Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Petualang Arab Saudi Nyetir Lewati 27 Negara demi Menyaksikan Aurora

Kompas.com, 26 Januari 2026, 17:06 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com - Seorang petualang muda asal Arab Saudi menempuh ribuan kilometer melintasi benua hanya demi satu tujuan langka: menyaksikan Northern Lights atau aurora di langit utara Norwegia.

Malik Al-Sultan (27) memulai perjalanan dari Riyadh dengan Toyota Hilux modifikasi ringan, lalu menyusuri jalan darat Eropa selama hampir tiga pekan hingga tiba di wilayah utara Norwegia, dekat kota Bodø dan area Rana—salah satu lokasi terbaik melihat aurora.

“Aku suka mencoba hal baru, mencari tantangan, dan menghadapi petualangan,” ujarnya kepada Arab News.

Baca juga: Putra Mahkota Dubai Pulihkan Tubuh Secara Esktrem: Terapi Es Minus 110 Derajat

Terinspirasi Plat Nomor Mobil Teluk di Swiss

Ide perjalanan ekstrem ini muncul pada 2017 saat ia berada di Swiss bersama keluarga.

Ia melihat sebuah mobil berpelat negara Teluk dan langsung terpikir: kalau mereka bisa sampai sini dengan mobil, kenapa aku tidak?

Ketika semua rencana matang, tujuannya sudah jelas: Norwegia.

Rute Panjang 27 Negara

Perjalanannya melewati deretan negara: Arab Saudi, Kuwait, Turki, Bulgaria, Makedonia Utara, Albania, Kosovo, Montenegro, Bosnia, Kroasia, Slovenia, Austria, Italia, Swiss, Liechtenstein, Prancis, Inggris, Belgia, Belanda, Jerman, Denmark, Swedia, hingga akhirnya Norwegia.

Ia juga menyeberang dengan feri dari Prancis ke Inggris, serta dari Denmark ke Norwegia.

Sendirian, Cuaca Ekstrem, dan Medan Sulit

Mengemudi sendirian jarak jauh bukan perkara mudah. Tantangan terbesarnya adalah jarak panjang, perubahan cuaca ekstrem, daerah terpencil, hingga sulitnya mencari penginapan larut malam.

Hilux 4x4 miliknya hanya dimodifikasi seperlunya. Ia mengganti ban dan beberapa komponen, serta memakai ban salju berpaku logam saat memasuki Norwegia.

Momen Aurora yang “Seperti Mimpi”

Aurora hanya muncul pada musim tertentu, biasanya dari akhir September hingga Maret. Bahkan di musimnya pun, melihat aurora tetap butuh keberuntungan.

Ketika akhirnya cahaya hijau dan merah itu menari di langit selama lebih dari setengah jam, Malik sempat mengira itu asap pabrik atau pantulan awan.

“Rasanya seperti mimpi,” katanya.

Tetap Pakai Thobe dan Shemagh di Suhu Beku

Di tengah suhu beku Eropa Utara, Malik tetap mengenakan thobe dan shemagh.

“Itu bagian dari identitasku. Aku bangga memakainya dan merasa paling nyaman,” ujarnya.

Pilihan ini justru membuat banyak warga yang ditemuinya penasaran dan antusias.

Banyak keluarga di berbagai negara bahkan menawarinya tempat singgah, terutama setelah tahu ia berasal dari Arab Saudi.

Pelajaran dari Perjalanan Panjang

Perjalanan ini, kata Malik, mengajarkannya kesabaran, kemandirian, dan keberanian mengambil keputusan sendiri.

Baca juga: Penyebab Suhu Anjlok -3 Derajat di Arab Saudi, Fenomena Langka di Negeri Gurun

Ia ingin membagikan pengalaman perjalanan secara jujur—tanpa dilebih-lebihkan—termasuk soal biaya dan kebutuhan di tiap negara.

Dan petualangannya belum berhenti.

“Tujuan berikutnya: Islandia,” ujarnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Beramal Tanpa Ilmu dalam Islam: Antara Niat Baik dan Kesalahan Fatal
Beramal Tanpa Ilmu dalam Islam: Antara Niat Baik dan Kesalahan Fatal
Doa dan Niat
Kapan Puasa 2026? Yuk Kenali Ramadhan, Bulan Penuh Ampunan
Kapan Puasa 2026? Yuk Kenali Ramadhan, Bulan Penuh Ampunan
Aktual
Tanda Kiamat Datang Beruntun? Ini Peringatan Nabi yang Mengejutkan
Tanda Kiamat Datang Beruntun? Ini Peringatan Nabi yang Mengejutkan
Aktual
Doa Sholat Hajat Lengkap: Niat, Tata Cara, Waktu Terbaik, dan Keutamaannya
Doa Sholat Hajat Lengkap: Niat, Tata Cara, Waktu Terbaik, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Petualang Arab Saudi Nyetir Lewati 27 Negara demi Menyaksikan Aurora
Petualang Arab Saudi Nyetir Lewati 27 Negara demi Menyaksikan Aurora
Aktual
Bukan Sekadar Puasa, Ini 3 Peristiwa Besar di Bulan Ramadhan
Bukan Sekadar Puasa, Ini 3 Peristiwa Besar di Bulan Ramadhan
Aktual
Puasa Tanggal Berapa 2026? Ini Perkiraan 1 Ramadhan dan Lebaran Versi Pemerintah & Muhammadiyah
Puasa Tanggal Berapa 2026? Ini Perkiraan 1 Ramadhan dan Lebaran Versi Pemerintah & Muhammadiyah
Aktual
Telinga Berdenging dalam Islam: Antara Isyarat Spiritual, Doa, dan Penjelasan Medis
Telinga Berdenging dalam Islam: Antara Isyarat Spiritual, Doa, dan Penjelasan Medis
Doa dan Niat
Keutamaan Doa Nabi Yunus di Malam Nisfu Syaban, Ini Rahasianya
Keutamaan Doa Nabi Yunus di Malam Nisfu Syaban, Ini Rahasianya
Doa dan Niat
Nisfu Syaban Kapan? Ini Waktu dan Keutamaan Doa Usai Baca Yasin
Nisfu Syaban Kapan? Ini Waktu dan Keutamaan Doa Usai Baca Yasin
Aktual
Kapan Puasa Ayyamul Bidh Bulan Sya’ban 1447 H? Berikut Jadwal dan Penjelasannya
Kapan Puasa Ayyamul Bidh Bulan Sya’ban 1447 H? Berikut Jadwal dan Penjelasannya
Aktual
Diklat Petugas Haji 2026 Ditinjau Menteri, Layanan Jamaah Jadi Sorotan
Diklat Petugas Haji 2026 Ditinjau Menteri, Layanan Jamaah Jadi Sorotan
Aktual
Nisfu Syaban Kapan 2026? Cek Jadwal Lengkap dan Hitungannya
Nisfu Syaban Kapan 2026? Cek Jadwal Lengkap dan Hitungannya
Aktual
Hitung Mundur Puasa 2026: Berapa Hari Lagi dan Apa Saja Persiapannya?
Hitung Mundur Puasa 2026: Berapa Hari Lagi dan Apa Saja Persiapannya?
Aktual
Belum Dapat Tiket Mudik? Ini Tips “War Tiket” Lebaran 2026 Resmi dari KAI
Belum Dapat Tiket Mudik? Ini Tips “War Tiket” Lebaran 2026 Resmi dari KAI
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com