KOMPAS.com – Dalam ajaran Islam, mengenal Allah SWT bukan sekadar keyakinan, tetapi fondasi utama keimanan.
Salah satu cara memahami keagungan-Nya adalah dengan mengetahui sifat-sifat wajib yang melekat pada Dzat-Nya.
Para ulama tauhid menjelaskan, sifat wajib Allah SWT merupakan sifat yang pasti ada dan tidak mungkin tidak ada pada-Nya.
Sifat-sifat ini menjadi penegas bahwa Allah adalah Dzat Yang Maha Sempurna, berbeda sepenuhnya dari makhluk ciptaan-Nya.
Lantas, apa saja 20 sifat wajib Allah SWT yang perlu diketahui? Mengapa penting untuk memahaminya secara mendalam?
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berulang kali memperkenalkan diri-Nya melalui sifat-sifat kesempurnaan. Hal ini menjadi dasar bagi umat Islam untuk mengenal-Nya dengan benar.
Dalam buku Aqidah dan Akhlak karya Taofik Yusmansyah, dijelaskan bahwa sifat wajib adalah sifat yang harus ada pada Allah SWT sebagai bentuk kesempurnaan-Nya.
Sementara itu, dalam kitab Syarah al-Aqidah at-Tahawiyah, para ulama menegaskan bahwa memahami sifat Allah adalah bagian dari menjaga kemurnian tauhid, agar tidak menyerupakan Allah dengan makhluk.
Baca juga: 10 Waktu Mustajab untuk Berdoa dan Adab Agar Doa Dikabulkan Allah
Para ulama membagi 20 sifat wajib Allah ke dalam empat kategori utama agar lebih mudah dipahami:
Sifat yang menunjukkan keberadaan Dzat Allah, yaitu:
Wujud (Ada)
Sifat yang menafikan kekurangan pada Allah:
Sifat yang menunjukkan kekuasaan Allah:
Sifat yang merupakan penegasan dari sifat ma’ani:
Allah SWT ada dengan sendirinya, tanpa diciptakan. Keberadaan-Nya tidak bergantung pada apapun.
Allah tidak memiliki permulaan. Ia sudah ada sebelum segala sesuatu diciptakan.
Allah tidak akan pernah mati atau binasa. Berbeda dengan makhluk yang memiliki batas kehidupan.
Allah tidak menyerupai apapun. Ini ditegaskan dalam Al-Qur’an bahwa tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.
Allah tidak membutuhkan bantuan atau bergantung pada makhluk.
Baca juga: Hasad dalam Islam: Penyebab, Dampak, dan Cara Menghindari Sifat Dengki
Allah Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam Dzat, sifat, maupun perbuatan.
Allah memiliki kekuasaan mutlak atas seluruh alam semesta.
Segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah, tanpa paksaan dari pihak manapun.
Allah mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun tersembunyi.
Allah hidup tanpa bergantung pada apapun, berbeda dengan makhluk yang membutuhkan kehidupan biologis.
Allah mendengar semua suara, bahkan yang paling halus sekalipun.
Tidak ada yang luput dari penglihatan Allah, termasuk hal yang tersembunyi.
Allah berfirman melalui wahyu, yang salah satunya tertuang dalam Al-Qur'an.
Penegasan bahwa Allah benar-benar memiliki kekuasaan mutlak.
Menunjukkan bahwa setiap kehendak Allah pasti terjadi.
Penegasan atas keluasan ilmu Allah yang tak terbatas.
Menegaskan bahwa kehidupan Allah bersifat abadi.
Penguatan sifat Allah dalam mendengar segala sesuatu.
Penegasan bahwa Allah melihat segala sesuatu secara sempurna.
Allah berbicara dengan cara yang sesuai dengan keagungan-Nya, tidak menyerupai makhluk.
Baca juga: 4 Sifat Wajib Bagi Nabi dan Rasul yang Wajib Diteladani Umat Islam
Dalam buku Pendidikan Agama Islam karya Masan AF, dijelaskan bahwa memahami sifat wajib Allah akan memperkuat keimanan dan mencegah kesalahan dalam memahami Tuhan.
Pengetahuan ini juga membantu umat Islam:
Sering kali, 20 sifat wajib Allah hanya dihafal tanpa dipahami maknanya. Padahal, setiap sifat mengandung pelajaran mendalam.
Misalnya, memahami bahwa Allah Maha Melihat akan membuat seseorang lebih berhati-hati dalam bertindak. Menyadari bahwa Allah Maha Mengetahui akan menumbuhkan kejujuran dalam hati.
Dalam perspektif ulama seperti Imam Al-Ghazali, mengenal Allah adalah jalan menuju ketenangan jiwa. Semakin seseorang mengenal Tuhannya, semakin ia memahami dirinya sendiri.
Pada akhirnya, memahami sifat wajib Allah bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga tentang hubungan spiritual.
Di tengah kehidupan modern yang penuh distraksi, mengenal Allah melalui sifat-sifat-Nya menjadi cara untuk kembali menemukan arah.
Sebab, ketika seseorang benar-benar memahami siapa Tuhannya, ia tidak hanya beriman, tetapi juga merasa dekat, tenang, dan memiliki pegangan dalam setiap langkah hidupnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang