Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tidak Lolos SNBP 2026, Ini Doa yang Bisa Dibaca untuk Menenangkan Hati yang Sedih dan Kecewa

Kompas.com, 31 Maret 2026, 17:22 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Pengumuman SNBP 2026 menjadi momen penting yang dinantikan para peserta di seluruh Indonesia.

Hasil seleksi tersebut sudah dapat diakses sejak Selasa, 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB melalui laman resmi SNPMB.

Tidak semua peserta mendapatkan hasil sesuai harapan, sehingga sebagian harus menerima kenyataan tidak lolos seleksi. Kondisi ini kerap menimbulkan perasaan sedih, kecewa, hingga marah.

Dalam ajaran Islam, salah satu cara untuk menenangkan hati dalam menghadapi kondisi tersebut adalah dengan memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga: Lolos SNBP 2026, Ini Doa dan Tata Cara Sujud Syukur Sesuai Sunnah

Doa Penenang Hati karena Tidak Lolos SNBP 2026

Dalam ajaran Islam, salah satu cara untuk menenangkan hati adalah dengan membaca doa.

Berikut beberapa doa yang dapat dibaca untuk menenangkan hati saat menghadapi kekecewaan yang dirangkum dari laman Baznas dan Kompas.tv:

Baca juga: 7 Doa Sebelum Ujian agar Lancar, Mudah Ingat, dan Hasil Terbaik

1. Doa Memohon Jiwa yang Tenang

Doa ini bisa dibaca untuk meminta ketenangan dalam menghadai apa yang sudah ditetapkan Allah SWT kepada kita.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ

Latin: Allahumma inni as'aluka nafsan bika mutma'innah, tu'minu biliqa'ika, wa tardha biqadha'ika, wa taqna'u bi'ata'ika

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang tenang, yang yakin akan pertemuan dengan-Mu, rela dengan ketetapan-Mu, dan merasa cukup dengan pemberian-Mu.”

2. Doa Memohon Perlindungan dari Kesedihan dan Beban

Doa berikut bisa dibaca untuk berlindung dari rasa sedih dan sifat buruk lainnya.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

Latin: Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan, wal 'ajzi wal kasal, wal bukhli wal jubn, wa dhala’id-daini wa ghalabatir-rijal

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan dan kesedihan, kelemahan dan kemalasan, sifat kikir dan ketakutan, serta lilitan hutang dan tekanan manusia.”

3. Dzikir untuk Menenangkan Hati

Bacaan dzikir berikut juga bisa dibaca untuk menenangkan hati dan menguatkan iman ketika menghadapi ketetapan-Nya.

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّماَوَاتِ،وَرَبُّ اْلأَرْضِ، وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

Latin: Laa ilaaha illallahul 'adziim al haliim laa ilaaha illallah rabbul 'arsyil 'azhiim, laa ilaaha illallah rabbus samaawati wa rabbul ardli wa rabbul arsyil kariim

Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Rabb (Pemilik) 'Arsy yang agung. Tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Rabb langit dan juga Rabb bumi, serta Rabb pemilik 'Arsy yang mulia."

4. Doa Meminta Ketenangan Hati dan Pikiran

Doa ini cukup panjang karena berisi seluruh permohonan baik untuk meminta hadirnya ketenangan di hati dan pikiran.

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَائُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ القُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِي وَنُوْرَ صَدْرِي وَجِلَاءَ غَمِّي وَذَهَابَ حُزْنِي وَهَمِّي

Latin: Allahumma inni'abduka, wabnu'abdika, wabnu amatika. Nashiyati bi yadika madhin fiyya hukmuka, 'adlun fiyya qadha'uka. As'aluka bi kulli ismin huwa laka sammayta biji nafsaka, wa anzaltahu fi kitabika, wa'allamtahu ahadan min khalqika, awista'tsarta bihi fil ilmil ghaybi'indaka, an taj'alal qur'ana rabi'a qalbi, wa nura shadri, wa jila'a ghammi, wa dzahaba huzni wa hammi.

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku hamba-Mu, putra hamba-Mu (laki-laki), putra hamba-Mu (perempuan). Nasib di tangan-Mu, berlaku padaku ketentuan-Mu, adil padaku putusan-Mu. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama-Mu yang kau sebut untuk diri-Mu, yang kau turunkan dalam kitab-Mu, yang kau ajarkan pada segelintir hamba-Mu, atau yang kau sendiri yang mengetahuinya dalam pengetahuan ghaib agar kau menjadikan Al Quran sebagai musim semi di hatiku, cahaya batinku, pelenyap kebingunganku, dan penghilang kesedihan serta kebimbanganku."

5. Doa Memohon Diberi Kesabaran dan Hati yang Tenang

Doa ini merupakan salah satu bentuk permohonan untuk mendapatkan keteguhan hati saat menghadapi cobaan berat.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ صَبْرًا جَمِيلاً وَقَلْبًا مُطْمَئِنًّا وَيَقِينًا صَادِقًا

Latin: Allahumma inni as’aluka sabran jamiilan wa qalban mutmainnan wa yaqinan shadiqan

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kesabaran yang indah, hati yang tenang, dan keyakinan yang benar".

6. Doa Nabi Yunus AS  

Doa ini sangat kuat untuk mendatangkan pertolongan Allah, menenangkan hati, dan memberikan jalan keluar dari masalah yang menghimpit.

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin: La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Perasaan kecewa setelah tidak lolos SNBP merupakan hal yang wajar. Namun, penting bagi setiap individu untuk tetap menjaga ketenangan hati agar dapat bangkit dan melanjutkan langkah ke depan.

Membaca doa menjadi salah satu bentuk ikhtiar batin untuk menenangkan pikiran serta menerima ketetapan yang telah diberikan. Selain itu, doa juga menjadi sarana untuk memohon kekuatan dan petunjuk dalam menghadapi masa depan.

Tidak lolos SNBP 2026 bukan akhir dari perjalanan menuju masa depan yang diinginkan.

Dengan doa, kesabaran, dan usaha yang berkelanjutan, setiap individu tetap memiliki peluang untuk meraih kesempatan terbaik di masa mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
9–11 Jam di Pesawat saat Haji, Ini yang Boleh dan Dilarang Jemaah
9–11 Jam di Pesawat saat Haji, Ini yang Boleh dan Dilarang Jemaah
Aktual
Suasana Masjidil Haram dan Masid Nabawi Jelang Kedatangan Jemaah Haji 2026
Suasana Masjidil Haram dan Masid Nabawi Jelang Kedatangan Jemaah Haji 2026
Aktual
Warisan Abbasiyah: Hujan Lebat Hidupkan Kolam 1.300 Tahun di Arab Saudi
Warisan Abbasiyah: Hujan Lebat Hidupkan Kolam 1.300 Tahun di Arab Saudi
Aktual
Kemenhaj-Polri Perkuat Satgas, Berantas Haji Ilegal hingga ke Daerah
Kemenhaj-Polri Perkuat Satgas, Berantas Haji Ilegal hingga ke Daerah
Aktual
Haji Tidak Selalu Mabrur, Ini Tanda dan Cara Agar Ibadah Diterima
Haji Tidak Selalu Mabrur, Ini Tanda dan Cara Agar Ibadah Diterima
Aktual
Tata Cara Shalat di Pesawat untuk Jemaah Haji, Lengkap dengan Tayamum
Tata Cara Shalat di Pesawat untuk Jemaah Haji, Lengkap dengan Tayamum
Aktual
Apa Saja Rukun Haji? Ini 6 Rukun Penentu Sah Ibadah Haji
Apa Saja Rukun Haji? Ini 6 Rukun Penentu Sah Ibadah Haji
Aktual
Kumpulan Doa Berangkat Haji Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Kumpulan Doa Berangkat Haji Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Dari Media Sosial ke Aksi Nyata, Kisah Penyelamatan ODGJ di Banyuwangi Ini Bikin Haru
Dari Media Sosial ke Aksi Nyata, Kisah Penyelamatan ODGJ di Banyuwangi Ini Bikin Haru
Aktual
Meninggalkan Wajib Haji: Sah atau Tidak Hajinya? Ini Penjelasan Lengkap, Termasuk Denda dan Keringanannya
Meninggalkan Wajib Haji: Sah atau Tidak Hajinya? Ini Penjelasan Lengkap, Termasuk Denda dan Keringanannya
Aktual
118 Hotel Disiapkan di Madinah, Siap Tampung 103 Ribu Jemaah Haji Indonesia 2026
118 Hotel Disiapkan di Madinah, Siap Tampung 103 Ribu Jemaah Haji Indonesia 2026
Aktual
Kapan Idul Adha 2026? Cek Tanggalnya dan Potensi Libur Panjang 6 Hari
Kapan Idul Adha 2026? Cek Tanggalnya dan Potensi Libur Panjang 6 Hari
Aktual
Hadapi Cuaca Ekstrem, Ini 7 Alat Pelindung Diri Wajib Bagi Jemaah Haji
Hadapi Cuaca Ekstrem, Ini 7 Alat Pelindung Diri Wajib Bagi Jemaah Haji
Aktual
Standar Ketat Haji 2026, Makanan Jemaah Dicek 3 Kali Sehari
Standar Ketat Haji 2026, Makanan Jemaah Dicek 3 Kali Sehari
Aktual
 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede Gunakan Fast Track Haji 2026, Jemaah Lebih Cepat Lewati Imigrasi
Embarkasi Jakarta-Pondok Gede Gunakan Fast Track Haji 2026, Jemaah Lebih Cepat Lewati Imigrasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com