Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ayyamul Bidh: Definisi, Keutamaan Puasa, dan Hikmah Spiritual di Tengah Bulan Hijriyah

Kompas.com, 21 Januari 2026, 14:55 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Islam mengajarkan berbagai ibadah baik yang bersifat wajib maupun sunnah. Salah satu ibadah sunnah yang diajarkan adalah puasa di selama tiga hari di pertengahan bulan, Puaasa tersebut disebut dengan puasa Ayyamul Bidh.

Ayyamul Bidh artinya hari-hari putih. Hal ini merujuk pada kondisi tengah bulan dimana bulan purnama bersinar yang menyinarkan warna putih. Ibadah tengah bulan ini menyimpan keutamaan spiritual yang mendalam dan konsisten diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Apa itu Puasa Ayyamul Bidh?

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah. Menurut Ibnu Rajab Al hambali dalam kitab Lathaif al-Ma’arif, puasa ini diebut sebagai Ayyamul Bidh bukan hanya karena bertepatan dengan bulan bersinar putih, tetapi juga simbol kejernihan hati dan cahaya amal.

Secara istilah syariat, Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada tiga hari tersebut setiap bulan Hijriah, sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam berbagai hadits sahih.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.” (HR. An Nasai).

Baca juga: Nisfu Syaban 2026: Lupa Niat Malam, Puasa Ayyamul Bidh Tetap Sah?

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Niat sebagai pondasi ibadah harus diucapkan, minimal dalam hati untuk menandai seorang muslim sedang menjalankan ibadah tertentu. Niat diucapkan saat makan sahur.

Ketika lupa tidak sahur dan ingin tetap menjalankan puasa ayyamul bidh, bisa diniatkan saat ingat, dengan catatan belum makan atau minum.

Untuk puasa ayyamul bidh, niatnya sepeti di bawah ini:

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma ayyaamil bidh lilaahi ta'aala.

Artinya:

Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Keutamaan puasa Ayyamul Bidh sangat jelas dalam hadis Nabi SAW. Puasa Ayyamul Bidh secara rutin setiap bulan sama dengan puasa selama setahun.

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

Artinya: “Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari).

Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa puasa tiga hari setiap bulan setara dengan puasa sepanjang tahun. Hal ini karena satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat.

Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni juga menegaskan bahwa Ayyamul Bidh termasuk puasa sunnah yang paling dianjurkan karena kontinuitasnya dan kemudahannya bagi umat Islam dari berbagai kondisi.

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh: Pengertian, Niat, Waktu, dan Keutamaannya

Hikmah Spiritual Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh bukan hanya latihan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana menjaga keseimbangan ruhani di tengah perjalanan waktu. Di pertengahan bulan, manusia sering kali lalai oleh rutinitas dan urusan dunia. Puasa ini hadir sebagai jeda spiritual untuk kembali menata niat dan kesadaran.

Dalam Ihya’ Ulumuddin, Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa puasa sunnah yang rutin dapat melembutkan hati, menekan dominasi hawa nafsu, dan memperkuat kehadiran Allah dalam setiap aktivitas. Ayyamul Bidh menjadi momen muhasabah bulanan—sebuah refleksi ringan namun konsisten.

Selain itu, dari sisi psikologis dan sosial, puasa pertengahan bulan melatih disiplin, empati terhadap kaum lemah, serta menjaga kestabilan emosi. Inilah mengapa Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan puasa ini, baik ketika safar maupun mukim.

Penutup

Ayyamul Bidh adalah warisan sunnah Rasulullah SAW yang sarat makna. Dengan memahami definisi, keutamaan, dan hikmahnya, umat Islam dapat menjadikannya sebagai bagian dari ritme ibadah bulanan yang menenangkan jiwa dan menguatkan iman.

Tiga hari puasa yang ringan, namun mampu menerangi kehidupan, sebagaimana terang bulan di malam-malam putih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Rutin Dibaca Rasulullah, Ini 10 Surat Pendek untuk Shalat
Rutin Dibaca Rasulullah, Ini 10 Surat Pendek untuk Shalat
Doa dan Niat
3 Doa Jamaah Haji saat Meninggalkan Makkah dan Tiba di Rumah
3 Doa Jamaah Haji saat Meninggalkan Makkah dan Tiba di Rumah
Doa dan Niat
Jika Hidup Terasa Berat, Ingat 8 Janji Allah dalam Al-Qur'an Ini
Jika Hidup Terasa Berat, Ingat 8 Janji Allah dalam Al-Qur'an Ini
Aktual
Kader Muhammadiyah Gugat Aturan Isbat Awal Ramadhan ke MK
Kader Muhammadiyah Gugat Aturan Isbat Awal Ramadhan ke MK
Aktual
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Asalnya
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Asalnya
Aktual
Doa dan Dzikir 1 Muharram 2026, Amalan Awal Tahun Memohon Ampunan
Doa dan Dzikir 1 Muharram 2026, Amalan Awal Tahun Memohon Ampunan
Doa dan Niat
Percepat Kepulangan Jemaah Haji, Saudi Terapkan Gerbang Otomatis dan AI
Percepat Kepulangan Jemaah Haji, Saudi Terapkan Gerbang Otomatis dan AI
Aktual
Salah Pilih Pejabat Bisa Rusak Tata Kelola, Ini Pesan Muhammadiyah
Salah Pilih Pejabat Bisa Rusak Tata Kelola, Ini Pesan Muhammadiyah
Aktual
Ditemukan! Jejak Umar bin Khattab dan Ribuan Artefak di Jalur Haji Kuno
Ditemukan! Jejak Umar bin Khattab dan Ribuan Artefak di Jalur Haji Kuno
Aktual
Dugaan Penipuan Haji Rp 1,4 M: Badal Fiktif hingga Penyelewangan Dana Dam
Dugaan Penipuan Haji Rp 1,4 M: Badal Fiktif hingga Penyelewangan Dana Dam
Aktual
Apa yang Ditakdirkan untukmu Tak Akan Tertukar, Ini Penjelasan Rasulullah SAW
Apa yang Ditakdirkan untukmu Tak Akan Tertukar, Ini Penjelasan Rasulullah SAW
Aktual
Kemenhaj Akan Tindak Oknum KBIHU yang Diduga Terlibat Penipuan Badal Haji dan Dam
Kemenhaj Akan Tindak Oknum KBIHU yang Diduga Terlibat Penipuan Badal Haji dan Dam
Aktual
Penipuan Dam dan Badal Haji Terbongkar, Kemenhaj Ungkap Modusnya
Penipuan Dam dan Badal Haji Terbongkar, Kemenhaj Ungkap Modusnya
Aktual
Oleh-oleh Haji Tak Melulu Kurma, Jemaah Indonesia Juga Kirim Wajan hingga Teko dari Tanah Suci
Oleh-oleh Haji Tak Melulu Kurma, Jemaah Indonesia Juga Kirim Wajan hingga Teko dari Tanah Suci
Aktual
PPIH Arab Saudi Terima Penghargaan Setelah Lebih dari 135 Ribu Jamaah Haji Indonesia Bayar Dam Lewat Adahi
PPIH Arab Saudi Terima Penghargaan Setelah Lebih dari 135 Ribu Jamaah Haji Indonesia Bayar Dam Lewat Adahi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com