Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa

Kompas.com, 21 Juli 2026, 12:28 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Shalat taubat merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam yang ingin memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Ibadah ini menjadi wujud penyesalan, kesungguhan untuk meninggalkan maksiat, sekaligus ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Agar pelaksanaannya sesuai tuntunan syariat, setiap Muslim perlu memahami niat, tata cara, dan doa yang dianjurkan setelah shalat taubat.

Baca juga: Doa Setelah Shalat Taubat Sesuai Sunnah Rasulullah, Lengkap Niatnya

Dengan melaksanakannya secara benar, shalat taubat diharapkan menjadi sarana untuk meraih ampunan dan rahmat Allah SWT.

Tata Cara Shalat Taubat yang Benar

Shalat taubat dilaksanakan sebanyak dua rakaat sebagaimana shalat sunnah pada umumnya. Berikut tata cara pelaksanaannya.

Baca juga: Waktu Mustajab Shalat Taubat, Lengkap Niat, Tata Cara, dan Doanya

1. Berwudhu dengan Sempurna

Sebelum melaksanakan shalat, pastikan telah berwudhu dengan sempurna. Bersuci merupakan syarat sah shalat sehingga seluruh anggota wudhu harus terkena air sesuai ketentuan.

2. Membaca Niat Shalat Taubat

Sebelum takbiratul ihram, niatkan dalam hati untuk melaksanakan shalat sunnah taubat.

Bacaan niatnya sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku berniat melaksanakan shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Niat tersebut menjadi bentuk kesungguhan seorang hamba untuk meninggalkan dosa dan kembali kepada Allah SWT.

3. Takbiratul Ihram

Setelah berniat, angkat kedua tangan sejajar telinga atau bahu sambil mengucapkan "Allahu Akbar" sebagai tanda dimulainya shalat.

4. Membaca Surah Al-Fatihah

Pada rakaat pertama, bacalah Surah Al-Fatihah sebagai bacaan wajib dalam setiap rakaat shalat.

5. Membaca Surah Pendek

Setelah Al-Fatihah, lanjutkan dengan membaca salah satu surah pendek Al-Qur'an, seperti Surah Al-Ikhlas, Al-Kafirun, atau surah lainnya sesuai kemampuan.

6. Rukuk

Lakukan rukuk dengan tuma'ninah sambil membaca:

"Subhana Rabbiyal 'Azim" sebanyak tiga kali.

7. I'tidal

Bangkit dari rukuk seraya membaca:

"Sami'Allahu liman hamidah, Rabbana lakal hamd."

Kemudian berdiri tegak sebelum melanjutkan sujud.

8. Sujud Pertama

Lakukan sujud pertama sambil membaca:

"Subhana Rabbiyal A'la" sebanyak tiga kali.

9. Duduk di Antara Dua Sujud

Setelah sujud pertama, duduk sambil membaca doa:

"Rabbighfir li warhamni wajburni warfa'ni warzuqni."

Doa tersebut berisi permohonan ampunan, rahmat, kecukupan, kemuliaan, dan rezeki dari Allah SWT.

10. Sujud Kedua

Lakukan sujud kedua dengan membaca tasbih yang sama seperti pada sujud pertama.

11. Mengerjakan Rakaat Kedua

Bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua. Tata cara dan bacaannya sama seperti rakaat pertama, mulai dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua.

12. Memperbanyak Doa Saat Sujud Terakhir

Pada sujud kedua di rakaat terakhir, dianjurkan memperbanyak doa dan memohon ampun kepada Allah SWT dengan penuh kekhusyukan.

Seorang Muslim dapat merenungkan dosa-dosa yang telah dilakukan dan memohon ampun dengan tulus, meskipun doa tersebut dipanjatkan dalam hati.

13. Tahiyat Akhir dan Salam

Setelah menyelesaikan rakaat kedua, bacalah tahiyat akhir, kemudian akhiri shalat dengan salam ke kanan dan ke kiri.

Doa Setelah Shalat Taubat

Usai menunaikan shalat taubat, umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca istighfar sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT.

1. Membaca Istighfar

Bacaan istighfar yang dianjurkan adalah:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullaahal 'adziim, alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan terus-menerus mengatur (makhluk-Nya), dan aku bertobat kepada-Nya."

2. Membaca Sayyidul Istighfar

Selanjutnya, dianjurkan membaca Sayyidul Istighfar berikut:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْت

Allahumma anta rabbii, laa ilaaha illa anta, khalaqtanii, wa anaa 'abduka, wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'uudzu bika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau. Engkaulah yang menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha setia kepada janji-Mu dan perjanjian-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku mengakui semua nikmat-Mu kepadaku, dan aku pun mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau."

Membaca istighfar setelah shalat taubat menjadi bentuk pengakuan seorang hamba atas segala kekhilafan yang pernah dilakukan.

Dengan hati yang tulus, seorang Muslim berharap Allah SWT menerima taubatnya, mengampuni dosa-dosanya, serta memberikan kekuatan untuk istiqamah di jalan yang diridhai-Nya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah
Kisah Bencana yang Diungkap dalam Al-Quran dan Hadis, dari Banjir hingga Wabah
Aktual
Peristiwa Rabiul Awal: Mengenang Momen Rasulullah Lahir hingga Wafat
Peristiwa Rabiul Awal: Mengenang Momen Rasulullah Lahir hingga Wafat
Aktual
Doa Upacara 17 Agustus 2026, Teks Lengkap untuk Peringatan HUT ke-81 RI
Doa Upacara 17 Agustus 2026, Teks Lengkap untuk Peringatan HUT ke-81 RI
Doa dan Niat
Nama dan Gelar Nabi Muhammad SAW Beserta Maknanya
Nama dan Gelar Nabi Muhammad SAW Beserta Maknanya
Aktual
Menjawab Mitos Larangan Menikah di Bulan Rabiul Awal, Ini Hukum Islam dan Penjelasannya
Menjawab Mitos Larangan Menikah di Bulan Rabiul Awal, Ini Hukum Islam dan Penjelasannya
Aktual
Kisah Pemuda Pendosa yang Dimuliakan karena Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Kisah Pemuda Pendosa yang Dimuliakan karena Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Aktual
Apa Itu Sutrah dalam Shalat? Kenali Fungsi dan Hukumnya Menggunakannya
Apa Itu Sutrah dalam Shalat? Kenali Fungsi dan Hukumnya Menggunakannya
Aktual
Hukum Imam Salat Sambil Duduk, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Hukum Imam Salat Sambil Duduk, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Aktual
Daun Sirih Disulap Jadi Sabun, Cara Mahasiswa Muhammadiyah Ajari Siswa Hidup Bersih
Daun Sirih Disulap Jadi Sabun, Cara Mahasiswa Muhammadiyah Ajari Siswa Hidup Bersih
Aktual
Jelang Muktamar NU, Ali Masykur Musa: Semangat Kebangsaan Tak Boleh Luntur
Jelang Muktamar NU, Ali Masykur Musa: Semangat Kebangsaan Tak Boleh Luntur
Aktual
Jangan Jegal Gus Yahya dan Gus Salam dengan Tafsir Aturan
Jangan Jegal Gus Yahya dan Gus Salam dengan Tafsir Aturan
Aktual
Dari Iqra hingga Jurnalisme, Haedar Nashir: Islam Punya Tradisi Literasi yang Kuat
Dari Iqra hingga Jurnalisme, Haedar Nashir: Islam Punya Tradisi Literasi yang Kuat
Aktual
Doa Naik Kendaraan dan Bepergian: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Naik Kendaraan dan Bepergian: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Harian
Apakah Kentut dari Kemaluan Membatalkan Wudhu? Ini Pendapat Para Ulama
Apakah Kentut dari Kemaluan Membatalkan Wudhu? Ini Pendapat Para Ulama
Aktual
33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat dari Soetta, Kemenhaj Ungkap Travel Diduga Tak Berizin
33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat dari Soetta, Kemenhaj Ungkap Travel Diduga Tak Berizin
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar