Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Shalat Subuh Sendiri dan Berjamaah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 14 September 2026, 21:57 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Shalat Subuh merupakan shalat fardu yang dikerjakan sebanyak dua rakaat pada waktu pagi sebelum matahari terbit.

Bagi umat Islam yang hendak menunaikannya, berikut bacaan niat shalat Subuh sendiri maupun berjamaah sebagai imam atau makmum lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

Baca juga: Niat Sholat Qobliyah Subuh 2 Rakaat: Arab, Latin, Arti, dan Tata Caranya

Niat Shalat Subuh

Shalat Subuh ditunaikan dalam dua rakaat. Waktu pelaksanaannya dimulai sejak terbitnya fajar shadiq hingga terbitnya matahari.

Niat shalat Subuh menjadi salah satu bagian penting sebelum menunaikan ibadah tersebut.

Bacaan niatnya berbeda sesuai dengan posisi seseorang ketika melaksanakan shalat, yakni sendiri, sebagai imam, atau sebagai makmum.

Baca juga: Sedekah Subuh Setelah Shalat atau Sebelum Azan, Mana Lebih Utama?

Berikut bacaan niat shalat Subuh yang dapat diamalkan sesuai dengan pelaksanaan shalat.

Niat Shalat Subuh Sendiri

Bagi seseorang yang mengerjakan shalat Subuh seorang diri, berikut bacaan niatnya:

اُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Lafal niatnya: Usholli fardhol subhi rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an Lillaahi Ta'aalaa.

Artinya: Saya berniat shalat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

Niat tersebut digunakan ketika seseorang melaksanakan shalat Subuh sendiri atau tidak mengikuti shalat berjamaah sebagai imam maupun makmum.

Dalam pelaksanaannya, shalat Subuh tetap terdiri dari dua rakaat dengan menghadap kiblat. Niat ditujukan untuk melaksanakan shalat fardu Subuh karena Allah Ta'ala.

Niat Shalat Subuh sebagai Imam

Seseorang yang memimpin shalat Subuh berjamaah berniat sebagai imam. Berikut bacaan niat shalat Subuh untuk imam:

اُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Lafal niatnya: Usholli fardhol subhi rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an Imaaman Lillaahi Ta'aalaa.

Artinya: Saya berniat shalat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat sebagai Imam karena Allah Ta'ala.

Bacaan tersebut digunakan oleh orang yang menjadi pemimpin dalam shalat Subuh berjamaah. Kata Imaaman menunjukkan posisi sebagai imam dalam pelaksanaan shalat.

Niat Shalat Subuh sebagai Makmum

Sementara itu, orang yang mengikuti imam dalam shalat Subuh berjamaah berniat sebagai makmum. Berikut bacaannya:

اُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Lafal niatnya: Usholli fardhol subhi rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an Ma'muuman Lillaahi Ta'aalaa.

Artinya: Saya berniat shalat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat sebagai Ma'mum karena Allah Ta'ala.

Kata Ma'muuman menunjukkan bahwa orang tersebut melaksanakan shalat dengan mengikuti imam.

Perbedaan Niat Shalat Subuh Sendiri, Imam, dan Makmum

Secara umum, ketiga bacaan niat tersebut sama-sama menyebutkan pelaksanaan shalat fardu Subuh sebanyak dua rakaat dan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

Perbedaannya terdapat pada bagian yang menunjukkan posisi dalam shalat berjamaah.

Orang yang shalat sendiri menggunakan niat tanpa keterangan sebagai imam atau makmum, sedangkan imam menggunakan lafaz Imaaman dan makmum menggunakan lafaz Ma'muuman.

Memahami perbedaan tersebut dapat membantu umat Islam memilih bacaan niat sesuai dengan kondisi pelaksanaan shalat Subuh.

Jika shalat dilakukan sendiri, gunakan niat shalat Subuh sendiri, sedangkan ketika berjamaah sesuaikan dengan posisi sebagai imam atau makmum.

Waktu Shalat Subuh

Shalat Subuh memiliki waktu pelaksanaan yang dimulai sejak terbitnya fajar shadiq hingga matahari terbit.

Karena waktunya berlangsung pada pagi hari dan berakhir ketika matahari terbit, umat Islam perlu memperhatikan waktu Subuh di wilayah masing-masing.

Shalat Subuh dikerjakan sebanyak dua rakaat. Pelaksanaan shalat dapat dilakukan sendiri maupun secara berjamaah di masjid, mushala, atau tempat lain yang memenuhi ketentuan untuk melaksanakan shalat.

Sehingga, niat shalat Subuh disesuaikan dengan cara pelaksanaannya, baik sendiri maupun berjamaah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Ketua MUI Jatim: Penerbitan Fatwa Jadi Fungsi Esensial MUI
Ketua MUI Jatim: Penerbitan Fatwa Jadi Fungsi Esensial MUI
Aktual
Cinta Terhalang Jarak, Apakah Boleh Nikah Online? Berikut Penjelasan Hukumnya dalam Islam
Cinta Terhalang Jarak, Apakah Boleh Nikah Online? Berikut Penjelasan Hukumnya dalam Islam
Aktual
Menjawab Mitos Merpati Masjidil Haram: Benarkah Mereka Tawaf Tujuh Kali dan Jatuh Jika Terbang di Atas Kabah?
Menjawab Mitos Merpati Masjidil Haram: Benarkah Mereka Tawaf Tujuh Kali dan Jatuh Jika Terbang di Atas Kabah?
Aktual
Merpati Masjidil Haram, Mengenal Sejarah, Asal-usul, dan Tradisi Merawatnya
Merpati Masjidil Haram, Mengenal Sejarah, Asal-usul, dan Tradisi Merawatnya
Aktual
Hukum Menikah bagi Muslim yang Pernah Menerima Donor ASI, Apakah Pernikahan Tetap Sah?
Hukum Menikah bagi Muslim yang Pernah Menerima Donor ASI, Apakah Pernikahan Tetap Sah?
Aktual
Syarat Sah Ijab Kabul dalam Islam, Apakah Harus Satu Tarikan Napas?
Syarat Sah Ijab Kabul dalam Islam, Apakah Harus Satu Tarikan Napas?
Aktual
Hukum Selingkuh dalam Islam, Termasuk Larangan Berkhianat dan Mendekati Zina
Hukum Selingkuh dalam Islam, Termasuk Larangan Berkhianat dan Mendekati Zina
Aktual
Kopi, QRIS, dan Geliat Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi
Kopi, QRIS, dan Geliat Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi
Aktual
Cimahi Siapkan Layanan Haji Satu Atap, Pembangunan Gedung Capai 57 Persen
Cimahi Siapkan Layanan Haji Satu Atap, Pembangunan Gedung Capai 57 Persen
Aktual
Kiai Miftachul Akhyar Ungkap Alasan Para Wali Tetap Berwirid meski Punya Karamah
Kiai Miftachul Akhyar Ungkap Alasan Para Wali Tetap Berwirid meski Punya Karamah
Aktual
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor Muri lewat Buku 1.062 Halaman
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor Muri lewat Buku 1.062 Halaman
Aktual
Wamenhaj Dahnil Usul Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Alasannya
Wamenhaj Dahnil Usul Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Alasannya
Aktual
Batas Maksimal Sholat Dhuha Sampai Jam Berapa? Jangan Sampai Terlewat Waktu Zuhur
Batas Maksimal Sholat Dhuha Sampai Jam Berapa? Jangan Sampai Terlewat Waktu Zuhur
Aktual
Gus Kikin Minta Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi, Jangan Hanya Fokus Ilmu Agama
Gus Kikin Minta Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi, Jangan Hanya Fokus Ilmu Agama
Aktual
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh November 2027, Niat, dan Keutamaannya
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh November 2027, Niat, dan Keutamaannya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar