Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ustaz Derry Sulaiman Ingatkan Pedemo Jangan Nodai Perjuangan dengan Menjarah

Kompas.com, 31 Agustus 2025, 09:34 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Dai kondang Ustaz Derry Sulaiman mengingatkan para peserta aksi unjuk rasa agar tidak menodai perjuangan dengan tindakan anarkis yang justru merugikan banyak pihak. Pesan itu ia sampaikan melalui sebuah nasihat singkat yang ditujukan untuk masyarakat Indonesia.

“Bismillahirrahmanirrahim, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nasihat singkat ini saya buat untuk seluruh saudara-saudara saya yang sekarang lagi turun di jalan, yang lagi berjuang untuk bangsa Indonesia yang tercinta supaya lebih baik ke depannya. Jangan nodai perjuangan ini dengan aksi anarkis. Jangan sampai ada penjarahan, jangan sampai ada pencurian, jangan sampai ada pengrusakan apalagi pembunuhan,” ujarnya dilansir dari akun Instagram miliknya, @derrysulaiman, Sabtu (30/8/2025) malam.

Baca juga: Muhammadiyah Serukan Semua Pihak Tahan Diri dan Hentikan Kekerasan

Ustaz Derry mengingatkan bahwa dalam menyuarakan aspirasi, umat tetap harus menjaga ketenangan hati.

“Berteriaklah yang lantang tapi ingat hati harus tetap tenang. Ingat Allah, ingat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, istighfar. Kamu berhadapan dengan saudaramu sendiri. Tak ada manusia sempurna, jadi semua orang pasti punya kesalahan. Tapi jangan sampai gara-gara satu kesalahan orang yang kita lihat, kita melupakan semua kebaikannya. Dan jangan sampai gara-gara kebencian kita, kita berbuat zalim, kita tidak berlaku adil,” pesannya.

Ia juga menyinggung soal penjarahan yang terjadi dalam aksi.

“Ingat ya, merusak, mengambil barang orang lain tanpa izin itu dilarang agama, itu sama dengan mencuri. Siapapun tadi yang sudah ikut-ikutan mengambil barang di tempat rumah pejabat yang dijarah tadi, kembalikan, karena itu bukan hak kalian. Takutlah kepada Allah. Mungkin saja aparat kepolisian tidak tahu, mungkin saja orang-orang tidak tahu, tapi Allah tahu. Maka minta ampunlah kepada Allah, istighfar,” tegasnya.

Ustaz Derry mengingatkan bahwa momentum bulan Rabiul Awal atau Maulid Nabi seharusnya diisi dengan kebaikan, bukan aksi-aksi yang melanggar syariat.

“Ini bulan maulid, ini bulan Rabiul Awal, jangan ternoda dengan aksi-aksi yang melanggar syariat agama. Maka tetaplah jadi orang baik meskipun orang-orang tidak baik, kita tetap jadi orang baik,” tuturnya.

Ia pun menutup nasihatnya dengan pesan tentang akhirat.

Baca juga: KB PII: Prabowo Undang 16 Ormas Islam, Ajak Elemen Bangsa Jaga Kedamaian

“Ingat, dunia sementara, akhirat selama-lamanya. Semua yang kita lakukan akan diminta Allah pertanggungjawabannya di akhirat. Kita berniat berjuang, tapi nanti akhirnya kita jadi pecundang. Namun bila kita tetap pada kebaikan, jadilah pemenang. Suarakan kebenaran, semoga Allah beri hidayah semua pemimpin kita sehingga Indonesia ke depan lebih baik lagi, amin,” pungkasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

Baca tentang


Terkini Lainnya
Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan
Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Malam Nisfu Sya’ban dalam Tinjauan Ulama: Dalil dan Amalan yang Dianjurkan
Malam Nisfu Sya’ban dalam Tinjauan Ulama: Dalil dan Amalan yang Dianjurkan
Doa dan Niat
Skor Pencegahan Korupsi di Kemenag Disebut Lampaui Target Nasional
Skor Pencegahan Korupsi di Kemenag Disebut Lampaui Target Nasional
Aktual
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Doa dan Niat
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Doa dan Niat
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Bahtsul Masail Kiai Muda NU Minta PBNU Pecat Kader Korupsi
Bahtsul Masail Kiai Muda NU Minta PBNU Pecat Kader Korupsi
Aktual
Gibran ke Pesantren Cipasung Besok, Bawa Misi Santri Melek AI dan Robotik
Gibran ke Pesantren Cipasung Besok, Bawa Misi Santri Melek AI dan Robotik
Aktual
Sibuk Dunia tapi Rugi Akhirat? Ini Cara Agar Aktivitas Bernilai Ibadah
Sibuk Dunia tapi Rugi Akhirat? Ini Cara Agar Aktivitas Bernilai Ibadah
Doa dan Niat
Wamenhaj Tekankan Pentingnya Alur Komando bagi Petugas Haji
Wamenhaj Tekankan Pentingnya Alur Komando bagi Petugas Haji
Aktual
5 Persiapan Menyambut Datangnya Ramadhan 2026 Agar Ibadah Lebih Optimal
5 Persiapan Menyambut Datangnya Ramadhan 2026 Agar Ibadah Lebih Optimal
Doa dan Niat
Islam Tak Larang Cinta, Tapi Apakah Pacaran Dibenarkan?
Islam Tak Larang Cinta, Tapi Apakah Pacaran Dibenarkan?
Aktual
Ramadhan 2026: Rahasia Keutamaan Khatam Al-Qur’an di Bulan Suci
Ramadhan 2026: Rahasia Keutamaan Khatam Al-Qur’an di Bulan Suci
Aktual
Anak Remaja Berpacaran, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Syariat?
Anak Remaja Berpacaran, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Syariat?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com