Editor
KOMPAS.com - Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadhan.
Ibadah ini dapat dilaksanakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah dan memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam hadits dan literatur Islam klasik.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadits shahih ini menjadi dasar kuat bahwa sholat Tarawih membuka peluang pengampunan dosa bagi siapa pun yang melaksanakannya dengan iman dan mengharap pahala.
Baca juga: Niat Sholat Tarawih Bahasa Arab, Berapa Rakaat? Ini Panduan Lengkap Tarawih & Witir
Dilansir dari laman BAZNAZ Kota Yogyakarta, merujuk pada kitab Durratun Nashihin, setiap malam di bulan Ramadhan memiliki fadhilah atau keutamaan tersendiri.
Penjelasan ini kerap menjadi motivasi agar umat Muslim istiqamah menunaikan sholat Tarawih sejak malam pertama hingga akhir Ramadhan.
Pada sepuluh malam awal Ramadhan, keutamaan sholat Tarawih berfokus pada pengampunan dosa dan turunnya rahmat Allah.
Memasuki pertengahan Ramadhan, keutamaan sholat Tarawih lebih banyak dikaitkan dengan peningkatan derajat dan keselamatan di akhirat.
Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, keutamaan sholat Tarawih berkaitan dengan pembebasan dari siksa dan ganjaran surga.
Daftar keutamaan sholat Tarawih di atas termasuk dalam kategori motivasi amal (fadha'ilul a'mal) yang mendorong umat Muslim untuk tidak melewatkan satu malam pun di bulan Ramadhan.
Meski demikian, esensi ibadah tetap terletak pada kualitas pelaksanaan dan keikhlasan hati.
Sholat Tarawih yang dilakukan dengan tuma’ninah dan penuh penghayatan diyakini memberi ketenangan batin serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Karena Ramadhan hadir hanya setahun sekali, setiap rakaat Tarawih menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan ketakwaan dan mempersiapkan bekal akhirat.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.