Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapan Sholat Tarawih Pertama Ramadhan 2026? Ini Jadwal dan Bacaan Niatnya

Kompas.com, 15 Februari 2026, 17:16 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Umat Islam di Indonesia bersiap menyambut Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, termasuk menantikan ibadah sholat tarawih pertama yang menandai dimulainya malam Ramadhan.

Sholat tarawih merupakan ibadah sunah khusus yang hanya dikerjakan pada bulan Ramadhan.

Karena itu, banyak umat Islam mencari informasi jadwal sholat tarawih pertama Ramadhan 2026 beserta bacaan niatnya.

Baca juga: Masjid IKN Siap Tampung 29.000 Jemaah, Sholat Tarawih Perdana Digelar Awal Ramadan 1447 H

Hukum Sholat Tarawih dalam Islam

Sholat tarawih adalah sholat sunah yang dilaksanakan pada malam hari selama Ramadhan, yang dilakukan setelah sholat Isya dan sebelum sholat witir.

Ibadah ini dapat dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.

Dilansir dari laman kemenag.go.id, hukum Sholat tarawih adalah sunah muakkad, yakni sangat dianjurkan tetapi tidak wajib.

Baca juga: Kapan Tarawih Ramadhan 2026 Dimulai? Ini Jadwal, Niat, dan Tata Caranya

Sholat ini memiliki keutamaan besar dan hanya dapat dikerjakan pada bulan Ramadhan, sehingga dianjurkan untuk tidak meninggalkannya.

Adapun hukum Sholat tarawih berjamaah adalah sunah kifayah. Artinya, jika dalam satu keluarga sudah ada yang melaksanakannya, maka sudah cukup menggugurkan tuntutan bagi anggota keluarga lainnya.

Adapun terkait jumlah rakaat, ada yang berkeyakinan dengan melaksanakan 8 rakaat dan dilanjutkan dengan witir 3 rakaat, sehingga menjadi 11 rakaat. Ada juga yang melaksanakan 20 rakaat yang dilanjutkan oleh witir 3 rakaat sehingga jumlah pelaksanaannya menjadi 23 rakaat.

Jadwal Sholat Tarawih Pertama Ramadhan 2026

Selanjutnya, pertanyaan yang kerap muncul menjelang datangnya bulan suci adalah kapan sholat tarawih pertama Ramadhan 2026 dilaksanakan.

Berikut jadwalnya berdasarkan penetapan organisasi dan pemerintah:

1. Muhammadiyah

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Dengan demikian, Sholat tarawih pertama versi Muhammadiyah dilaksanakan pada Selasa malam, 17 Februari 2026.

2. Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama hingga saat ini belum mengumumkan secara resmi tanggal awal puasa Ramadhan 2026.

Meski berdasarkan kalender Almanak NU, 1 Ramadhan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, namun kepastian tetap ditentukan melalui hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai lokasi pemantauan.

NU masih menunggu hasil pemantauan hilal pada akhir bulan Syaban untuk menentukan kapan 1 Ramadhan dan waktu pelaksanaan tarawih pertama.

3. Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1447 H pada Selasa, 17 Februari 2026 mulai pukul 16.00 WIB.

Hasil pemantauan hilal di berbagai titik di Indonesia akan menentukan apakah 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari atau 19 Februari.

Berdasarkan hal tersebut, terdapat dua prediksi jadwal tarawih pertama Ramadhan 2026 menurut Pemerintah:

Jika awal puasa Ramadhan 2026 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, maka Sholat tarawih pertama dilaksanakan pada Selasa malam, 17 Februari 2026.

Jika awal puasa Ramadhan 2026 jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, maka Sholat tarawih pertama dilaksanakan pada Rabu malam, 18 Februari 2026.

Niat Sholat Tarawih

Berikut bacaan niat Sholat tarawih sesuai kondisi pelaksanaannya:

1. Niat Sholat Tarawih Berjamaah

Sebagai Imam

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

Sebagai Makmum

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

2. Niat Sholat Tarawih Sendiri

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah swt.”

Dengan mengetahui jadwal Sholat tarawih pertama Ramadhan 2026 dan bacaan niatnya, umat Islam dapat mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan lebih matang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Agar Hisab Diringankan Sesuai Hadis: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Agar Hisab Diringankan Sesuai Hadis: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Doa Setelah Baca Yasin Lengkap Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Doa Setelah Baca Yasin Lengkap Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Garuda Siapkan 15 Pesawat Badan Lebar untuk Haji 2026, Lansia di Kelas Bisnis
Garuda Siapkan 15 Pesawat Badan Lebar untuk Haji 2026, Lansia di Kelas Bisnis
Aktual
Haji 2026 Siap Berangkat! Layanan Hampir 100 Persen, Kloter Perdana Terbang 22 April
Haji 2026 Siap Berangkat! Layanan Hampir 100 Persen, Kloter Perdana Terbang 22 April
Aktual
Arab Saudi Resmi Berlakukan Denda Rp 80 Juta untuk Haji Ilegal 2026
Arab Saudi Resmi Berlakukan Denda Rp 80 Juta untuk Haji Ilegal 2026
Aktual
10 Negara dengan Jemaah Haji Terbanyak 2026: Indonesia Tetap Nomor Satu, Ini Daftarnya
10 Negara dengan Jemaah Haji Terbanyak 2026: Indonesia Tetap Nomor Satu, Ini Daftarnya
Aktual
Jadwal Lengkap Haji 2026 Resmi Dirilis, Jemaah Berangkat Mulai 22 April hingga 1 Juli
Jadwal Lengkap Haji 2026 Resmi Dirilis, Jemaah Berangkat Mulai 22 April hingga 1 Juli
Aktual
Haji 2026 Hampir 100 Persen Siap, 221 Ribu Jemaah Berangkat Mulai 22 April
Haji 2026 Hampir 100 Persen Siap, 221 Ribu Jemaah Berangkat Mulai 22 April
Aktual
Saat Umar bin Khattab Temukan Ibu Memasak Batu untuk Anaknya
Saat Umar bin Khattab Temukan Ibu Memasak Batu untuk Anaknya
Aktual
Doa Melepas Jemaah Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Melepas Jemaah Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Sejarah Raja Persia: Dari Cyrus hingga Revolusi Islam Iran 1979
Sejarah Raja Persia: Dari Cyrus hingga Revolusi Islam Iran 1979
Aktual
Doa Saat Cuaca Panas Menyengat Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Cuaca Panas Menyengat Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Arab Saudi Tetapkan Sanksi Haji Ilegal, Denda hingga Rp 400 Juta dan Deportasi
Arab Saudi Tetapkan Sanksi Haji Ilegal, Denda hingga Rp 400 Juta dan Deportasi
Aktual
Jual Beli Emas dalam Islam: Syarat Sah, Akad, dan Hindari Riba
Jual Beli Emas dalam Islam: Syarat Sah, Akad, dan Hindari Riba
Aktual
MPR Desak Perkuat Diplomasi Haji, Usul Tambah Kuota untuk Pangkas Antrean
MPR Desak Perkuat Diplomasi Haji, Usul Tambah Kuota untuk Pangkas Antrean
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com