Editor
KOMPAS.com - Niat shalat Jumat menjadi salah satu rukun penting yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan ibadah shalat Jumat.
Ibadah yang dilaksanakan setiap hari Jumat ini merupakan kewajiban bagi laki-laki Muslim yang memenuhi syarat dan menggantikan shalat Dzuhur.
Selain mempersiapkan diri dengan berbagai amalan sunnah, setiap muslim juga perlu memahami bacaan niat sesuai dengan posisinya sebagai imam maupun makmum.
Baca juga: Bagaimana Hukum Shalat Sunnah Dua Rakaat Sebelum Shalat Jumat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Sebelum berangkat ke masjid untuk menunaikan shalat Jumat, umat Islam dianjurkan melaksanakan sejumlah amalan sunnah.
Baca juga: 5 Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Dipenuhi Khatib, Jadi Penentu Sahnya Shalat Jumat
Di antaranya mandi sebelum Jumat, memakai wewangian, mengenakan pakaian yang bersih atau berwarna putih, serta datang lebih awal ke masjid.
Persiapan tersebut bertujuan untuk menyempurnakan pelaksanaan ibadah sekaligus menunjukkan penghormatan terhadap hari Jumat yang memiliki keutamaan dalam Islam.
Dilansir dari Antara, berikut bacaan niat shalat Jumat lengkap beserta arti dan penjelasannya.
Berikut bacaan niat shalat Jumat bagi imam:
Arab:
اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Usholli fardhol jum'ati rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat melakukan shalat Jumat dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini, sebagai imam karena Allah Ta'ala."
Berikut bacaan niat shalat Jumat bagi makmum:
Arab:
اُصَلِّيْ فَرْضَ الجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushollii fardlol jum'ati rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an ma-muuman lillahi ta'aala.
Artinya: "Aku niat melakukan shalat Jumat dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini, sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Dalam pelaksanaan shalat Jumat, niat dilakukan di dalam hati ketika hendak memulai shalat.
Niat tidak menjadi syarat untuk diucapkan dengan lisan, melainkan menjadi ketetapan hati bahwa ibadah yang dikerjakan semata-mata ditujukan kepada Allah SWT.
Memahami makna niat juga menjadi bagian penting agar setiap ibadah dilakukan dengan tujuan yang benar dan penuh keikhlasan.
Shalat Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam Islam karena menjadi ibadah wajib yang menggantikan shalat Zuhur bagi laki-laki Muslim yang memenuhi syarat.
Selain menunaikan shalat berjamaah, umat Islam juga memperoleh kesempatan mendengarkan khutbah yang berisi nasihat, penguatan iman, dan tuntunan dalam menjalani kehidupan.
Para ulama menekankan pentingnya menjaga keikhlasan niat dalam setiap ibadah, termasuk shalat Jumat.
Niat yang benar diharapkan dapat menumbuhkan kekhusyukan dan menjadikan ibadah lebih bernilai di sisi Allah SWT.
Dengan menjaga keikhlasan niat, shalat Jumat yang dilaksanakan setiap pekan diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kualitas amal ibadah seorang Muslim.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang