Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Memohon Keberkahan di Bulan Sya’ban untuk Menyambut Ramadhan

Kompas.com, 21 Januari 2026, 13:17 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan dan kesempatan emas untuk memperbanyak amal ibadah. Setiap amal kebaikan yang dilakukan di bulan suci ini akan dilipatgandakan pahalanya dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Orang-orang yang berhasil memanfaatkan Ramadhan dengan optimal akan keluar dari bulan mulia ini dalam keadaan lebih bersih dari dosa dan meraih predikat tertinggi sebagai orang yang bertakwa.

Baca juga: Doa Cepat Dikabulkan? Ini Waktu Mustajab yang Dianjurkan

Pentingnya Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan

Agar bisa sukses dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan, persiapan tidak bisa dilakukan secara mendadak. Para ulama sejak dahulu menganjurkan agar umat Islam mulai memperbaiki diri sejak bulan Rajab dan Sya’ban.

Kedua bulan ini menjadi fase penting dalam mempersiapkan fisik, mental, dan spiritual sebelum memasuki Ramadhan.

Oleh karena itu, Rasulullah SAW dan para ulama mengajarkan sebuah doa memohon keberkahan bulan Rajab dan Sya’ban, agar seorang Muslim diberikan kemudahan dalam beribadah serta dipanjangkan umur hingga bertemu bulan Ramadhan.

Keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban menjadi bekal utama agar ibadah di bulan Ramadhan dapat dijalani dengan lebih ringan, khusyuk, dan maksimal.

Bacaan Doa Memohon Keberkahan Bulan Sya’ban

Salah satu doa yang masyhur dan sering dibaca menjelang Ramadhan diriwayatkan dalam Musnad Imam Ahmad, sebagai berikut:

Arab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin:

Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya‘baana wa ballighnaa Ramadhaana.

Artinya:

“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah kami hingga bulan Ramadhan.”

Doa ini mencerminkan harapan agar seorang Muslim tidak hanya berumur panjang, tetapi juga diberi keberkahan usia untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Baca juga: Nisfu Syaban 2026: Doa Berbuka Puasa dan Waktu Mustajab

Bulan Sya’ban: Bulan Menyiram Amal

Abu Bakr Al-Balkhi dalam kitab Latha’iful Ma‘arif, sebagaimana dikutip oleh Ibnu Rajab, menjelaskan perumpamaan yang sangat indah:

“Bulan Rajab adalah waktu menanam, bulan Sya’ban adalah waktu menyiram, dan bulan Ramadhan adalah waktu memanen.”

Maknanya, segala bentuk persiapan yang telah dimulai sejak bulan Rajab harus diperkuat di bulan Sya’ban. Inilah fase krusial agar hasil ibadah di bulan Ramadhan benar-benar maksimal.

5 Hal yang Perlu Dikuatkan di Bulan Sya’ban

Agar siap menyambut Ramadhan, berikut lima aspek penting yang perlu diperhatikan dan diperkuat di bulan Sya’ban:

1. Memperkuat Ruhiyyah (Spiritual)

Perbanyak istighfar, taubat, dan doa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membersihkan hati dari dosa dan penyakit hati.

2. Memperkuat ‘Amaliyyah (Amalan)

Mulai meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, seperti shalat sunnah, puasa sunnah, tilawah Al-Qur’an, serta menetapkan target amalan Ramadhan.

3. Memperkuat Ilmiyyah (Keilmuan)

Memperdalam pemahaman tentang fiqih puasa dan ibadah Ramadhan agar pelaksanaannya sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

4. Memperkuat Jasadiyyah (Fisik)

Menjaga kesehatan tubuh, pola makan, dan istirahat agar fisik siap menjalani puasa dan ibadah intens selama Ramadhan.

5. Memperkuat Maliyyah (Harta)

Mempersiapkan harta untuk sedekah, infak, dan zakat agar ibadah sosial di bulan Ramadhan dapat berjalan lancar.

Baca juga: Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan

Penutup

Persiapan menyambut bulan Ramadhan yang dimulai sejak bulan Rajab dan dilanjutkan di bulan Sya’ban akan memberikan dampak besar terhadap kualitas ibadah selama Ramadhan.

Dengan memperbanyak doa, terutama doa memohon keberkahan bulan Sya’ban, seorang Muslim akan mendapatkan energi spiritual untuk memperbaiki diri secara menyeluruh. Sehingga ketika Ramadhan tiba, hati, ilmu, fisik, dan amal sudah benar-benar siap untuk mengarunginya dengan penuh keimanan dan ketakwaan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Antrean Jamaah Haji Indonesia Terus Memanjang, Pemerintah Siapkan Kuota Khusus Lansia
Antrean Jamaah Haji Indonesia Terus Memanjang, Pemerintah Siapkan Kuota Khusus Lansia
Aktual
Rangkuman Isra Miraj: Kisah Perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam Semalam dan Maknanya bagi Umat Islam
Rangkuman Isra Miraj: Kisah Perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam Semalam dan Maknanya bagi Umat Islam
Aktual
Doa Memohon Keberkahan di Bulan Sya’ban untuk Menyambut Ramadhan
Doa Memohon Keberkahan di Bulan Sya’ban untuk Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Tahajud dan Qiyamul Lail
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Tahajud dan Qiyamul Lail
Doa dan Niat
Dzikir Ringan Penenang Hati dan Pembuka Pintu Rezeki
Dzikir Ringan Penenang Hati dan Pembuka Pintu Rezeki
Doa dan Niat
Warga Indonesia, Simak Aturan Baru Ramadhan di Arab Saudi
Warga Indonesia, Simak Aturan Baru Ramadhan di Arab Saudi
Aktual
Doa Cepat Dikabulkan? Ini Waktu Mustajab yang Dianjurkan
Doa Cepat Dikabulkan? Ini Waktu Mustajab yang Dianjurkan
Aktual
Istri Ambil Uang Suami Diam-diam, Ini Penjelasan Ulama dan Hukum
Istri Ambil Uang Suami Diam-diam, Ini Penjelasan Ulama dan Hukum
Aktual
Mudik Gratis Banten 2026 Dibuka, Daftar Mulai 18 Februari! Ini Rute, Syarat, dan Cara Ikut Jawara Mudik
Mudik Gratis Banten 2026 Dibuka, Daftar Mulai 18 Februari! Ini Rute, Syarat, dan Cara Ikut Jawara Mudik
Aktual
Dua Golongan yang Tidak Mendapat Ampunan di Malam Nisfu Sya'ban
Dua Golongan yang Tidak Mendapat Ampunan di Malam Nisfu Sya'ban
Doa dan Niat
Di Kairo, Menag Tekankan Pentingnya Ekoteologi dalam Menjaga Lingkungan
Di Kairo, Menag Tekankan Pentingnya Ekoteologi dalam Menjaga Lingkungan
Aktual
Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Ini Jawaban Lengkap Berapa Hari Lagi Puasa hingga Idul Fitri 2026
Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Ini Jawaban Lengkap Berapa Hari Lagi Puasa hingga Idul Fitri 2026
Aktual
Nisfu Syaban 2026: Lupa Niat Malam, Puasa Ayyamul Bidh Tetap Sah?
Nisfu Syaban 2026: Lupa Niat Malam, Puasa Ayyamul Bidh Tetap Sah?
Aktual
Mengungkap Fakta Hajar Aswad, Batu Suci Pusat Ibadah Umat Islam
Mengungkap Fakta Hajar Aswad, Batu Suci Pusat Ibadah Umat Islam
Aktual
Biaya Makan Jemaah Haji 2026 Kena Efisiensi, Kini Rp 180.000 Per Hari
Biaya Makan Jemaah Haji 2026 Kena Efisiensi, Kini Rp 180.000 Per Hari
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com