Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Umrah di Arab Saudi Tembus 11,2 Juta Jamaah dalam Tiga Bulan

Kompas.com, 15 Juni 2026, 08:54 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Jumlah jamaah umrah di Arab Saudi mencapai angka fantastis pada kuartal keempat 2025. Otoritas Umum Statistik Arab Saudi (GASTAT) mencatat lebih dari 11,2 juta jamaah melaksanakan ibadah umrah dalam periode Oktober hingga Desember 2025.

Berdasarkan laporan statistik terbaru GASTAT, total jamaah umrah pada kuartal IV 2025 mencapai 11.291.326 orang. Dari jumlah tersebut, 5.701.525 jamaah datang dari luar Arab Saudi, sementara 5.589.801 jamaah merupakan penduduk yang melaksanakan umrah dari dalam Kerajaan.

Data tersebut menunjukkan tingginya antusiasme umat Islam dunia untuk beribadah di Tanah Suci, seiring terus meningkatnya kapasitas layanan dan kemudahan akses yang disediakan pemerintah Arab Saudi.

Baca juga: Arab Saudi Bekukan 21 Perusahaan Umrah, Kementerian Haji Temukan Pelanggaran dan Kinerja Buruk

Dari sisi gender, jamaah laki-laki mendominasi dengan jumlah sekitar 6,4 juta orang atau 56,8 persen, sedangkan jamaah perempuan mencapai 4,9 juta orang atau 43,2 persen.

Menariknya, di kalangan jamaah internasional, perempuan justru lebih banyak dibanding laki-laki. Jamaah perempuan tercatat mencapai 53 persen dari total kedatangan dari luar negeri.

Sementara itu, untuk jamaah yang berasal dari dalam Arab Saudi, sebanyak 53,2 persen merupakan warga non-Saudi dan 46,8 persen warga negara Saudi. Hanya sekitar 2,9 persen jamaah yang melaksanakan umrah lebih dari satu kali selama periode tersebut.

Makkah dan Riyadh Jadi Penyumbang Jamaah Terbesar

Secara regional, Wilayah Makkah menjadi daerah dengan jumlah jamaah domestik terbesar, yakni 2.002.701 orang. Posisi berikutnya ditempati Wilayah Riyadh dengan 1.146.451 jamaah.

Aktivitas umrah juga menunjukkan tren yang berbeda setiap bulan. Untuk jamaah internasional, Desember 2025 menjadi bulan tersibuk dengan 2.142.252 jamaah yang datang dari luar negeri.

Adapun untuk jamaah domestik, puncak aktivitas terjadi pada November 2025, ketika 2.059.838 orang melaksanakan umrah.

Pesawat Jadi Moda Transportasi Utama

Laporan GASTAT juga mengungkap bahwa transportasi udara masih menjadi pilihan utama jamaah internasional. Sebanyak 4.976.861 jamaah atau mayoritas pengunjung dari luar negeri tiba di Arab Saudi melalui jalur udara.

Dari sisi usia, kelompok umur 55 hingga 64 tahun mendominasi jamaah internasional dengan porsi 18,9 persen. Sementara itu, jamaah domestik terbanyak berasal dari kelompok usia 25 hingga 34 tahun, yang mencapai 26,6 persen.

Madinah Dikunjungi 5,7 Juta Orang

Selain menunaikan ibadah umrah di Makkah, jutaan jamaah juga memanfaatkan kesempatan untuk berziarah dan beribadah di Madinah.

Baca juga: Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Jamaah Haji-Umrah Bakal Diajak Jelajahi Destinasi Selain Makkah-Madinah

Sepanjang kuartal keempat 2025, tercatat 5.722.584 orang mengunjungi Madinah. Dari jumlah tersebut, 3.846.284 pengunjung berasal dari luar Arab Saudi.

Angka ini menunjukkan bahwa Madinah tetap menjadi destinasi utama bagi jamaah umrah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Makkah, sekaligus mempertegas posisi dua kota suci tersebut sebagai pusat pergerakan umat Islam dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com