Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dubai Umumkan Jadwal dan Lokasi Kembang Api Ramadhan 2026, Digelar di Sejumlah Lokasi Ikonik

Kompas.com, 16 Februari 2026, 11:24 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Pemerintah Dubai mengumumkan jadwal resmi kembang api Ramadhan 2026 yang akan digelar sepanjang bulan suci.

Informasi ini menjadi perhatian warga dan wisatawan, termasuk masyarakat Indonesia yang berencana berkunjung ke Uni Emirat Arab saat Ramadhan.

Langit malam di seluruh emirat dijadwalkan dihiasi pertunjukan cahaya berwarna-warni dalam rangkaian Ramadan Fireworks 2026 Dubai.

Jadwal Pertunjukan Kembang Api Ramadhan 2026 di Dubai

Pertunjukan tahunan ini kembali hadir sebagai bagian dari tradisi perayaan malam hari setelah berbuka puasa.

Baca juga: Razia Ramadhan di Dubai, Pengemis Kedapatan Punya 3 Mobil Mewah

Tradisi ini telah lama menjadi bagian dari suasana Ramadhan di kota tersebut, menghadirkan momen kebersamaan bagi keluarga usai menunaikan ibadah puasa.

Tahun ini, jadwal yang diumumkan disebut lebih ambisius dengan sejumlah lokasi berbeda yang menggelar pertunjukan setiap pekan.

Lokasi Utama Kembang Api Ramadhan 2026 di Dubai

Dilansir dari Times of Dubai, warga dan wisatawan yang ingin menyaksikan Ramadan Fireworks 2026 Dubai dapat mengunjungi sejumlah destinasi tepi laut dan kawasan perkotaan populer.

Beberapa lokasi yang masuk dalam daftar penyelenggaraan antara lain:

  • Bluewaters Island dan The Beach, JBR: Menggelar pertunjukan akhir pekan dengan latar belakang ikon kota, Ain Dubai.
  • Al Seef: Menawarkan suasana lebih tradisional di sepanjang kawasan bersejarah Dubai Creek, cocok bagi pengunjung yang menikmati iftar bernuansa heritage.
  • Dubai Festival City Mall: Dikenal dengan pertunjukan “IMAGINE” yang akan memadukan efek cahaya dan air bersama kembang api Ramadhan 2026.
  • Global Village Dubai: Menjadi salah satu lokasi favorit dengan pertunjukan rutin setiap Jumat dan Sabtu sepanjang bulan suci.
  • Hatta: Kawasan pegunungan ini dijadwalkan menggelar pertunjukan khusus pada akhir pekan terakhir Ramadhan.

Perayaan Hiburan dan Warisan Budaya 

Ramadan Fireworks 2026 Dubai tidak hanya dirancang sebagai hiburan visual, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Uni Emirat Arab.

Sejumlah pertunjukan akan diselaraskan dengan musik tradisional, menciptakan suasana yang khidmat sekaligus meriah.

Mayoritas pertunjukan dijadwalkan berlangsung pukul 22.00 waktu setempat. Waktu tersebut dipilih agar keluarga memiliki kesempatan menyelesaikan iftar dan salat malam sebelum acara dimulai.

Karena Ramadan Fireworks 2026 Dubai diperkirakan menarik kerumunan besar, otoritas setempat menyarankan pengunjung datang lebih awal atau memesan meja di restoran tepi laut untuk mendapatkan lokasi terbaik.

Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, intensitas perayaan diproyeksikan meningkat dan akan mencapai puncaknya pada pertunjukan penutup besar saat libur Idul Fitri.

Dubai pun memastikan langit malamnya akan dipenuhi cahaya sepanjang akhir pekan selama bulan Ramadhan 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jumlah Bus Shalawat akan Dikurangi Bertahap Seiring Pulangnya Jemaah Haji ke Tanah Air
Jumlah Bus Shalawat akan Dikurangi Bertahap Seiring Pulangnya Jemaah Haji ke Tanah Air
Aktual
MUBES NU DIY Dorong Reformasidi Tubuh NU, Soroti Kepemimpinan hingga Kemandirian Organisasi
MUBES NU DIY Dorong Reformasidi Tubuh NU, Soroti Kepemimpinan hingga Kemandirian Organisasi
Aktual
12 Kloter Telah Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam di Koper
12 Kloter Telah Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj Tegaskan Larangan Bawa Zamzam di Koper
Aktual
Kepulangan Jemaah Haji 2026, Keluarga Diminta Tidak Menjemput di Bandara Soekarno-Hatta
Kepulangan Jemaah Haji 2026, Keluarga Diminta Tidak Menjemput di Bandara Soekarno-Hatta
Aktual
Pemerintah Didorong Percepat Pelunasan Haji Khusus 2027, Ini Alasannya
Pemerintah Didorong Percepat Pelunasan Haji Khusus 2027, Ini Alasannya
Aktual
Kloter Pertama Mulai Dipulangkan, 445 Jemaah Embarkasi Batam Diberangkatkan ke Tanah Air
Kloter Pertama Mulai Dipulangkan, 445 Jemaah Embarkasi Batam Diberangkatkan ke Tanah Air
Aktual
Timwas Haji DPR Usulkan Lembaga Resmi Badal Haji untuk Cegah Praktik Ilegal
Timwas Haji DPR Usulkan Lembaga Resmi Badal Haji untuk Cegah Praktik Ilegal
Aktual
Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Enam Orang
Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Enam Orang
Aktual
 Seorang Jemaah Haji Asal Bengkulu Wafat, Jenazah akan Dimakamkan di Makkah
Seorang Jemaah Haji Asal Bengkulu Wafat, Jenazah akan Dimakamkan di Makkah
Aktual
Dua Jemaah Haji Bengkulu Masih Dirawat di RS Arab Saudi Jelang Kepulangan ke Tanah Air
Dua Jemaah Haji Bengkulu Masih Dirawat di RS Arab Saudi Jelang Kepulangan ke Tanah Air
Aktual
Hati-hati Menasabkan Anak di Luar Nikah kepada Orang Tua Angkat demi Administrasi
Hati-hati Menasabkan Anak di Luar Nikah kepada Orang Tua Angkat demi Administrasi
Aktual
Hukum Menikahi Wanita Hamil Menurut 4 Mazhab, Begini Pendapat Ulama
Hukum Menikahi Wanita Hamil Menurut 4 Mazhab, Begini Pendapat Ulama
Aktual
Hukum Menikah dalam Keadaan Hamil dalam Islam, Sah atau Tidak? Ini Penjelasannya
Hukum Menikah dalam Keadaan Hamil dalam Islam, Sah atau Tidak? Ini Penjelasannya
Aktual
Kisah Haru Jemaah Haji Indonesia, Menangis di Arafah hingga Rindu Peluk Keluarga
Kisah Haru Jemaah Haji Indonesia, Menangis di Arafah hingga Rindu Peluk Keluarga
Aktual
Kabar Duka, Sesepuh Ponpes Buntet KH Adib Rofiuddin Izza Wafat
Kabar Duka, Sesepuh Ponpes Buntet KH Adib Rofiuddin Izza Wafat
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com