Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Jamaah Haji-Umrah Bakal Diajak Jelajahi Destinasi Selain Makkah-Madinah

Kompas.com, 12 Juni 2026, 07:25 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Arab Saudi dan Indonesia sepakat memperkuat kerja sama di sektor pariwisata dengan fokus pada peningkatan kunjungan wisatawan, pengembangan sumber daya manusia, serta memperkaya pengalaman jamaah haji dan umrah Indonesia melalui destinasi wisata di luar Makkah dan Madinah.

Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Menteri Pariwisata Arab Saudi Ahmed Al-Khateeb dan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana di sela-sela Sidang ke-126 Dewan Eksekutif United Nations Tourism Organization di Toledo, Kamis.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas berbagai langkah untuk mempererat hubungan pariwisata bilateral yang selama ini telah terjalin erat melalui ikatan keagamaan dan budaya.

“Arab Saudi dan Indonesia memiliki hubungan pariwisata yang sangat kuat melalui ikatan keimanan dan budaya. Kami kini bekerja sama erat dengan mitra Indonesia untuk memperkuat hubungan tersebut, memperluas pertukaran wisatawan, meningkatkan pengalaman pengunjung, serta menciptakan peluang bagi destinasi, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujar Ahmed Al-Khateeb.

Baca juga: Menunggu Jadwal Pulang, Jemaah Haji Aceh Perbanyak Ibadah dan Ziarah di Madinah

Jamaah Haji dan Umrah Akan Dikenalkan ke Destinasi Wisata Saudi

Salah satu fokus pembahasan adalah upaya memperluas kunjungan wisatawan Indonesia ke Arab Saudi, tidak hanya untuk tujuan ibadah, tetapi juga wisata rekreasi.

Delegasi kedua negara meninjau perkembangan implementasi nota kesepahaman (MoU) yang telah berjalan serta mengeksplorasi cara memperkaya perjalanan jamaah haji dan umrah Indonesia dengan mengenalkan berbagai destinasi wisata Arab Saudi di luar kota suci Makkah dan Madinah.

Langkah ini sejalan dengan transformasi sektor pariwisata Arab Saudi yang tengah gencar mengembangkan destinasi sejarah, budaya, alam, dan hiburan sebagai bagian dari visi diversifikasi ekonomi negara tersebut.

Indonesia Siapkan Pusat Bahasa Arab dan Hospitality

Dalam pertemuan itu, Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk menyambut lebih banyak wisatawan asal Arab Saudi.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah Indonesia mengusulkan pembentukan Pusat Bahasa Arab dan Hospitality di Politeknik Pariwisata Lombok.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja pariwisata Indonesia agar lebih siap melayani wisatawan Arab, baik dari sisi bahasa, budaya, maupun pelayanan perhotelan.

Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa Arab Saudi merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah.

“Arab Saudi adalah salah satu mitra utama Indonesia di Timur Tengah, dan Indonesia siap memperdalam kemitraan ini, khususnya di sektor pariwisata, dengan semangat saling menghormati dan saling menguntungkan,” ujarnya.

Arab Saudi Juga Perkuat Kerja Sama dengan Prancis

Selain bertemu dengan Indonesia, Ahmed Al-Khateeb juga menggelar pertemuan dengan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Usaha Kecil Menengah Perancis, Serge Papin.

Kedua negara menandatangani program aksi bersama untuk memperkuat kerja sama pariwisata, mencakup pengembangan sumber daya manusia, investasi, teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), pengelolaan destinasi berkelanjutan, hingga pemasaran pariwisata internasional.

Baca juga: Kemenhaj Ungkap Tips Hindari Badal Haji Fiktif, Jangan Tergiur Tarif Murah

Perancis sendiri merupakan negara dengan jumlah kunjungan wisatawan internasional terbesar di dunia, dengan lebih dari 100 juta wisatawan mancanegara pada 2024.

Pertemuan bilateral tersebut menegaskan komitmen Arab Saudi, Indonesia, dan Perancis untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai motor pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kolaborasi global yang berkelanjutan, inklusif, dan tangguh di masa depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Khutbah Jumat 12 Juni: Jadikan Muharram Momentum Hijrah Spiritual
Khutbah Jumat 12 Juni: Jadikan Muharram Momentum Hijrah Spiritual
Aktual
Tahun Baru Islam 2026 Tanggal Berapa? Cek Tanggal dan Jadwal Liburnya
Tahun Baru Islam 2026 Tanggal Berapa? Cek Tanggal dan Jadwal Liburnya
Aktual
Kemenhaj Bagikan 4 Tips Terhindar dari Badal Haji Fiktif
Kemenhaj Bagikan 4 Tips Terhindar dari Badal Haji Fiktif
Aktual
Arab Saudi Buka Wisata Safari Satwa Liar, 10.000 Hewan Dilepas ke Alam
Arab Saudi Buka Wisata Safari Satwa Liar, 10.000 Hewan Dilepas ke Alam
Aktual
Kemenag Gelar Nikah Massal Sambut 1 Muharam 1448 H, Peserta Dapat Modal Usaha
Kemenag Gelar Nikah Massal Sambut 1 Muharam 1448 H, Peserta Dapat Modal Usaha
Aktual
Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Jamaah Haji-Umrah Bakal Diajak Jelajahi Destinasi Selain Makkah-Madinah
Arab Saudi dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Jamaah Haji-Umrah Bakal Diajak Jelajahi Destinasi Selain Makkah-Madinah
Aktual
Doa Memohon Keselamatan dan Perlindungan agar Tetap Istiqamah di Jalan Kebenaran
Doa Memohon Keselamatan dan Perlindungan agar Tetap Istiqamah di Jalan Kebenaran
Doa dan Niat
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Manfaat Melakukan Introspeksi Diri di Akhir Tahun
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Manfaat Melakukan Introspeksi Diri di Akhir Tahun
Aktual
Doa untuk Keselamatan Negeri dari Kezaliman dan Ketidakadilan
Doa untuk Keselamatan Negeri dari Kezaliman dan Ketidakadilan
Aktual
Ziarah ke Taif, Menelusuri Jejak Dakwah Rasulullah di Masjid Abdullah bin Abbas
Ziarah ke Taif, Menelusuri Jejak Dakwah Rasulullah di Masjid Abdullah bin Abbas
Aktual
Khutbah Jumat 12 Juni 2026:  Memaknai Pergantian Tahun dan Hakikat Masa
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Memaknai Pergantian Tahun dan Hakikat Masa
Aktual
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Peristiwa Hijrah yang Titik Awal Kejayaan Islam
Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Peristiwa Hijrah yang Titik Awal Kejayaan Islam
Aktual
UMM Siapkan Pabrik Infus untuk Perkuat Kemandirian Kesehatan Nasional
UMM Siapkan Pabrik Infus untuk Perkuat Kemandirian Kesehatan Nasional
Aktual
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Libatkan Tokoh Muda NU untuk Perkuat Organisasi
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Libatkan Tokoh Muda NU untuk Perkuat Organisasi
Aktual
Kemenag Gelar Peaceful Muharam Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Lebaran Yatim hingga Nikah Massal
Kemenag Gelar Peaceful Muharam Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Lebaran Yatim hingga Nikah Massal
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com