Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Ayyamul Bidh April 2026 Jatuh Tanggal Ini, Lengkap Niat dan Keutamaannya

Kompas.com, 2 April 2026, 06:25 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam setiap bulan.

Puasa ini dilakukan pada pertengahan bulan Hijriah, tepatnya tanggal 13, 14, dan 15.

Amalan ini memiliki dasar kuat dalam hadits Nabi Muhammad SAW dan dijelaskan dalam berbagai kitab ulama klasik.

Pada April 2026, puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan bulan Syawal sehingga menjadi kesempatan baik untuk memperbanyak ibadah sunnah.

Baca juga: Puasa Syawal dan Ayyamul Bidh Bisa Digabung? Ini Penjelasan Ulama

Jadwal puasa Ayyamul Bidh April 2026

Berdasarkan kalender Hijriah, jadwal puasa Ayyamul Bidh April 2026 adalah sebagai berikut:

Kamis, 2 April 2026 (13 Syawal)
Jumat, 3 April 2026 (14 Syawal)
Sabtu, 4 April 2026 (15 Syawal)

Ketiga hari ini merupakan waktu utama pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh setiap bulan.

Dasar hukum puasa Ayyamul Bidh

Anjuran puasa ini didasarkan pada hadits Nabi SAW.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa tiga hari setiap bulan itu seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW secara khusus menganjurkan puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah (HR. Tirmidzi dan An-Nasa’i).

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab menjelaskan bahwa puasa Ayyamul Bidh merupakan sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan.

Baca juga: Ayyamul Bidh: Definisi, Keutamaan Puasa, dan Hikmah Spiritual di Tengah Bulan Hijriyah

Puasa Ayyamul Bidh berapa hari?

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan selama tiga hari setiap bulan Hijriah.

Ketiga hari tersebut adalah tanggal 13, 14, dan 15.

Menurut penjelasan dalam kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani, keutamaan puasa ini berkaitan dengan pahala yang dilipatgandakan sehingga setara dengan puasa sepanjang tahun.

Niat puasa Ayyamul Bidh

Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh:

Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma ayyāmil bīdh sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya:
Saya niat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta’ala.

Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi dijelaskan bahwa niat puasa sunnah boleh dilakukan pada malam hari maupun sebelum tergelincirnya matahari, selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

Baca juga: 8 Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh, Ibadah Sunnah dengan Pahala Setahun Penuh

Tata cara puasa Ayyamul Bidh

Tata cara puasa Ayyamul Bidh sama seperti puasa sunnah pada umumnya.

Puasa dimulai sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Umat Islam dianjurkan menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa serta memperbanyak ibadah.

Dalam kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali dijelaskan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga hati dan perilaku.

Bolehkah puasa Ayyamul Bidh 2 hari?

Puasa Ayyamul Bidh dianjurkan dilakukan selama tiga hari.

Namun, jika tidak mampu melaksanakannya secara penuh, puasa tetap boleh dilakukan sebagian.

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa pelaksanaan sebagian tetap bernilai pahala, meskipun tidak mencapai keutamaan sempurna.

Puasa Ayyamul Bidh bulan ini

Pada April 2026, puasa Ayyamul Bidh bertepatan dengan bulan Syawal sehingga dapat digabung dengan puasa sunnah lainnya.

Penggabungan niat dengan puasa Syawal atau puasa Senin-Kamis diperbolehkan oleh sebagian ulama selama tidak mengurangi tujuan ibadah.

Dengan memahami jadwal, niat, dan tata cara yang benar berdasarkan hadits dan kitab ulama, puasa Ayyamul Bidh dapat dijalankan secara optimal.

Amalan ini menjadi salah satu cara sederhana untuk meraih pahala besar secara konsisten setiap bulan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Rahasia Rezeki Lancar dari Surat Al Waqiah: Amalan Pesantren yang Banyak Diamalkan
Rahasia Rezeki Lancar dari Surat Al Waqiah: Amalan Pesantren yang Banyak Diamalkan
Doa dan Niat
Puasa Ayyamul Bidh April 2026 Jatuh Tanggal Ini, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Puasa Ayyamul Bidh April 2026 Jatuh Tanggal Ini, Lengkap Niat dan Keutamaannya
Aktual
Haul Akbar Syaikhona Kholil Bangkalan, Warga Madura di Kaltim Sediakan 8.000 Nasi Kotak Gratis
Haul Akbar Syaikhona Kholil Bangkalan, Warga Madura di Kaltim Sediakan 8.000 Nasi Kotak Gratis
Aktual
Visa Haji Vidi Aldiano Terbit: Keluarga Pilih Badal Haji, Apa Syarat dan Hukumnya?
Visa Haji Vidi Aldiano Terbit: Keluarga Pilih Badal Haji, Apa Syarat dan Hukumnya?
Aktual
Puasa Syawal dan Ayyamul Bidh Bisa Digabung? Ini Penjelasan Ulama
Puasa Syawal dan Ayyamul Bidh Bisa Digabung? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Kapan Puasa Ayyamul Bidh April 2026: Ini Tanggal, Niat, dan Keutamaan
Kapan Puasa Ayyamul Bidh April 2026: Ini Tanggal, Niat, dan Keutamaan
Aktual
Jabal Rahmah, Sejarah Bukit di Arafah yang Jadi Simbol Kasih Sayang dan Pengampunan
Jabal Rahmah, Sejarah Bukit di Arafah yang Jadi Simbol Kasih Sayang dan Pengampunan
Aktual
2 Maskapai Nyatakan Warga Iran Kini Dilarang Masuk UEA Tanpa Golden Visa
2 Maskapai Nyatakan Warga Iran Kini Dilarang Masuk UEA Tanpa Golden Visa
Aktual
Masa Tunggu Haji Kota Bandung Tembus 27 Tahun: Daftar Usia 12 Baru Bisa Berangkat di Usia 39
Masa Tunggu Haji Kota Bandung Tembus 27 Tahun: Daftar Usia 12 Baru Bisa Berangkat di Usia 39
Aktual
Hikmah Ketentuan Waktu dan Jumlah Rakaat Shalat, Tidak Hanya Sekadar Melaksanakan Rukun Islam
Hikmah Ketentuan Waktu dan Jumlah Rakaat Shalat, Tidak Hanya Sekadar Melaksanakan Rukun Islam
Aktual
 Mengapa Shalat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah yang Perlu Diketahui Umat Islam
Mengapa Shalat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah yang Perlu Diketahui Umat Islam
Aktual
Kisah Abdullah bin Mubarak, Ulama Ahli Hadits yang Ibadah Hajinya Digantikan Malaikat
Kisah Abdullah bin Mubarak, Ulama Ahli Hadits yang Ibadah Hajinya Digantikan Malaikat
Aktual
4 Malaikat yang Datang Saat Seseorang Sakit, Salah Satunya Bertugas Menghapus Dosa
4 Malaikat yang Datang Saat Seseorang Sakit, Salah Satunya Bertugas Menghapus Dosa
Aktual
Peran Imam Al-Ghazali Jaga Akidah hingga Dijuluki Hujjatul Islam
Peran Imam Al-Ghazali Jaga Akidah hingga Dijuluki Hujjatul Islam
Aktual
Kisah Harut dan Marut di Babilonia: Benarkah Malaikat Ajarkan Sihir?
Kisah Harut dan Marut di Babilonia: Benarkah Malaikat Ajarkan Sihir?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com