Penulis
KOMPAS.com - Pergantian ttahun menandai momen pergantian waktu. Semakin hari, semakin terasa waktu berjalan begitu cepat. Hal ini menandai bahwa kiamat semakin dekat. Oleh karena itu, persiapan bekal untuk akhirat harus semakin kuat.
Berikut ini khutbah Jumat dengan judul 'Waktu Semakin Cepat, Persiapkan Bekal untuk Akhirat'. Khutbah ini bisa dibawakan di momen perubahan tahun sebagai bahan untuk muhasabah diri.
Baca juga: Khutbah Jumat 26 Desember 2025 Keutamaan Bulan Rajab
الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ
وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ
نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن
وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن
أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Baca juga: Khutbah Jumat 19 Desember 2025: Kembali kepada Allah SWT sebagai Jalan Keselamatan
Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam yang senantiasa memberikan berbagai kenikmatan kepada kita, terutama nikmat iman, sehat, dan sempat sehingga kita bisa hadir pada kesempatan ini.
Shalawat dan salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari kegelapan menuju cahaya.
Sebagai wujud syukur atas segala nikmat yang diberikan, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dengan takwa yang sebenar-benarnya.
Dengan ketakwaan itulah kita akan mendapat keberkahan dan keberuntungan di dunia maupun di akhirat.
Baca juga: Khutbah Jumat: Mengenal Penyebab Bencana dan Cara Menghindarinya
Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Momen pergantian tahun biasa dirayakan dengan berbagai aktivitas yang intinya adalah kesenangan. Padahal jika direnungi, pergantian waktu menunjukkan bahwa jatah hidup di dunia semakin berkurang dan hari kiamat semakin mendekat.
Oleh karena itu, sebagai seorang muslim, sangat bijak bila momen pergantian tahun ditandai dengan melakukan muhasabah diri, merenungkan kembali apa yang sudah terjadi dan apa yang akan terjadi kedepannya.
Yang jelas waktu tidak dapat diundurkan, waktu akan terus berjalan di dunia menuju kebinasaan dan kehancuran untuk nantinya digantikan kehidupan yang abadi, yaitu kehidupan akhirat.
Baca juga: 5 Rukun Khutbah Jumat yang Wajib Diketahui dan Dipenuhi
Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Waktu adalah modal yang sangat penting bagi manusia untuk memperoleh segalanya. Jika manusia hanya berfokus untuk kehidupan dunia, maka itulah yang akan didapatkan. Tetapi jika manusia fokus untuk kehidupan akhirat, maka kehidupan dunia tidak akan terlewat.
Oleh karena itu, di momen pergantian tahun ini, marilah kita melakukan muhasabah diri. Sudah sejauh apa bekal yang kita siapkan untuk akhirat. Sebab bekal itulah yang benar-benar kita butuhkan setelah kematian.
Perintah untuk bermuhasabah diri ini disampaikan Allah SWT dalam Al Quran surat Al Hasyr ayat 18:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Baca juga: Khutbah Jumat: Pentingnya Kejujuran dalam Kehidupan Seorang Muslim
Jamaah Jumat Rahimakumullah.
Kehidupan di dunia ini pada hakikatnya hanyalah tempat persinggahan sementara. Tempat manusia mengumpulkan bekal untuk menuju kehidupan abadi di akhirat.
Akhirat adalah tempat dimana setiap manusia akan memperoleh balasan dari setiap amal yang telah dikerjakan di dunia.
Maka dalam Islam disebutkan bahwa orang yang cerdas adalah mereka yang mampu memanfaatkan waktu yang ada untuk mengumpulkan bekal terbaik guna menghadap Allah nantinya. Dalam haditsnya Rasulullah SAW bersabda:
الكَيِّس مَنْ دَانَ نَفْسَهُ, وَعَمِلَ لِما بَعْدَ الْموْتِ, وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَه هَواهَا, وتمَنَّى عَلَى اللَّهِ
Artinya: “Orang yang cerdas adalah orang yang mempersiapkan dirinya dan beramal untuk hari setelah kematian, sedangkan orang yang bodoh adalah orang mengikuti hawa nafsunya dan berangan angan kepada Allah.” (H.R. Tirmidzi).
Baca juga: Khutbah Jumat Singkat: Pelajaran Berharga Dari Bencana Banjir di Sumatera
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Dari hadits di atas kita dapat memahami bahwa sesungguhnya orang yang cerdas bukanlah orang yang memiliki IQ tinggi atau gelar akademik yang berderet.
Tetapi orang cerdas adalah orang yang memahami bahwa ujung dari kehidupan adalah kematian yang menjadi gerbang pembuka untuk menghadap Allah SWT guna mempertanggungjawabkan segala apa yang telah diperbuatnya di dunia.
Jangan sampai kita menyesal pada akhirnya karena lalai di kehidupan dunia ini karena sesungguhnya tidak ada jalan kembali ketika kematian sudah menjemput. Maka banyak orang nantinya akan menyesal karena tidak memanfaatkan waktu yang ada untuk beramal sholeh.
Mereka meminta dikembalikan kepada Allah ke dunia agar bisa memperbaiki diri, tetapi semua sia-sia.
وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذِ ٱلْمُجْرِمُونَ نَاكِسُوا۟ رُءُوسِهِمْ عِندَ رَبِّهِمْ رَبَّنَآ أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَٱرْجِعْنَا نَعْمَلْ صَٰلِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ
Artinya: “Dan, jika sekiranya kamu melihat mereka ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata): "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin.” (Q.S. As Sajdah: 12).
Baca juga: Teks Khutbah Jumat 28 November 2025: Jangan Berpecah Belah
Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Di tengah waktu yang berjalan begitu cepat ini sekaligus sebagai pertanda bahwa kiamat sudah dekat, marilah kita memohon kepada Allah SWT agar diberikan hidayah dan taufiknya sehingga kita bisa memanfaatkan waktu yang masih tersisa untuk memperbaiki diri dan mengumpulkan bekal terbaik untuk menghadap Allah nantinya.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ
وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ
إِيَّاهُ نَعْبُدُ وَإِيَّاُه نَسْتَعِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. اِتَّقُوا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَسَارِعُوْا إِلَى مَغْفِرَةِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Baca juga: Khutbah Jumat Singkat: Ahli Ibadah Tapi Masuk Neraka
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
وَصَلَّى الله عَلَى سَيِّدَنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتْ
إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ
وَ نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ
يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَادْعُوْهُ
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang