡفٰتِحِيۡنَ
Arab Latin: Rabbanaa iftah bainanaa wa baina qawminaa bil-haqqi wa anta khairul faatihiin.
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah Pemberi keputusan terbaik."
رَبِّ اِنِّىۡ لِمَاۤ اَنۡزَلۡتَ اِلَىَّ مِنۡ خَيۡرٍ فَقِيۡرٌ
Arab Latin: Rabbi innii limaa anzalta ilayya min khairin faqiir.
Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan kebaikan apa pun yang Engkau turunkan kepadaku."
رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا
Arab Latin: Rabbanā ātinā mil ladunka raḥmataw wa hayyi' lanā min amrinā rasyadā.
Artinya: ‘Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini’,” (QS Al-Kahfi: 10).
رَبِّ هَبۡ لِىۡ حُكۡمًا وَّاَلۡحِقۡنِىۡ بِالصّٰلِحِيۡنَۙ
Arab Latin: Rabbi hab lii hukman wa alhiqnii bish-shaalihiin.
Artinya: "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh” (QS Asy-Syu'ara: 83)
رَّبِّ اَنۡزِلۡنِىۡ مُنۡزَلًا مُّبٰـرَكًا وَّاَنۡتَ خَيۡرُ الۡمُنۡزِلِيۡنَ
Arab Latin: Rabbi anzilnii munzalan mubaarakan wa anta khairul munziliin.
Artinya: "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat." (QS. Al-Mukminun: 29).
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذۡنَاۤ اِنۡ نَّسِيۡنَاۤ اَوۡ اَخۡطَاۡنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحۡمِلۡ عَلَيۡنَاۤ اِصۡرًا كَمَا حَمَلۡتَهٗ عَلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖ ۚ وَاعۡفُ عَنَّا وَاغۡفِرۡ لَنَا وَارۡحَمۡنَا اَنۡتَ مَوۡلٰٮنَا فَانۡصُرۡنَا عَلَى الۡقَوۡمِ الۡكٰفِرِيۡنَ
Arab Latin: “Robbanaa laa tuaa khidznaa innasiinaa au akhtho’na, robbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘ala al ladziina min qoblinaa, robbana walaa tuhammilnaa ma la thoo qatalanabih, wa’ fuanna waghfirlanaa warhamnaa, anta maulana fansurnaa ‘ala al qaumilkaafiriin.”
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir,” (QS Al-Baqarah: 286).
مَرۡيَمَ اللّٰهُمَّ رَبَّنَاۤ اَنۡزِلۡ عَلَيۡنَا مَآٮِٕدَةً مِّنَ السَّمَآءِ تَكُوۡنُ لَـنَا عِيۡدًا لِّاَوَّلِنَا وَاٰخِرِنَا وَاٰيَةً مِّنۡكَۚ وَارۡزُقۡنَا وَاَنۡتَ خَيۡرُ الرّٰزِقِيۡنَ
Arab Latin: Allahumma rabbanaa anzil ‘alainaa maa’idatan minas-samaa’i takuunu lanaa ‘iidan li awwalinaa wa aakhirinaa wa aayatan minka, warzuqnaa wa anta khairur raaziqiin.
Artinya: "Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami maupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki." (OS. Al-Ma'idah: 114).
رَبِّ اشۡرَحۡ لِىۡ صَدۡرِىْ ۙ وَيَسِّرۡ لِىۡۤ اَمۡرِىْ
Arab Latin: Rabbi ishrah lii shadrii, wa yassir lii amrii.
Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku (QS Thaha: 25-26)
Terdapat sejumlah waktu yang dianjurkan untuk memanjatkan doa agar lebih mustajab. Di antaranya adalah waktu antara azan dan iqamat, menjelang serta setelah shalat, hingga sepertiga malam terakhir.
Selain itu, sepanjang hari Jumat juga menjadi momen yang istimewa untuk memperbanyak doa.
Waktu lainnya meliputi jeda antara Dzuhur dan Ashar serta antara Ashar dan Maghrib, juga saat khatam membaca Al-Qur’an.
Doa juga dianjurkan saat turun hujan dan ketika melaksanakan tawaf saat berada di Tanah Suci.
Dalam kondisi tertentu seperti menghadapi musuh di medan perang, doa juga menjadi amalan penting.
Selain itu, dianjurkan untuk mengulang doa sebanyak tiga kali agar semakin khusyuk dan penuh harap.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang