Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Registrasi Peserta Muktamar Ke-35 NU, dari Penjemputan hingga Dapat ID Card

Kompas.com, 23 Agustus 2026, 10:47 WIB
Reni Susanti

Editor

JOMBANG, KOMPAS.com — Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akan digelar di Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.

Bagi peserta atau muktamirin yang akan menghadiri Muktamar, panitia telah menyiapkan alur kedatangan mulai dari penjemputan di stasiun dan bandara, registrasi, pencetakan kartu identitas atau ID card, hingga transportasi menuju penginapan.

Alur tersebut diuji dalam simulasi yang digelar Panitia Lokal (Panlok) dan Panitia Daerah (Panda) Muktamar Ke-35 NU di kompleks MTs dan MA Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Sabtu (22/8/2026).

Dikutip dari NU Online, simulasi dilakukan untuk memastikan pergerakan peserta berjalan lancar sekaligus menguji sistem registrasi digital agar tidak terjadi penumpukan saat Muktamar berlangsung.

Baca juga: Tak Sekadar Ramah, Panitia Muktamar NU Perketat Verifikasi Peserta Resmi

Alur Peserta Muktamar NU

Lantas, bagaimana alur kedatangan dan registrasi peserta Muktamar Ke-35 NU?

1. Peserta Dijemput dari Stasiun dan Bandara

Panitia menyiapkan skema transportasi bagi peserta yang datang menggunakan angkutan umum.

Muktamirin yang tiba melalui Stasiun Jombang akan dijemput menggunakan armada khusus yang disediakan panitia.

Sementara peserta yang tiba melalui Bandara Internasional Juanda akan diangkut menggunakan bus dan minibus hasil kerja sama panitia dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bagi peserta yang datang menggunakan kendaraan pribadi, panitia menyediakan area drop zone di depan gerbang utama.

Setelah menurunkan peserta, kendaraan akan diarahkan menuju kantong parkir yang telah ditentukan.

Baca juga: Jelang Muktamar NU, Kiai Sepuh Ingatkan AHWA Bukan Ruang Transaksi

2. Peserta Masuk Ruang Tunggu untuk Pemeriksaan Awal

Setibanya di lokasi Muktamar, peserta akan diarahkan menuju ruang tunggu di Gedung MA Bahrul Ulum.

Di tempat tersebut, peserta menjalani pemeriksaan awal sebelum mengikuti proses registrasi berikutnya.

Pengaturan alur tersebut dilakukan untuk mengendalikan pergerakan peserta dan mencegah penumpukan di lokasi registrasi.

3. Verifikasi Data dan Cetak ID Card

Setelah pemeriksaan awal, peserta akan diarahkan menuju Gedung MTs Bahrul Ulum.

Di lokasi ini, panitia melakukan verifikasi akhir terhadap berkas dan data peserta.

Panitia kemudian mencetak ID card bagi peserta yang telah dinyatakan terverifikasi.

Dalam proses registrasi, panitia menggunakan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) dan kode QR yang terintegrasi dengan basis data resmi PBNU.

Sistem tersebut digunakan untuk mempercepat proses validasi sekaligus memastikan identitas peserta yang mengikuti Muktamar.

4. Hanya Peserta Terverifikasi yang Dapat ID Card

Ketua Panlok Muktamar Ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq mengatakan, proses verifikasi menjadi bagian penting dalam pengaturan peserta.

"Hanya Muktamirin yang terverifikasi secara sah yang berhak mendapatkan ID card resmi dan diarahkan menuju lokasi penginapan yang telah ditentukan," kata Gus Rozaq, Sabtu.

Menurut dia, pos pendaftaran menjadi pintu masuk untuk menentukan keabsahan peserta Muktamar.

Peserta yang datanya tidak berhasil divalidasi secara resmi tidak diperkenankan memasuki area utama kegiatan.

5. Becak Listrik Antar Peserta ke Penginapan

Setelah mendapatkan ID card, peserta akan diarahkan menuju penginapan yang telah ditentukan panitia.

Untuk membantu mobilitas peserta, panitia menyiapkan becak listrik dan mobil golf.

Armada tersebut akan digunakan untuk mengantar muktamirin menuju tower penginapan maupun lokasi Sidang Pleno I.

Panitia melibatkan sejumlah divisi dalam simulasi tersebut, mulai dari kesekretariatan, keamanan, transportasi, hingga penanggung jawab penginapan.

Unsur yang terlibat berasal dari PBNU, PWNU Jawa Timur, PCNU Jombang, serta pesantren.

Gus Rozaq mengatakan, sejumlah kekurangan masih ditemukan dalam simulasi dan akan menjadi bahan evaluasi sebelum pelaksanaan Muktamar.

"Dari simulasi hari ini, tentu ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki karena ini baru tahap awal. Evaluasi akan terus kita lakukan dan insya Allah saat perhelatan nanti persiapannya sudah jauh lebih matang," ujarnya.

Muktamar Ke-35 NU akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Baca tentang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar