Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Akhir Tahun Islam 1447 H, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 15 Juni 2026, 10:22 WIB
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com - Umat Islam dapat membaca doa akhir tahun menjelang pergantian Tahun Hijriyah.

Doa akhir Tahun Islam dibaca pada sore hari setelah shalat Ashar di akhir bulan Dzulhijjah hingga sebelum masuk waktu Maghrib.

Waktu Maghrib menjadi penanda masuknya tanggal 1 Muharam atau awal Tahun Baru Islam.

Doa ini berisi permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa, kesalahan, dan kelalaian yang dilakukan sepanjang tahun.

Baca juga: Doa Setelah Sholat Tahajud, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa akhir tahun berisi permohonan ampun

Doa akhir Tahun Hijriyah menjadi salah satu amalan yang banyak dikerjakan umat Islam menjelang pergantian tahun.

Dalam doa tersebut, seorang Muslim memohon ampun atas amal yang dilarang Allah, tetapi belum sempat ditobati.

Doa ini juga memuat pengakuan bahwa Allah tidak pernah lupa terhadap kesalahan hamba-Nya, meski manusia sering melupakannya.

Selain itu, doa akhir tahun berisi harapan agar amal baik yang telah dikerjakan diterima oleh Allah SWT dan menjadi bekal kebaikan.

Dianjurkan dibaca tiga kali

Dilansir dari laman MUI, merujuk pada kitab Kanzun Najah wa as-Surur, doa akhir Tahun Hijriyah dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali.

Doa ini dapat dibaca pada akhir Dzulhijjah setelah shalat Ashar hingga sebelum Maghrib.

Berikut bacaan doa akhir tahun Islam lengkap dengan Arab, latin, dan artinya:

Arab:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ، وَنَسِيتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَنِّي مَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي، وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِي عَلَيْكَ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِي. اللَّهُمَّ وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّي، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Latin:

Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm. Wa shallallāhu ta’ālā ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī wa sallam. Allāhumma mā ‘amiltu min ‘amalin fī as-sanah al-mādliyah mimmā nahaitanī ‘anhu falam atub minhu wa lam tardlahu, wa nasītuhu wa lam tansahu, wa ḥalumta ‘annī ma’a qudratika ‘alā ‘uqūbatī, wa da’autanī ilā at-taubati ba‘da jarā’atī ‘alaika. Allāhumma innī astaghfiruka minhu faghfir lī. Allāhumma wa mā ‘amiltu min ‘amalin tardhāhu wa wa‘adtanī ‘alaihi ats-tsawāba wal-ghufrāna fataqabbalhu minnī, wa lā taqtha’ rajā’ī minka yā Karīmu yā Arḥamar-Rāḥimīn. Wa shallallāhu ta‘ālā ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī wa sallam.

Artinya:

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, beserta keluarga dan para sahabat beliau. Ya Allah, apa saja amalan yang telah aku lakukan sepanjang tahun yang lalu, yang Engkau larang aku melakukannya, namun aku belum bertobat darinya dan Engkau pun tidak meridhainya, dan aku telah melupakannya, tetapi Engkau tidak lupa, Engkau masih berlembut kepadaku meskipun Engkau mampu menghukumku, dan Engkau telah menyeruku untuk bertobat setelah aku berani melakukan maksiat kepada-Mu.Ya Allah, aku memohon ampun kepada-Mu darinya, maka ampunilah aku. Ya Allah, dan apa pun amal yang telah aku lakukan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan untukku pahala dan ampunan, maka terimalah amal itu dariku, dan jangan putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Penyayang dari para penyayang. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, serta keluarga dan sahabat beliau.”

Baca juga: 7 Doa Penenang Hati saat Gelisah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Keutamaan membaca doa akhir tahun

Para ulama menjelaskan sejumlah keutamaan membaca doa akhir tahun.

Syekh Abdul Hamid Quddus al-Makki menerangkan bahwa doa akhir tahun dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali.

Menurut keterangan tersebut, seseorang yang membacanya dengan sungguh-sungguh dan ikhlas akan membuat setan mengakui kegagalan dalam menyesatkannya selama setahun penuh.

يُقْرَأُ ثَلَاثًا، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَقُولُ: تَعِبْنَا مَعَهُ طُولَ السَّنَةِ، وَأَفْسَدَ فِعْلَنَا فِي سَاعَةٍ وَاحِدَةٍ

“Jika doa ini dibaca sebanyak tiga kali, maka sesungguhnya setan akan berkata: Kami telah bersusah payah bersamanya sepanjang tahun, namun dia merusak semua usaha kami hanya dalam sesaat saja!” (Kanzun Najah wa as-Surur [Beirut: Dar al-Hawi], h. 298-299)

Keterangan tersebut menunjukkan pentingnya muhasabah, istighfar, dan tobat pada akhir tahun.

Melalui doa ini, seorang Muslim diajak menutup tahun dengan penyesalan atas dosa dan harapan agar amal baik diterima Allah SWT.

Baca juga: 3 Doa Jamaah Haji saat Meninggalkan Makkah dan Tiba di Rumah

Momentum muhasabah diri

Pergantian Tahun Hijriyah tidak hanya menjadi penanda perubahan waktu dalam kalender Islam.

Momen akhir tahun dapat menjadi kesempatan untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

Seorang Muslim juga diajak untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah.

Harapan kepada Allah perlu terus dijaga melalui doa, istighfar, dan amal saleh.

Menyambut Tahun Baru Islam dengan hati lebih bersih

Membaca doa akhir tahun menjadi salah satu ikhtiar spiritual untuk menutup lembaran tahun yang telah berlalu.

Doa ini juga menjadi pengingat agar umat Islam memasuki Tahun Baru Islam dengan niat yang lebih baik.

Selain membaca doa, umat Islam dapat memperbanyak istighfar dan amal saleh di penghujung tahun.

Harapannya, Tahun Baru Islam 1448 H dapat disambut dengan hati yang lebih bersih, tekad yang lebih kuat, dan semangat memperbaiki diri.

Penutup

Doa akhir tahun Islam 1447 H dapat dibaca setelah shalat Ashar pada akhir Dzulhijjah hingga sebelum Maghrib.

Bacaan ini berisi permohonan ampun kepada Allah atas dosa yang telah lalu dan harapan agar amal baik diterima.

Umat Islam dapat mengamalkan doa ini sebagai bagian dari muhasabah menjelang Tahun Baru Islam 1448 H.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan yang telah lalu, menerima seluruh amal kebaikan, serta melimpahkan keberkahan, keselamatan, dan kemudahan pada tahun yang baru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com