Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya

Kompas.com, 3 Mei 2026, 10:30 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com-Jemaah haji dan umrah dianjurkan memperbanyak doa saat melaksanakan thawaf di Masjidil Haram, Makkah.

Salah satu doa yang dianjurkan dibaca adalah doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.

Dilansir dari laman MUI, doa ini diajarkan Rasulullah SAW dan memiliki kandungan makna yang luas, meski lafaznya singkat.

Doa tersebut berisi permohonan kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, serta perlindungan dari azab neraka.

Baca juga: Jemaah Haji Khusus Indonesia Mulai Tiba di Madinah, Masa Tinggal Lebih Singkat

Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad

Dalam rangkaian ibadah haji dan umrah, ada satu momen yang sering dilalui jemaah saat thawaf, tetapi kadang tidak disadari keutamaannya.

Momen itu terjadi ketika jemaah berjalan di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.

Pada tempat inilah Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa yang singkat, tetapi kandungannya sangat luas dan dalam.

Dalam sebuah riwayat hadis, sahabat Abdullah bin as-Saib radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa ia mendengar Nabi SAW membaca doa di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.

Adapun doa yang dimaksud adalah sebagai berikut:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: “Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.” (HR Ahmad)

Baca juga: Embarkasi Haji YIA Jadi Tuai Pujian, Menhaj Sebut Bisa Jadi Model Percontohan Nasional

Doa yang juga terdapat dalam Alquran

Keistimewaan doa ini semakin besar karena lafaznya terdapat dalam Alquran, tepatnya dalam surat Al-Baqarah ayat 201.

Allah SWT berfirman:

وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: “Dan di antara mereka ada yang berdoa: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari azab neraka.”

Doa ini menjadi salah satu bacaan yang dapat dihayati jemaah saat berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.

Lafaznya ringkas, tetapi mencakup kebutuhan seorang muslim dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Makna kebaikan dunia menurut Ibnu Katsir

Dalam tafsirnya, Imam Ibnu Katsir menjelaskan, doa dalam surat Al-Baqarah ayat 201 menghimpun seluruh kebaikan dunia dan menolak seluruh keburukan.

Menurut Ibnu Katsir, makna hasanah di dunia mencakup semua kebutuhan dan kenikmatan yang diinginkan manusia.

Kebaikan dunia itu meliputi kesehatan, rumah yang lapang, pasangan yang baik, rezeki yang luas, ilmu yang bermanfaat, amal saleh, kendaraan yang nyaman, serta nama baik.

Semua penafsiran ulama tentang nikmat dunia pada hakikatnya masuk dalam cakupan makna hasanah fid-dunya.

Baca juga: Cara Resmi Masuk Raudhah di Masjid Nabawi, Jemaah Haji Wajib Tahu

Makna kebaikan akhirat dan perlindungan dari neraka

Sementara itu, hasanah fil-akhirah menurut Ibnu Katsir memiliki puncak makna berupa masuk surga beserta seluruh kenikmatannya.

Makna tersebut juga mencakup rasa aman dari kedahsyatan Hari Kiamat, kemudahan saat hisab, dan seluruh keadaan baik di negeri akhirat.

Adapun permohonan agar dijauhkan dari azab neraka juga memiliki makna yang luas.

Menurut Ibnu Katsir, permohonan tersebut mencakup dimudahkannya sebab-sebab keselamatan sejak di dunia.

Keselamatan itu antara lain berupa dijauhkan dari maksiat, dosa, perkara syubhat, dan hal-hal haram. (Lihat Tafsir al-Qur’an al-‘Adhim [Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah], jilid 1, h. 416)

Doa yang merangkum kebutuhan seorang mukmin

Penjelasan Ibnu Katsir menunjukkan, doa tersebut secara tersirat mengandung peta kehidupan seorang mukmin.

Di dalamnya terdapat permintaan agar diberi dunia yang baik, akhirat yang baik, serta jalan hidup yang menyelamatkan.

Oleh karena itu, jemaah dianjurkan menghadirkan hati setiap kali sampai di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.

Jemaah dapat membaca doa ini dengan khusyuk, penuh harap, dan kesadaran bahwa manusia selalu membutuhkan pertolongan Allah SWT.

Bila seorang hamba memperoleh tiga hal yang terkandung dalam doa ini, yaitu kebaikan dunia, kebaikan akhirat, dan keselamatan dari neraka, maka sungguh ia telah meraih keberuntungan yang sempurna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Suhu Mekah Capai 43 Derajat Celsius, Ini Tips Cegah Heatstroke untuk Jemaah Haji
Suhu Mekah Capai 43 Derajat Celsius, Ini Tips Cegah Heatstroke untuk Jemaah Haji
Aktual
Cuaca Ekstrem di Madinah, Suhu Tembus 40°C, Ini Tips Agar Tidak Tumbang
Cuaca Ekstrem di Madinah, Suhu Tembus 40°C, Ini Tips Agar Tidak Tumbang
Aktual
Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya
Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Bolehkah Kurban dengan Cara Berutang? Ini Penjelasan Hukumnya
Bolehkah Kurban dengan Cara Berutang? Ini Penjelasan Hukumnya
Aktual
Jemaah Haji Kini Lebih Sejuk, Teknologi Kabut Canggih Dipasang di Jamarat
Jemaah Haji Kini Lebih Sejuk, Teknologi Kabut Canggih Dipasang di Jamarat
Aktual
Operasi Sepekan, 11.300 Orang Ditangkap karena Masuk ke Arab Saudi Secara Ilegal
Operasi Sepekan, 11.300 Orang Ditangkap karena Masuk ke Arab Saudi Secara Ilegal
Aktual
1.400 Inspeksi Dilakukan, Saudi Perketat Pengawasan Makanan dan Obat Jemaah Haji 2026
1.400 Inspeksi Dilakukan, Saudi Perketat Pengawasan Makanan dan Obat Jemaah Haji 2026
Aktual
Mengenal Arti Seruan Shalat Jenazah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Mengenal Arti Seruan Shalat Jenazah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Aktual
Simak Fakta Lebaran Haji, Asal-usul Nama Idul Adha di Indonesia
Simak Fakta Lebaran Haji, Asal-usul Nama Idul Adha di Indonesia
Aktual
Nekat Haji Tanpa Izin, Denda Rp 80 Juta hingga Deportasi Menanti
Nekat Haji Tanpa Izin, Denda Rp 80 Juta hingga Deportasi Menanti
Aktual
Jejak Rasulullah di Muzdalifah, Kisah Masjid al-Mash’ar al-Haram
Jejak Rasulullah di Muzdalifah, Kisah Masjid al-Mash’ar al-Haram
Aktual
Siapa Sahabat di Samping Makam Rasulullah? Ini Kisah Abu Bakar & Umar
Siapa Sahabat di Samping Makam Rasulullah? Ini Kisah Abu Bakar & Umar
Aktual
Awal Mula Wukuf di Arafah, Kisah Pertemuan Nabi Adam dan Hawa
Awal Mula Wukuf di Arafah, Kisah Pertemuan Nabi Adam dan Hawa
Aktual
Gratis Kuliah S1! Kemenag Buka Beasiswa PJJ Guru LPQ 2026, Daftar hingga 31 Mei
Gratis Kuliah S1! Kemenag Buka Beasiswa PJJ Guru LPQ 2026, Daftar hingga 31 Mei
Aktual
Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji Ilegal, 42 Calon Haji Nonprosedural Dicegah Berangkat
Kemenhaj Perketat Pengawasan Haji Ilegal, 42 Calon Haji Nonprosedural Dicegah Berangkat
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com