KOMPAS.com - Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadhan.
Ibadah ini dapat dilaksanakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah dan memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam hadits dan literatur Islam klasik.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadits shahih ini menjadi dasar kuat bahwa sholat Tarawih membuka peluang pengampunan dosa bagi siapa pun yang melaksanakannya dengan iman dan mengharap pahala.
Baca juga: Niat Sholat Tarawih Bahasa Arab, Berapa Rakaat? Ini Panduan Lengkap Tarawih & Witir
Keutamaan Sholat Tarawih di Bulan Ramadhan dari Malam ke 1–30
Dilansir dari laman BAZNAZ Kota Yogyakarta, merujuk pada kitab Durratun Nashihin, setiap malam di bulan Ramadhan memiliki fadhilah atau keutamaan tersendiri.
Penjelasan ini kerap menjadi motivasi agar umat Muslim istiqamah menunaikan sholat Tarawih sejak malam pertama hingga akhir Ramadhan.
Keutamaan Sholat Tarawih di Sepuluh Malam Pertama Ramadhan: Ampunan dan Rahmat
Pada sepuluh malam awal Ramadhan, keutamaan sholat Tarawih berfokus pada pengampunan dosa dan turunnya rahmat Allah.
- Malam ke-1: Dosa-dosanya dihapus hingga bersih seperti bayi yang baru lahir.
- Malam ke-2: Diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya yang beriman.
- Malam ke-3: Malaikat berdoa agar Allah mengampuni dosa-dosa yang telah lalu.
- Malam ke-4: Pahala setara membaca kitab Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur'an.
- Malam ke-5: Pahala setara sholat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsa.
- Malam ke-6: Pahala tawaf di Baitul Ma'mur dan dimohonkan ampun oleh bebatuan serta tanah.
- Malam ke-7: Seolah-olah membela Nabi Musa AS melawan Fir’aun dan Haman.
- Malam ke-8: Anugerah seperti yang diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim AS.
- Malam ke-9: Pahala ibadah yang setara dengan ibadahnya Nabi Muhammad SAW.
- Malam ke-10: Diberikan kebaikan di dunia dan di akhirat.
Keutamaan Sholat Tarawih di Sepuluh Malam Kedua: Kenaikan Derajat
Memasuki pertengahan Ramadhan, keutamaan sholat Tarawih lebih banyak dikaitkan dengan peningkatan derajat dan keselamatan di akhirat.
- Malam ke-11: Wafat dalam keadaan suci dari dosa.
- Malam ke-12: Wajah bersinar bagaikan bulan purnama di hari kiamat.
- Malam ke-13: Aman dari segala keburukan di hari kiamat.
- Malam ke-14: Malaikat bersaksi atas sholatnya sehingga terbebas dari hisab.
- Malam ke-15: Didoakan oleh para malaikat pemikul Arsy dan Kursi.
- Malam ke-16: Dicatat selamat dari api neraka dan dijamin masuk surga.
- Malam ke-17: Pahala yang setara dengan pahala para Nabi.
- Malam ke-18: Allah menyatakan rida kepada hamba tersebut dan orang tuanya.
- Malam ke-19: Diangkat derajatnya di Surga Firdaus.
- Malam ke-20: Pahala seperti pahala orang yang mati syahid dan orang-orang saleh.
Keutamaan Sholat Tarawih di Sepuluh Malam Terakhir: Pembebasan dari Api Neraka
Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, keutamaan sholat Tarawih berkaitan dengan pembebasan dari siksa dan ganjaran surga.
- Malam ke-21: Allah membangunkan gedung cahaya di surga.
- Malam ke-22: Aman dari kegelisahan dan kesusahan di hari kiamat.
- Malam ke-23: Allah membangunkan sebuah kota di dalam surga.
- Malam ke-24: Memperoleh 24 doa yang langsung dikabulkan.
- Malam ke-25: Dibebaskan dari siksa kubur.
- Malam ke-26: Allah mengangkat pahala amalannya selama 40 tahun.
- Malam ke-27: Melewati jembatan Shirathal Mustaqim secepat kilat.
- Malam ke-28: Derajatnya diangkat seribu tingkat di surga.
- Malam ke-29: Pahala setara dengan 1.000 kali ibadah haji yang mabrur.
- Malam ke-30: Allah mempersilakan hamba-Nya menikmati hidangan surga sebagai puncak kemenangan.
Daftar keutamaan sholat Tarawih di atas termasuk dalam kategori motivasi amal (fadha'ilul a'mal) yang mendorong umat Muslim untuk tidak melewatkan satu malam pun di bulan Ramadhan.
Meski demikian, esensi ibadah tetap terletak pada kualitas pelaksanaan dan keikhlasan hati.
Sholat Tarawih yang dilakukan dengan tuma’ninah dan penuh penghayatan diyakini memberi ketenangan batin serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Karena Ramadhan hadir hanya setahun sekali, setiap rakaat Tarawih menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan ketakwaan dan mempersiapkan bekal akhirat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang