Editor
KOMPAS.com - Bulan Ramadhan menjadi momen yang sangat dinantikan umat Islam di seluruh dunia.
Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, banyak umat Muslim meningkatkan ibadah untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.
Salah satu amalan yang sering dilakukan adalah iktikaf di masjid dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
Namun, muncul pertanyaan mengenai hukum iktikaf bagi wanita yang sedang haid pada periode tersebut.
Baca juga: Hukum Iktikaf di Rumah, Boleh atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Haid merupakan kondisi alami yang dialami setiap wanita dan memiliki ketentuan khusus dalam pelaksanaan ibadah.
Dalam Islam, terdapat sejumlah ibadah yang tidak dapat dilakukan saat haid, termasuk ibadah yang berkaitan dengan kesucian dari hadas besar.
Karena itu, banyak yang bertanya apakah wanita haid tetap dapat melakukan iktikaf atau memiliki amalan lain untuk meraih keutamaan di akhir Ramadhan.
Dilansir dari Antara, para ulama sepakat bahwa wanita yang sedang haid tidak diperbolehkan melakukan iktikaf di masjid.
Hal ini karena salah satu syarat utama iktikaf adalah berdiam diri di dalam masjid, sementara wanita yang sedang haid tidak diperkenankan berada di masjid dalam waktu lama.
Selain itu, seseorang yang hendak melakukan iktikaf harus memenuhi beberapa syarat sebagai mu’takif atau orang yang beriktikaf.
Ketentuan ini juga dijelaskan dalam kitab fiqih sebagai berikut:
"Syarat sah iktikaf adalah Islam, berakal, serta suci dari haid, nifas, dan junub. Jika seseorang dalam keadaan murtad atau mabuk, maka iktikafnya batal."
Berdasarkan ketentuan tersebut, wanita yang sedang haid tidak memenuhi syarat suci dari hadas besar, tsehingga tidak dapat melaksanakan iktikaf di masjid, baik pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan maupun pada waktu lainnya.
Meskipun tidak dapat melakukan iktikaf, wanita yang sedang haid tetap memiliki kesempatan untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memperbanyak berbagai amalan ibadah lainnya.
Beberapa amalan yang dapat dilakukan antara lain:
Dengan memperbanyak amalan tersebut, wanita yang sedang haid tetap dapat mengisi sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan ibadah dan meraih pahala serta keberkahan malam Lailatul Qadar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang