Editor
KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia telah menetapkan awal bulan Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat sebagai acuan resmi umat Islam.
Penetapan jatuhnya 1 Syawal 1447 H ini menentukan Hari Raya Idul Fitri 2026 sekaligus menjadi awal perhitungan bulan Syawal.
Selain mengetahui awalnya, masyarakat juga perlu memahami rentang tanggal Syawal secara lengkap.
Informasi ini penting terutama bagi yang ingin menjalankan puasa sunnah di bulan Syawal.
Baca juga: Kalender Jawa April 2026 Lengkap dengan Weton: Tanggal Islam, Pasaran, dan Hari Baik
Berdasarkan hasil sidang isbat, Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Syawal 1447 H (Hari Raya Idul Fitri) jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Dengan demikian, bulan Syawal dimulai sejak tanggal tersebut dan berlangsung hingga pertengahan April 2026, tergantung hasil rukyatul hilal di akhir bulan.
Dalam kalender Hijriah, satu bulan berlangsung selama 29 atau 30 hari. Oleh karena itu, bulan Syawal 1447 H diperkirakan berakhir pada:
Jumat, 17 April 2026 (jika 29 hari)
Sabtu, 18 April 2026 (jika 30 hari)
Penetapan pastinya akan ditentukan melalui sidang isbat untuk awal Zulkaidah 1447 H.
Berikut rincian tanggal 1–30 Syawal 1447 H berdasarkan konversi ke kalender Masehi:
Sebagai catatan, jatuhnya tanggal 30 Syawal merupakan perkiraan jika nantinya digenapkan menjadi 30 hari.
Puasa Syawal merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri. Berikut bacaan niat puasa Syawal:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَوَّالٍ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati Syawwālin lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta’ala.”
Pencarian kalender lengkap Syawal biasanya berkaitan dengan pelaksanaan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal.
Puasa ini dapat dilakukan mulai 2 Syawal atau setelah Hari Raya Idul Fitri hingga akhir bulan.
Dengan mengetahui tanggal secara rinci, umat Islam dapat menentukan waktu pelaksanaan puasa secara fleksibel, baik dilakukan berturut-turut maupun terpisah.
Selain itu, kalender juga membantu menyesuaikan dengan aktivitas kerja atau agenda lainnya.
Tidak hanya puasa Syawal, sebagian umat Islam juga memperhatikan tanggal Ayyamul Bidh (13–15 Syawal) yang termasuk hari dianjurkan untuk berpuasa sunnah.
Dengan memerhatikan kalender Syawal 1447 H, bisa menjadi panduan penting bagi umat Islam, terutama dalam menjalankan puasa sunnah dan merencanakan ibadah selama bulan Syawal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang