BANYUWANGI, KOMPAS.com - Pelantikan kepengurusan PCNU Banyuwangi masa khidmat 2026–2030 tak hanya menandai pergantian struktur organisasi, tetapi juga menyambung jejak ulama.
Rencananya acara tersebut digelar di Ponpes Minhajut Thullab, Muncar, Sabtu (4/4/2026), dirangkai dengan Haul ke-47 KH Abdul Mannan, pendiri pondok pesantren setempat.
Penggabungan dua momentum ini bukan sekadar kebetulan. Di tengah persiapan yang serba singkat, pelantikan tetap ditempatkan dalam bingkai tradisi pesantren yang menghubungkan kepemimpinan baru dengan warisan para kiai.
Baca juga: PCNU Banyuwangi Gelar Silaturahmi Akbar Ramadhan, 1.300 Warga NU Siap “Tandang Bareng”
Kepastian pelantikan sendiri baru diterima pada Kamis (3/4/2026), setelah PBNU menggelar rapat pleno. Hal ini membuat seluruh persiapan dilakukan dalam waktu singkat.
Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi Ahmad Turmudi mengungkapkan rasa syukur atas turunnya SK kepengurusan.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras semua pengurus dan doa warga nahdliyin agar SK turun dan dilanjutkan pelantikan dikabulkan. Yang pasti kita akan bekerja keras menyiapkan acara pelantikan yang waktunya sangat mepet,” ujarnya.
Ia juga mengakui distribusi undangan dilakukan secara mendadak menyusul kepastian tersebut.
“Kami mohon maaf jika undangan yang kita kirim sangat mendadak. Asal tahu saja, kabar kepastian turunnya SK juga mendadak. Meski kejar-kejaran dengan waktu yang sangat mepet ini, pelaksanaan pelantikan kita siapkan cukup matang,” tambahnya.
Sementara itu, Rois Syuriyah PCNU Banyuwangi KH Fahrudin Manan menyampaikan bahwa pelantikan sengaja dirangkai dengan haul pendiri pondok.
“Sebagai tuan rumah, kami akan menyiapkan acara ini semaksimal mungkin. Acara pelantikan kita barengkan dengan Haul ke-47 Al-Maghfurlah KH Abdul Mannan,” ujarnya.
Pelantikan yang beriringan dengan haul ini menjadi penanda bahwa kepengurusan NU tidak terlepas dari tradisi dan nilai-nilai yang diwariskan para ulama, sekaligus melanjutkan peran keagamaan di tengah masyarakat.
Baca juga: Kapolresta Banyuwangi Perintahkan Anggotanya Bershalawat dan Bersyukur
Untuk diketahui, Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) XIV Banyuwangi yang dilaksanakan di Kampus 2 Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung pada 8 Januari 2026 lalu berhasil memilih Ahmad Turmudi sebagai Ketua Tanfidziyah. Sedangkan sidang ahwa (Ahlul Halli wal Aqdi) berhasil memilih KH Fahrudin Manan sebagai Rois Syuriyah.
Malam itu juga, undangan langsung didistribusikan ke sejumlah ranting, MWC, dan lembaga, banom, dan jajaran PCNU. Total ada sekitar 1.500 undangan yang disebar, termasuk lintas elemen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang