Editor
KOMPAS.com — Arab Saudi mencatat lonjakan luar biasa di sektor hiburan sepanjang 2025. Sebanyak 89 juta pengunjung tercatat menikmati berbagai destinasi dan acara hiburan di negara tersebut, menegaskan transformasi besar yang tengah berlangsung.
Data ini diungkap oleh General Entertainment Authority (GEA) dalam laporan tahunan sektor regulasi hiburan 2025.
Lonjakan jumlah pengunjung ini sejalan dengan pertumbuhan pesat industri hiburan di Arab Saudi. Sepanjang 2025, GEA menerbitkan 6.490 izin, serta melisensikan 472 destinasi hiburan—naik 12 persen dibandingkan 422 destinasi pada 2024. Total destinasi hiburan aktif bahkan hampir dua kali lipat, mencapai 975 lokasi dari sebelumnya 513.
Baca juga: Arab Saudi Kembangkan Budidaya Mawar Taif dengan Menggunakan AI
Tak hanya itu, sektor ini juga menghadirkan 1.690 acara hiburan dengan total 75.661 hari penyelenggaraan. Sebanyak 6.778 perusahaan terlibat dalam berbagai aktivitas hiburan sepanjang tahun.
GEA juga mencatat tingkat kepatuhan investor mencapai 92 persen di seluruh aktivitas berizin. Untuk acara hiburan berlisensi, tingkat kepatuhan bahkan menyentuh 95 persen, sementara destinasi hiburan mencapai 93 persen.
Kualitas pengalaman hiburan meningkat signifikan hingga 65 persen, dengan cakupan pengukuran kepuasan pengunjung mencapai 74 persen.
Dari lebih 755 ribu respon survei, indeks kepuasan pengunjung menyentuh angka tinggi, yakni 95 persen.
Di sisi pengawasan, jumlah pelanggaran justru menurun drastis. Dari 6.290 kasus pada 2024, turun menjadi 4.662 pada 2025—atau berkurang sekitar 25,8 persen.
Sepanjang tahun, lebih dari 92 ribu inspeksi dilakukan di berbagai wilayah Arab Saudi.
Pertumbuhan pesat ini merupakan bagian dari strategi besar Saudi Vision 2030 yang bertujuan mendiversifikasi ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Melalui penguatan regulasi, peningkatan kualitas layanan, serta dukungan terhadap investor, Arab Saudi kini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi hiburan global.
Baca juga: Masjid Kuno Berusia Berabad-abad Ditemukan di Arab Saudi, Ungkap Jejak Awal Peradaban Islam
Tak hanya fokus pada acara dan destinasi, pemerintah juga aktif menangani 5.831 keluhan, 1.728 keberatan, dan 1.145 laporan selama 2025, sebagai bagian dari perlindungan konsumen.
Dengan capaian ini, Arab Saudi menunjukkan bahwa sektor hiburan bukan sekadar pelengkap, melainkan motor baru pertumbuhan ekonomi dan daya tarik wisata dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang