Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Puasa Senin Kamis: Panduan Lengkap dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Kompas.com, 2 April 2026, 20:06 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com - Puasa Senin-Kamis bukan sekadar rutinitas menahan lapar dan dahaga bagi umat Muslim, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk memperhalus jiwa dan mengundang rahmat Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

Amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW ini menyimpan keutamaan luar biasa, mulai dari penggugur dosa hingga menjaga kebugaran tubuh.

Mengapa Senin dan Kamis?

Pemilihan kedua hari ini bukanlah tanpa alasan. Rasulullah SAW terbiasa berpuasa pada hari Senin karena merupakan hari kelahirannya serta hari di mana wahyu pertama kali diturunkan.

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh April 2026 Jatuh Tanggal Ini, Lengkap Niat dan Keutamaannya

Selain itu, Senin dan Kamis adalah waktu di mana amal perbuatan manusia diperiksa dan diangkat kepada Allah SWT. Dengan berpuasa, seseorang berharap amalnya diperiksa dalam keadaan ibadah yang terbaik.

Pentingnya Niat Puasa Senin Kamis

Dalam setiap ibadah, niat menjadi fondasi utama yang menentukan keikhlasan. Berbeda dengan puasa wajib Ramadan, niat puasa senin kamis memiliki fleksibilitas karena boleh dilakukan pada pagi hari sebelum waktu Dzuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Berikut adalah lafaz niat yang dapat diucapkan secara lisan maupun dalam hati:

Niat Puasa Hari Senin:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Saya berniat puasa hari Senin, sunnah karena Allah Ta’ala.

Niat Puasa Hari Kamis:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma yaumal khomiisi sunnatan lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: Saya berniat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah Ta’ala.

Manfaat Spiritual dan Kesehatan Tubuh

Melaksanakan puasa secara rutin memberikan dampak positif yang komprehensif. Dari sisi spiritual, amalan ini melatih kesabaran, disiplin diri, serta menjauhkan diri dari perbuatan buruk. Puasa juga menjadi media penyucian diri dari dosa-dosa kecil.

Sementara itu, dari sisi medis, puasa berkala seperti Senin-Kamis memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat.

Proses ini membantu detoksifikasi alami tubuh, memperbaiki metabolisme, meningkatkan fungsi otak, hingga menurunkan risiko penyakit kronis seperti jantung dan diabetes.

Tips Menjalankan Puasa dengan Konsisten

Agar ibadah ini menjadi gaya hidup yang berkelanjutan, penting untuk tetap melaksanakan sahur demi mendapatkan energi dan keberkahan.

Saat berbuka, disunnahkan untuk segera membatalkan puasa dengan kurma atau air putih sebelum menyantap hidangan utama dalam porsi secukupnya.

Baca juga: Niat Puasa Syawal Digabung Senin Kamis, Bolehkah? Ini Hukum dan Caranya

Dengan menghayati makna di balik niat puasa senin kamis, seorang muslim tidak hanya mendapatkan pahala sunnah, tetapi juga tubuh yang lebih sehat dan jiwa yang lebih tenang.

Mari jadikan amalan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas spiritual dan kepekaan sosial terhadap sesama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Aktual
Biaya Haji Lokal Sulut Naik Jadi Rp 5 Juta Per Jemaah, Dibiayai APBD
Biaya Haji Lokal Sulut Naik Jadi Rp 5 Juta Per Jemaah, Dibiayai APBD
Aktual
Kisah Harsono, Jemaah Haji Tertua Karanganyar yang Berangkat dari Menabung Hasil Tani dan Ternak
Kisah Harsono, Jemaah Haji Tertua Karanganyar yang Berangkat dari Menabung Hasil Tani dan Ternak
Aktual
 Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arab Saudi untuk Siapkan Layanan Jamaah Haji 2026
Petugas Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arab Saudi untuk Siapkan Layanan Jamaah Haji 2026
Aktual
460 Petugas Haji RI Lebih Dulu Terbang ke Madinah, Siap Layani Jemaah Selama 77 Hari
460 Petugas Haji RI Lebih Dulu Terbang ke Madinah, Siap Layani Jemaah Selama 77 Hari
Aktual
Haji 2026 Dimulai 18 April, Jemaah Indonesia Masuk Gelombang Awal
Haji 2026 Dimulai 18 April, Jemaah Indonesia Masuk Gelombang Awal
Aktual
Polisi di Banyuwangi Diminta Jaga Wudhu dan Shalat: Integritas Dimulai dari Kesucian Diri
Polisi di Banyuwangi Diminta Jaga Wudhu dan Shalat: Integritas Dimulai dari Kesucian Diri
Aktual
Batal ke Makkah, Tapi Justru Dapat Predikat Haji Mabrur dari Allah
Batal ke Makkah, Tapi Justru Dapat Predikat Haji Mabrur dari Allah
Aktual
Badai Petir Landa Saudi, NCM Peringatkan Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Pekan
Badai Petir Landa Saudi, NCM Peringatkan Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Pekan
Aktual
Kisah Jemaah Haji Termuda RI Asal Pontianak, Berangkat di Usia 13 tahun untuk Doakan Mendiang Ibu
Kisah Jemaah Haji Termuda RI Asal Pontianak, Berangkat di Usia 13 tahun untuk Doakan Mendiang Ibu
Aktual
Kisah Jemaah Haji Termuda Banjarmasin, Bisa Berangkat 20 Lebih Cepat dan Menjemput Panggilan di Usia 17 Tahun
Kisah Jemaah Haji Termuda Banjarmasin, Bisa Berangkat 20 Lebih Cepat dan Menjemput Panggilan di Usia 17 Tahun
Aktual
Ini Jadwal Asrama Haji 2026: Kegiatan hingga Larangan Jemaah
Ini Jadwal Asrama Haji 2026: Kegiatan hingga Larangan Jemaah
Aktual
Kisah Kakek Usia 103 Tahun yang Jadi Jemaah Haji Tertua DIY, Berangkat untuk Tunaikan Wasiat Istri
Kisah Kakek Usia 103 Tahun yang Jadi Jemaah Haji Tertua DIY, Berangkat untuk Tunaikan Wasiat Istri
Aktual
Belum Aqiqah Tapi Mau Kurban, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ulama
Belum Aqiqah Tapi Mau Kurban, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Apakah Boleh Kurban Atas Nama Satu Keluarga? Ini Penjelasan Ulama
Apakah Boleh Kurban Atas Nama Satu Keluarga? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com