Editor
KOMPAS.com - Perayaan Satu Abad Nahdlatul Ulama (1926–2026) di Jawa Timur tak hanya dirayakan dengan doa dan budaya, tetapi juga aksi nyata untuk umat.
Sebanyak 100 titik layanan kesehatan gratis disiapkan rumah sakit, klinik, dan balai pengobatan milik NU se-Jatim dan digelar serentak pada 31 Januari 2026.
Kick off layanan kesehatan gratis ini akan dilakukan langsung oleh Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz di salah satu Rumah Sakit NU di Jombang.
Agenda tersebut disepakati dalam rapat koordinasi panitia Harlah Satu Abad NU di Kantor PWNU Jatim, yang dihadiri jajaran pengurus, termasuk Wakil Sekretaris PWNU bidang Kesehatan dr Hardadi Airlangga.
Baca juga: Muhaimin Dorong Sarjana NU Perkuat Transformasi Pesantren
Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU, Prof Masykuri Bakri, menyebut gerakan ini sebagai bentuk pengabdian nyata NU kepada masyarakat.
“100 titik pelayanan pengobatan dan kesehatan gratis dan serentak se-Jawa Timur akan dimulai dari Jombang sebagai penanda kick off,” ujarnya dikutip dari Antaranews, Rabu (28/1/2026).
Semangat pelayanan kesehatan juga ditandai dengan peresmian RSNU di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan pada Senin (26/1/2026).
Peresmian dilakukan oleh KH Abdul Hakim Mahfudz bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bagian rangkaian satu abad NU.
Tak berhenti pada satu hari, sejumlah Lembaga Kesehatan NU (LKNU) di berbagai daerah bahkan menggelar layanan gratis lebih dari sekali.
LKNU Blitar, misalnya, mengadakan layanan pada 24 dan 31 Januari, serta 2 Februari. LKNU Malang dan Gresik juga menggelar lebih dari satu kali layanan.
Menariknya, daerah yang belum memiliki rumah sakit NU tetap ambil bagian. Pacitan dan Magetan menyelenggarakan layanan kesehatan gratis melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten setempat.
LKNU se-Jatim juga menyiapkan layanan kesehatan sistem shift saat puncak peringatan Harlah Satu Abad NU, yakni Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana, Malang, 7–8 Februari 2026.
Ribuan jemaah diperkirakan hadir, sehingga dukungan medis menjadi bagian penting dari kelancaran acara.
Rangkaian satu abad NU juga diramaikan kegiatan budaya dan edukasi. Hadrah Lailatul Ishari yang diikuti 1.000 perodad akan digelar di Masjid Kemayoran pada Kamis, 29 Januari pukul 20.00 WIB, melibatkan pula Ishari Gen-Z atau Ishari Pelajar.
Sehari setelahnya, pameran lukisan nasional bertema “Mangsa Kalasubo” akan dibuka di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS) pada Jumat, 30 Januari pukul 19.00 WIB.
Sementara itu, LKKNU Jatim bersama RMI menggelar program pesantren sehat dan parenting secara berkala pada 27 Januari hingga 15 Februari di sejumlah pesantren di Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Blitar, Bondowoso, dan Banyuwangi.
Baca juga: Bahtsul Masail Kiai Muda NU Minta PBNU Pecat Kader Korupsi
Puncak peringatan Satu Abad NU oleh PWNU Jatim akan dipusatkan di dua kota. Pameran NUConomic dan GenZINU Bootcamp digelar di Blitar pada 5–7 Februari 2026, lalu dilanjutkan Mujahadah Kubro di Malang pada 7–8 Februari 2026.
Melalui 100 titik layanan kesehatan gratis ini, NU Jawa Timur menunjukkan bahwa peringatan satu abad bukan sekadar seremoni, melainkan momentum menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat luas. Sebuah perayaan sejarah yang diwujudkan dalam aksi kemanusiaan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang