Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bulan Syawal 1447 H Sampai Kapan? Cek Kalender Lengkapnya untuk Tahu Jadwal Puasa Sunnah

Kompas.com, 26 Maret 2026, 17:08 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia telah menetapkan awal bulan Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat sebagai acuan resmi umat Islam.

Penetapan jatuhnya 1 Syawal 1447 H ini menentukan Hari Raya Idul Fitri 2026 sekaligus menjadi awal perhitungan bulan Syawal.

Selain mengetahui awalnya, masyarakat juga perlu memahami rentang tanggal Syawal secara lengkap.

Informasi ini penting terutama bagi yang ingin menjalankan puasa sunnah di bulan Syawal.

Baca juga: Kalender Jawa April 2026 Lengkap dengan Weton: Tanggal Islam, Pasaran, dan Hari Baik

Berdasarkan hasil sidang isbat, Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Syawal 1447 H (Hari Raya Idul Fitri) jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Dengan demikian, bulan Syawal dimulai sejak tanggal tersebut dan berlangsung hingga pertengahan April 2026, tergantung hasil rukyatul hilal di akhir bulan.

Bulan Syawal 1447 H Sampai Kapan?

Dalam kalender Hijriah, satu bulan berlangsung selama 29 atau 30 hari. Oleh karena itu, bulan Syawal 1447 H diperkirakan berakhir pada:

Jumat, 17 April 2026 (jika 29 hari)
Sabtu, 18 April 2026 (jika 30 hari)

Penetapan pastinya akan ditentukan melalui sidang isbat untuk awal Zulkaidah 1447 H.

Kalender Lengkap Syawal 1447 H 

Berikut rincian tanggal 1–30 Syawal 1447 H berdasarkan konversi ke kalender Masehi:

  • 1 Syawal 1447 H: Sabtu, 21 Maret 2026 (Idul Fitri)
  • 2 Syawal 1447 H: Minggu, 22 Maret 2026
  • 3 Syawal 1447 H: Senin, 23 Maret 2026
  • 4 Syawal 1447 H: Selasa, 24 Maret 2026
  • 5 Syawal 1447 H: Rabu, 25 Maret 2026
  • 6 Syawal 1447 H: Kamis, 26 Maret 2026
  • 7 Syawal 1447 H: Jumat, 27 Maret 2026
  • 8 Syawal 1447 H: Sabtu, 28 Maret 2026
  • 9 Syawal 1447 H: Minggu, 29 Maret 2026
  • 10 Syawal 1447 H: Senin, 30 Maret 2026
  • 11 Syawal 1447 H: Selasa, 31 Maret 2026
  • 12 Syawal 1447 H: Rabu, 1 April 2026
  • 13 Syawal 1447 H: Kamis, 2 April 2026
  • 14 Syawal 1447 H: Jumat, 3 April 2026
  • 15 Syawal 1447 H: Sabtu, 4 April 2026
  • 16 Syawal 1447 H: Minggu, 5 April 2026
  • 17 Syawal 1447 H: Senin, 6 April 2026
  • 18 Syawal 1447 H: Selasa, 7 April 2026
  • 19 Syawal 1447 H: Rabu, 8 April 2026
  • 20 Syawal 1447 H: Kamis, 9 April 2026
  • 21 Syawal 1447 H: Jumat, 10 April 2026
  • 22 Syawal 1447 H: Sabtu, 11 April 2026
  • 23 Syawal 1447 H: Minggu, 12 April 2026
  • 24 Syawal 1447 H: Senin, 13 April 2026
  • 25 Syawal 1447 H: Selasa, 14 April 2026
  • 26 Syawal 1447 H: Rabu, 15 April 2026
  • 27 Syawal 1447 H: Kamis, 16 April 2026
  • 28 Syawal 1447 H: Jumat, 17 April 2026
  • 29 Syawal 1447 H: Sabtu, 18 April 2026
  • 30 Syawal 1447 H: Minggu, 19 April 2026*

Sebagai catatan, jatuhnya tanggal 30 Syawal merupakan perkiraan jika nantinya digenapkan menjadi 30 hari.

Niat Puasa Syawal

Puasa Syawal merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri. Berikut bacaan niat puasa Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَوَّالٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati Syawwālin lillāhi ta‘ālā

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta’ala.”

Kenapa Perlu Cek Kalender Syawal?

Pencarian kalender lengkap Syawal biasanya berkaitan dengan pelaksanaan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal.

Puasa ini dapat dilakukan mulai 2 Syawal atau setelah Hari Raya Idul Fitri hingga akhir bulan.

Dengan mengetahui tanggal secara rinci, umat Islam dapat menentukan waktu pelaksanaan puasa secara fleksibel, baik dilakukan berturut-turut maupun terpisah.

Selain itu, kalender juga membantu menyesuaikan dengan aktivitas kerja atau agenda lainnya.

Tidak hanya puasa Syawal, sebagian umat Islam juga memperhatikan tanggal Ayyamul Bidh (13–15 Syawal) yang termasuk hari dianjurkan untuk berpuasa sunnah.

Dengan memerhatikan kalender Syawal 1447 H, bisa menjadi panduan penting bagi umat Islam, terutama dalam menjalankan puasa sunnah dan merencanakan ibadah selama bulan Syawal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Aktual
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Aktual
Fenomena Sosial 'Marriage is Scary': Bagaimana Pandangan Islam?
Fenomena Sosial "Marriage is Scary": Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar