Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Dihujat, Ini Doa ketika Melihat Orang yang Sakit

Kompas.com, 5 Agustus 2026, 10:30 WIB
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com – Kabar meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan setelah sebelumnya mengeluhkan sulitnya mendapatkan ruang perawatan di rumah sakit mengundang duka sekaligus refleksi bagi masyarakat.

Tragedi yang sempat viral di media sosial itu bukan hanya memunculkan kritik terhadap layanan kesehatan, tetapi juga mengingatkan pentingnya menjaga empati ketika melihat orang yang sedang sakit.

Sebelum wafat pada 31 Juli 2026, Yurizal sempat mencurahkan pengalamannya melalui Threads. Ia mengaku telah menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang perawatan meski menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan.

Baca juga: Sakit atau Safar? Ini Cara Amalanmu Tetap Berpahala Sempurna

Alih-alih mendapat dukungan dan doa, unggahannya justru dibanjiri komentar bernada sinis. Bahkan, beberapa akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan ikut memberikan respons yang dinilai tidak menunjukkan rasa empati.

Setelah kabar duka meninggalnya Yurizal tersebar, publik bereaksi keras. Tiga tenaga kesehatan yang sebelumnya menuliskan komentar bernada nyinyir akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Mereka mengakui komentar tersebut tidak pantas, tidak profesional, dan telah melukai perasaan keluarga almarhum.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa seseorang yang sedang sakit bukan membutuhkan cibiran, melainkan dukungan moral, doa, dan penguatan.

Islam Mengajarkan Mendoakan, Bukan Menghakimi

Dalam ajaran Islam, menjenguk orang sakit merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Tidak hanya hadir secara fisik, seorang Muslim juga diajarkan untuk mendoakan kesembuhan saudaranya.

Buku Kumpulan Doa-doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI memuat doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika menjenguk orang sakit.

Doa tersebut berbunyi:


اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Allahumma Rabban-nās, adzhibil ba'sa, isyfi anta asy-syāfī, lā syifā'a illā syifā'uka, syifā'an lā yughādiru saqamā.

Artinya:

"Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit. Sembuhkanlah, Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit."

Dalam penjelasan buku tersebut disebutkan bahwa doa ini dibaca tiga kali sambil mengusap tubuh orang yang sakit dengan tangan kanan. Amalan ini dicontohkan Rasulullah SAW ketika salah seorang anggota keluarganya mengalami sakit dan diriwayatkan dalam hadis sahih Al-Bukhari dan Muslim.

Empati Lebih Berharga daripada Komentar Pedas

Media sosial sering kali membuat seseorang mudah berkomentar tanpa mengetahui kondisi sebenarnya. Padahal, orang yang sedang sakit bisa saja tengah berjuang menghadapi rasa nyeri, kecemasan, bahkan ancaman kehilangan nyawa.

Karena itu, Islam mengajarkan agar seorang Muslim menjaga lisan, termasuk tulisan di media sosial. Ketika melihat orang yang sedang sakit, pilihan terbaik bukanlah menghakimi atau merendahkan, melainkan memberikan doa, semangat, dan bantuan sesuai kemampuan.

Baca juga: Ratusan Jemaah Haji Pulang Lebih Awal Lewat Program Tanazul karena Sakit, Ini Prosedurnya

Tragedi yang menimpa Yurizal menjadi pelajaran bahwa satu kalimat dapat menjadi penghibur, tetapi juga bisa menjadi luka yang membekas. Empati yang diwujudkan melalui doa dan sikap lembut jauh lebih bernilai daripada komentar yang menyakitkan hati.

Di tengah derasnya arus media sosial, semoga setiap Muslim mampu menghidupkan akhlak Rasulullah SAW: menghadirkan kasih sayang kepada sesama, terutama kepada mereka yang sedang diuji dengan sakit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar