Penulis
KOMPAS.com - Banyak orang mengalami telinga berdenging tanpa sebab yang jelas? Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai tinnitus. Namun dalam perspektif Islam, telinga berdenging tidak hanya dipahami sebagai gejala fisik semata, melainkan juga memiliki dimensi spiritual.
Islam sebagai agama yang menyeluruh tidak menafikan aspek medis, tetapi juga mengajarkan umatnya untuk peka terhadap isyarat batin, tanda peringatan, dan hikmah di balik setiap kejadian pada tubuh manusia.
Baca juga: Bacaan Dzikir dan Doa Ziarah Kubur Lengkap dengan Artinya
Telinga berdenging dalam Islam ternyata tidak hanya dipahami sebagai peristiwa medis. Ada isyarat spiritual dalam kejadian tersebut. Sebagaimana Allah SWT menciptakan penglihatan, pendengaran, dan hati sebagai bagian spiritualitas Islam, yaitu untuk bersyukur.
وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Artinya: "Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur." (Q.S. An Nahl: 78).
Rasulullah SAW pernah menyampaikan tentang telinga berdenging dalam haditsnya.
إِذَا طَنَّتْ أُذُنُ أَحَدِكُمْ فَلْيَذْكُرْنِي، وَلْيُصَلِّ عَلَيَّ، وَلْيَقُلْ: ذَكَرَ اللهُ بِخَيْرٍ مَنْ ذَكَرَنِي
Artinya: “Jika telinga salah seorang dari kalian berdenging, maka hendaklah ia mengingatku, bershalawat atasku, dan berdoa: ‘Semoga Allah menyebutkan kebaikan orang yang menyebutkan kebaikanku." (H.R. At Thabrani).
Imam Al-Shan’ani dalam kitab al-Tanwir, Syarh al-Jami’ al-Shaghir menjelaskan bahwa telinga berdenging merupakan isyarat dari Allah SWT tentang adanya orang lain yang sedang membicarakan kebaikan kita.
Baca juga: 6 Peristiwa Penting di Bulan Sya‘ban: Jejak Penting yang Mengubah Arah
Berdasarkan hadits yang disampaikan Rasulullah SAW, ketika telinga berdenging, maka berikut ini yang bisa dilakukan:
Membaca sholawat artinya memberikan sanjungan dan doa kepada Rasulullah SAW. Bisa sholawat pendek maupun yang panjang.
Imam An Nawawi dalam kitab Al Adzkar menuliskan tentang doa yang dibaca saat telinga berdenging.
ذَكَرَنِيَ اللَّهُ بِخَيْرٍ
DzakaraniAllahu bikhair.
Artinya: "Semoga Allah menyebutku dengan kebaikan."
Baca juga: 3 Teori Fisika yang Kerap Dikaitkan dengan Peristiwa Isra Miraj
Yang dimaksud telinga berdenging dalam Islam sebagai pertanda ada yang membicarakan kebaikan seseorang adalah telinga yang berdenging secara spontan tanpa ada penyebab yang mengindikasikan sakit dan hanya berlangsung sekejab.
Sementara ketika telinga berdenging yang menimbulkan gangguan dan berlangsung lama, bisa jadi disebabkan oleh beberapa hal berikut:
Baca juga: Penyebab Suhu Anjlok -3 Derajat di Arab Saudi, Fenomena Langka di Negeri Gurun
Telinga berdenging dalam Islam bukan sekadar fenomena fisik, melainkan juga pintu refleksi spiritual. Ia mengajarkan keseimbangan antara iman dan ikhtiar, antara dzikir dan ilmu, antara hati dan tubuh.
Dengan memahami maknanya secara proporsional, seorang muslim tidak terjebak dalam mitos, namun juga tidak kehilangan kepekaan ruhani yang menjadi ciri keimanan sejati.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang