Editor
KOMPAS.com-Sholat dhuha merupakan salah satu amalan sunah yang ringan dikerjakan, tetapi memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.
Ibadah ini melatih keistiqamahan seorang muslim dalam menjaga hubungan dengan Allah, sekaligus mengisi waktu pagi agar tidak berlalu dalam kelalaian.
Pelaksanaan sholat dhuha juga menjadi wujud rasa syukur atas nikmat kesehatan, kesempatan hidup, dan rezeki waktu yang diberikan setiap hari.
Dilansir dari laman MUI, secara tata cara, sholat dhuha dikerjakan sebagaimana sholat sunah lainnya, dengan niat yang cukup dihadirkan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.
Baca juga: Kapan Waktu Sholat Dhuha Dimulai hingga Berakhir? Ini Penjelasan Ulama
Adapun lafal niat sholat dhuha yang umum dibaca adalah sebagai berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Saya niat sholat sunah dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Setelah mengakhiri sholat dengan salam, umat Islam dianjurkan memanjatkan doa-doa kebaikan, terutama doa yang berisi permohonan kelapangan rezeki dan keberkahan hidup.
Salah satu doa yang dikenal luas dan sering dibaca setelah shalat dhuha adalah sebagai berikut:
اَللّٰهُمَّ إِنَّ الضَّحَآءَ ضَحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللّٰهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِيْ فِي السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعْسَرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضَحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِيْ مَآ أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Artinya: “Wahai Tuhanku, sungguh dhuha ini adalah dhuha-Mu, keagungan ini adalah keagungan-Mu, keindahan ini adalah keindahan-Mu, kekuatan ini adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan ini adalah penjagaan-Mu; wahai Tuhanku, jika rezekiku berada di langit, maka turunkanlah, jika berada di bumi, maka keluarkanlah, jika dipersulit maka mudahkanlah, jika tercampur dengan yang haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah, dengan hak dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, karuniakanlah kepadaku apa yang Engkau karuniakan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”
Selain doa tersebut, terdapat pula doa singkat yang mencerminkan sikap tawakal dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.
Baca juga: Bacaan Niat Sholat Dhuha Lengkap dengan Tata Cara dan Doanya
Doa tersebut berbunyi sebagai berikut:
اَللّٰهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكَ أُقَاتِلُ
Artinya: “Dengan-Mu aku menerjang, dengan-Mu aku berusaha, dan dengan-Mu aku berjuang.”
Sebagian ulama juga menganjurkan untuk memperbanyak istighfar dan doa tobat setelah sholat dhuha, yang dapat dibaca sebanyak 40 atau 100 kali.
Doa istighfar tersebut adalah sebagai berikut:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Artinya: “Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan terimalah tobatku, sungguh Engkau Maha Penerima Tobat dan Maha Penyayang.”
Menghidupkan pagi hari dengan sholat dhuha menjadi ikhtiar sederhana yang diyakini dapat menghadirkan ketenteraman batin, keberkahan rezeki, serta limpahan rahmat Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang