Editor
KOMPAS.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten bersama 10 bank umum membuka layanan terpadu penukaran uang baru untuk Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Program ini digelar di berbagai titik di wilayah Banten guna memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat menjelang hari raya.
Layanan penukaran uang baru tersebut merupakan bagian dari program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.
BI Banten juga menyiapkan dana tunai sebesar Rp3,2 triliun untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Baca juga: Jadwal dan Cara Daftar Penukaran Uang Baru Lebaran 2026, Batas Maksimal Rp 5,3 Juta per Orang
Dilansir dari Antara, Kepala BI Banten, Ameriza M Moesa di Serang, Banten, Senin, mengatakan sinergi dengan perbankan dilakukan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang pecahan baru.
"Untuk kegiatan penukaran, seperti tahun lalu kita menyediakan layanan kas keliling, kemudian layanan melalui loket perbankan, dan yang ketiga ada layanan terpadu. Untuk layanan terpadu ini kita bareng-bareng bekerja sama dengan 10 bank," kata Ameriza.
Ia menjelaskan, layanan terpadu tersebut akan ditempatkan di tiga lokasi utama, salah satunya dipusatkan di kawasan KP3B (Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten).
Secara keseluruhan, BI Banten menyiapkan puluhan titik layanan penukaran uang untuk masyarakat. Rinciannya meliputi:
Total terdapat 69 titik layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat di berbagai wilayah Banten.
"Bagi masyarakat yang ingin mengetahui detail lokasi penukarannya, seperti di Tangerang di mana, di Lebak di mana, teman-teman bisa langsung membuka dan mengeceknya di situs pintar.bi.go.id," tambahnya.
Layanan penukaran uang baru ini merupakan bagian dari program SERAMBI 2026. Program tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026.
Adapun peluncuran khusus program SERAMBI 2026 untuk wilayah Banten akan dilaksanakan pada 19 Februari 2026.
Untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, BI Banten menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,2 triliun. Dana tersebut terdiri atas:
Ketersediaan uang tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang